Masuk sekolah

12 0 0
                                    

Akhirnya setelah liburan waktu masuk sekolah telat tiba. Mila sih biasa biasa aja mau liburan mau sekolah menurutnya sama saja. Keluarganya juga sudah pulang dan pagi ini rumah nya seketika jadi rame banget.

"Ma,,, baju aku di mana?!" teriak adek mila.

"Maa,,, dasi di manaaa?" teriak adekknya lagi.

"Maaaa,, jilbab aku yang biasa aku pake buat kerja di manaaa" teriak kakaknya.

Mila cuma geleng geleng kepala mendengar kegaduhan di pagi hari ini, ayahnya sudah duduk di meja makan sedari tadi. Mila duduk di tempatnya biasa lalu diam menunggu sodara sodaranya selesai bersiap siap.

"Gimana liburan kemarin? Apakah menyenangkan?" tanya ayah mila

Mila hanya membalas dengan anggukan lalu memainkan ponselnya untuk ngechat asti agar datang menjemputnya. Karena sepertinya kakaknya akan agak telat untuk masuk kerja hari ini.

Setelah semuanya selesai sarapan pagi, mila berdiri terlebih dahulu.

"Selesaikan makanan mu mila" tegur ayahnya.

"Aku duluan aja, temen udah datang" ucapnya dan pergi ke luar rumah.

Di luar rumah asti sudah menunggu, memberikan mila helm dan mereka berangkat sekolah.

Sampainya di sekolah mila dan asti bertemu dengan nanay di koridor. Dan heran melihat wajah sedih nanay di pagi ini apa mungkin karena bakal upacara? Atau ada masalah? Mila juga tidak tau, dia akan menanyakannya nanti saja.

Sampainya di kelas mereka duduk di kursi masing masing, saat baru saja duduk bel waktu istirahat sudah berbunyi.

"Ya elah baru juga duduk, mana gua laper lagi" celetuk nanay. Pantas saja mukanya di tekuk gitu belum sarapan toh.

"Lu belum sarapan?" tanya mila.

Nanay membalasnya dengan gelengan dan mereka berjalan menuju lapangan upacara. Upacara berjalan dengan lancar sampai tiba di tengah tengah waktu upacara baru terdengar banyak keluhan dari siswa sisiwi.

"Ah elah ni kepsek kebiasaanya amanatnya lama" ujar teman mila yang ada di belakang.

"Udahlah memang biasa juga giitu kan" balas yang lainnya.

"Psssttt, gais gimana kalo gua pingsan bohongan?" tanya depay.

Mila hanya geleng geleng kepala, ikuti saja upacara dengan serius dan semuanya akan terasa lebih ringan. Tidak ada yang membalas ucapan depay membuatnya akhirnya ikut diam juga.

Selesai upacara seluruh siswa berlarian untuk masuk ke dalam kelas masing masing. Seketika kelas jadi tempat nyaman jika waktu selesai upacara seperti ini, karena memang mereka di larang untuk ke kantin.

Nanay duduk di kursinya sambil membaca buku pelajran pertama. Mila males untuk jadi akan rajin di hari pertama sekolah. Akhirnya dia memilih untuk tidur dan masuk ke alam mimpi. Sebelum benar benar terlelap mila mengingatkan.

"Nayy nanti kalo guru datang bangunin gua ya" ujarnya  dan nanay mengangguk.

Baru 3 menit mila menutup matanya dia sudah terusik sama nanay yang menyenggol pinganggnya.

"Ck apaan sih, kan gua bilang ba-"

Ucapannya terpotong saat melihat guru mapel pertama sudah ada di depannya sambil melihatnya yang sedang tertidur.

"Gimana tidur paginya mila? Apakah nyenyak?" tanya guru itu menyindir. Mila hanya membalas dengan cengiran. Dan pelajaran pun di mulai.

/skip istirahat.

CANTIK TAPI GALAK [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang