Sakiko Berkunjung + 2 Mini Komik

3.4K 262 50
                                        

Di telepon.

“Apa?! Kakak akan berkunjung?”

“Iya, kakak akhir pekan ini akan mengunjungimu. Apa ada yang salah?”

Maruko dengan cepat menjawab, “Tidak… tidak ada… hehe”

“Kau ini mencurigakan… ya sudah aku masih harus menyelesaikan tugasku. Sampai jumpa.”

“Iya…” Maruko menutup telponnya.

Bagaimana ini… aku sudah membuat janji dengan Hanawa-kun untuk minggu ini… apa sebaiknya aku batalkan saja? Tapi… hanya minggu ini Hanawa-kun tidak sibuk, dua minggu ke depan dia akan sibuk lagi. Bagaimana ini…’ Maruko menghela napas. ‘Kami sudah menunda kencan berminggu-minggu…’ (Sebenarnya itu hanya dua minggu)

Tamae melihat kekhawatiran Maruko.

“Kenapa kau tidak memberitahu saja yang sebenarnya pada kakakmu Maru-chan?”

Menghela napas, “Itu sudah terlambat…”

Tamae, ‘Maru-chan… kau sebenarnya ingin berkata jujur pada kakakmu tapi kau tidak ingin mengecewakannya kan… maap Maru-chan aku tidak bisa melakukan apa-apa…

Maruko, ‘Aku harus mengatakan ini pada Hanawa-kun besok.

.
.
.
Esoknya


Setelah pulang dari sekolah. Maruko masih ragu untuk mengatakannya pada Hanawa. Dan kegelisahan Maruko ini terlihat jelas di mata Hanawa.

“Ada apa Sakura-kun? Kau kelihatannya gelisah.”

“Ah itu… akhir pekan ini kakakku akan datang dan rencana kencan kita…”

Hanawa langsung mengerti, “Oh begitu, apa hal ini yang membuatmu khawatir sejak pagi?” Hanawa memang telah memperhatikan kegelisahan Maruko sejak pagi, apalagi jika dia melihat ke arah Maruko, Maruko seperti akan mengatakan sesuatu namun tidak jadi, atau dia akan menghindari mata Hanawa yang sedang melihatnya.

Maruko mengangguk. Hanawa berpikir itu sangat manis dan dia mengelus kepala Maruko. “Kau bisa mengatakan apa saja padaku, kau tahu?”

Dengan rasa bersalah, “Aku hanya merasa tidak nyaman untuk menyampaikannya padamu… setelah akhirnya kita bisa berkencan tapi aku malah membuat janji lain dengan kakakku.”

“Itu tidak masalah kita memiliki banyak waktu bersama, sedangkan kakakmu sekarang sedang kuliah di kota lain dan kesempatan kalian untuk berkumpul jarang terjadi. Kau harus mengambil waktumu untuk bersama kakakmu.”

“Kau benar, aku sudah jarang bertemu kakak. Aku akan mengambil kesempatan ini untuk berkumpul bersama. Terima kasih Hanawa-kun, kau pacar yang baik.” Maruko menggenggam tangan Hanawa dan merasa sangat bersyukur.

“Ah itu tidak masalah…” tidak ada yang sadar telinga Hanawa memerah.

Maruko tersenyum bahagia.

.
.
.
Akhir Pekan

“Aku sudah menunggu di depan stasiun ka.” Maruko mengabari Sakiko.

“Baiklah, aku sedang menuju keluar.”

“Kakak!” Panggil Maruko.

Sakiko menghampirinya, “Ada apa dengan gaya pakaianmu itu?” Maruko hanya mengenakan pakaian biasa, kaos dan celana jeans.

“Aku hanya menjemputmu, apa yang kakak harapkan?” tanya Maruko bingung.

“Kau sama sekali tidak punya selera fashion. Bagaimana jika tidak ada pria yang menyukaimu?” Sakiko menghela napas, merasa adiknya benar-benar payah.

Cerpen Maruko dan HanawaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang