Maruko berlari ke sekolah karena terlambat, dia seharusnya tadi malam tidak begadang untuk mengerjakan tugas rumah. (Tidak dia seharusnya mengerjakan tugas rumah saat ada waktu luang)
Tamae sudah berangkat dari tadi.
Dia dan Tamae tinggal di asrama yang sama, karena mereka sekolah di luar kota jadi mereka tinggal di asrama yang di sediakan sekolah. Sungguh luar biasa untuk Maruko masuk ke sekolah Sky. Tidak itu bukan kebetulan. Untuk bisa satu sekolah lagi dengan Tamae dia bekerja keras dan belajar, meskipun nilainya tidak membuatnya langsung masuk tapi sekolah Sky juga mempunyai jalur masuk lain yaitu melalui tes. Bukan hanya Tamae yang membantunya, Hanawa pun juga ikut membantunya.
.
.
.
Kembali ke masa sekarang.
Tiba-tiba ada suara klakson mobil. Maruko kaget dan segera menyingkir. Namun mobil itu berhenti di sampingnya. Kaca jendela mobil itu terbuka dan wajah cerah Hanawa terlihat.
“Hey Sakura cepat masuk.”
“Mm!”
.
.
Di dalam mobil.
“Syukurlah mobil Hanawa-kun memberikanku tumpangan hehe. Jika tidak aku pasti akan terlambat sekali.”
“Ada apa denganmu? Kenapa kau baru berangkat?”
Maruko malu untuk mengatakan alasannya, “Ah itu karena aku tidur terlalu malam jadi kesiangan…”
“Begitu, lain kali kau jangan tidur larut malam lagi. Seorang gadis cantik tidak baik terlalu sering tidur malam.”
“Iya..” Maruko menggaruk kepalanya yang tidak gatal, “Hanawa-kun sendiri kenapa baru berangkat?”
“Aku pakai mobil, jadi tidak akan terlalu terlambat dan juga ada hal yang penting yang harus aku urus tadi.”
“Tuan Hanawa sangat sibuk minggu ini.” Kata Pak Oto. (Bagi yang mencari Pak Hide, beliau sudah pensiun.)
“Ah begitu… kalau begitu semangat Hanawa-kun!” Maruko tersenyum memberikan semangat.
Hanawa terkejut, dia melihat senyum cerah Maruko, itu sangat tulus dan polos. “Haha Iya.”
Maruko dan Hanawa masuk kelas bersamaan. Tidak ada yang aneh dengan itu, semua orang di kelas melihat itu sebagai hal yang biasa, namun tidak dengan satu orang, Migiwa.
Hanawa telah duduk di tempatnya, yaitu di seberang meja Maruko dan Tamae. Beberapa saat banyak siswa dan siswi yang menggerubungi-nya karena dia adalah anak populer, dan semua orang ingin dekat dengannya. Seharusnya Migiwa menjadi salah satu yang tidak pernah absen, tapi sekarang dia berada di depan meja Maruko.
“Hey Maruko! Ikut aku, ada yang ingin aku katakan.”
“Eh? Tapi aku baru saja duduk, ini bahkan belum satu menit.” Keluh Maruko.
“Benar Maru-chan baru saja datang…” Namun kata-kata Tamae dipotong.
“Cepat ikuti aku!”
Maruko dan Tamae terkejut. Maruko dengan terpaksa mengikutinya.
.
.
.
Di tempat lain.
“Hey, sepertinya kau sangat dekat dengan Hanawa-kun?”
“Apa? Kenapa kau berpikir seperti itu?” tanya Maruko kaget, ‘Dia tidak mungkin sudah tahu perasaanku terhadap Hanawa-kun kan…’
“Bukankah hari ini kalian berangkat bersama?! Kau jangan mencoba membohongiku!”
“Tidak.” Maruko menggeleng, “Kau salah paham. Kami hanya tidak sengaja bertemu di jalan…ups!”
KAMU SEDANG MEMBACA
Cerpen Maruko dan Hanawa
ContoHanya sebuah fanfiction dari kartun Chibi Maruko Chan. Terutama kisah Maruko dan Hanawa yang memiliki romansa tersendiri. Bisa jadi ooc. Aku hanya meminjam nama dan sedikit karakter yang aku pahami dan kemungkinan besar karakter baru akan dihadirkan...
