Cio sedang bersiap untuk pergi keluar bersama dengan teman-temannya,sungguh tak keluar malam rasanya aneh sekali bagu cio. Apalagi,dalam waktu dekat ini ia akan menjadi seorang istri.
"Mau kemana kamu?" Tanya dava yang melihat cio menuruni anak tangga
"Main" jawab cio
"Main terus yang ada dipikiran kamu!"
"Yah,ayah ga salah? Main terus? Cio juga baru keluar lagi kali yah,cio bosen kangen sama temen temen."
"Ayah ga ngerti lagi sama kamu cio,kamu keluar malam terus! Kapan kamu mau berubah hah?"
Sepertinya akan jadi pertengkaran antara ayah dan anak ini,lebih gawatnya lagi ajeng tak ada disana. Mungkin,wanita itu sudah tidur.
"Ga ngerti sama aku yah? Aku udah nurutin semua kemauan ayah,termasuk perjodohan ini. Kurang nurut apalagi cio sama ayah?!" Ucap cio dengan mata yang berkaca kaca
"Lagian,cio juga keluar malam ga setiap hari yah"lanjut cio
Sungguh susah sekali anak ini diberitahu,dava sudah mengangkat tangannya untuk menampar putri semata wayangnya. Tapi tak jadi,dava tak mau sampai menyakiti anak secara fisik.
"Tampar yah tampar!"
"Kamu...bener bener ga bisa dikasih tau cio!"
Cio berlalu pergi dari hadapan dava dengan air mata yang berlinang,ia masuk kedalam mobilnya dan pergi dari halaman rumahnya.
•••
Dilain tempat,gavin dkk tengah bermain ps dirumah alvaro. Apalagi yang biasa lelaki mainkan selain,ps,dan wanita?.
"Tanding bola gimana?" Usul arion
"Oke! Tapi dengan satu syarat..." ucap gavin yang menerima tantangan arion
"Apa?"
"Kalo gue menang,turutin apa yang gue mau cukup hari ini aja,dan kalo lo yang menang sebaliknya. Gimana?"
"Cihh...siapa takut?!"
Alvaro hanya menonton pertarungan sengit dari mereka,lelaki itu tidak bisa jika game yang dimainkan bola,tapi jika pertarungan? Jangan tanya lagi,ia sangat faseh sekali.
Beberapa menit kemudian,pemenang diraih oleh gavin. Lelaki itu berteriak senang,dan berlari mengitari kamar alvaro.
"Gimana arion? Hebat bukan? Gue menang,lo main dengan orang yang salah!" Ucap gavin angkuh
"Sombong banget,itu cuma kebetulan aja!" Ucap arion tak terima
"Eiitss,orang ganteng itu selalu mendapat keberuntungan. Lo si burik,jadi aja kalah mulu" kekeh gavin
"Mulut lo kalo ngomong gapernah baca bissmilah ye jing!"
"Bodoamat,gimana perjanjian tadi?!"
"Iye-iye,mau kemana lo?"
"Traktir gue makan ditempat biasa,setuju?"
"Gue juga kebagian kali?" Celetuk alvaro tiba tiba
"Kebagian lah bro,tenang ada arion!"
Arion melototkan matanya,baru saja ia akan mengoceh sudah ditahan oleh gavin.
"Eh enak aj-"
"Eh...arion,lo lupa? Nurutin apa aja yang gue mau,ya berarti traktir gue makan ditempat biasa,dan juga traktir alvaro"
Alvaro tersenyum senang,ia bangun dari duduknya dna bepelukan ala lelaki.
"Makasih bro,lo emang best friend gue banget!"
"Yoi bro,kuy lah!"
"Yakali kaga kuy,orang ditraktir"kekeh alvaro
•••
Cio dan teman temannya tengah berada di cafe,ia tertawa dan bercanda riang bersama kedua temannya. Untung saja ia memiliki teman seperti gadis,dan aliya.
Ditengah tengah perbincangan mereka,seorang lelaki menghampiri cio dkk. Cio yang sadar lelaki itu menghampirinya,ia memutar bola matanya malas. Jika kalian penasaran lelaki itu siapa? Itu adalah galang,mantan kekasih cio.
"Eh,ketemu lagi kita" ucap galang sambil duduk disamping cio,tanpa menunggu setuju atau tidaknya.
"Memang ya,kalo jodoh itu gak kemana." Lanjut galang
Aliya dan gadis hanya bisa mengerutkan dahinya,kok bisa ada galang disini? Setau mereka galang pergi meninggalkan cio begitu saja ke luar kota. Dan menjadikan cio seperti sekarang ini,tanpa rasa bersalahnya ia memasuki kembali ke kehidupan cio.
"Jodoh? Gak salah?" Ucap cio remeh
"Ya enggak dong sayang!" Ucap galang sambil menoel dagu cio
Cio yang melihat itu bergidik jiji,dan langsung menepis tangan galang.
"Gausah kurang ajar ya lo sama gue!"
"Sorry babe,gue kangen banget sama lo!"
"Cih,basi! Ayo pergi dis,al!" Ucap cio dan ia langsung bangun dari duduknya,disaat ingin pergi tangan cio ditahan oleh galang.
"Eits,mau kemana sih? Disini aja dulu,temenin gue"
"Lepas! Najis banget gue sama lo."
Tanpa basa basi lagi,lengan cio ditarik oleh galang dan pergi darisana. Kedua sahabatnya memandang panik ke arah cio,mereka tak tau harus bagaimana.
"Duh,gimana nih? Gue takut cio di apa apain sama tu anak dakjal!" Ucap gadis
"Ya sama gue juga,bingung banget! Ayo kita ikutin aja!"
Gadis dan alya mengikuti kemana cio dan galang pergi,tapi sepertinya mereka kehilangan jejaknya.
•••
"Galang,lepasin gak!"
"Sabar dulu sweet heart,gue ga bakal apa-apain lo kok. Gue cuma pengen berdua aja sama lo,gue kangen banget sama lo"
Galang mendorong badan cio ke mobil ntah itu mobil siapa,ia menghimpit cio diantara mobil dan badannya. Sepertinya,galang sudah tak mempunyai akalnya.
"Galang,lo apa-apaan si?! Lepasin gue,lo mau ngapain hah?!"
"Gue cuma mau,rasain bibir lo aja kok babe,gak lebih"
"Anjing,dasar mesum! Lepasin,gausah macem macem lo sama gue ya galang,gue bisa teriak!"
"Silahkan,tempat ini sepi gada siapa siapa,selain kita berdua" ucap galang dengan senyum simrk-nya.
Cio memberontak,kedua tangannya ditahan oleh galang dengan sangat kencang. Membuat cio tak bisa melakukan perlindungan apapun,lelaki ini sudah gila,mata cio sudah berlinang air mata.
Galang terus mendekati wajah cio,wanita itu tiada henti-hentinya menggeleng gelengkan kepalanya,untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
"Jangan nangis sweet heart,gue cuma mau rasain bibir pink lo itu"
"Nggak! TOLONGGG!!! TOLONGGG!!!"
Cio menangis sesegukan sejadi-jadinya,ia takut,ia pasrah dan memejamkan matanya. Galang sudah mengambil first kiss cio,sungguh ia menjaga semuanya untuk suaminya kelak,dan kini diambil oleh lelaki bajingan. Galang semakin turun kejenjang leher cio,cio tak bisa berbuat apa-apa selain menangis.
•••
Bersambung...
KAMU SEDANG MEMBACA
Ketos Is My Husband
RomanceSebelum membaca harap FOLLOW! Cio Isella Pratama,gadis nakal dan juga pembangkang. Papa dan mama nya sudah kewalahan menghadapi anak gadis sulungnya ini. Gavin Mahardika,seorang ketua osis dengan muka garangnya. Sekaligus,anak dari pemilik sekolah M...
