-Twelve [Perasaan Athy]-

1.8K 232 177
                                        

[Athanasia POV]

Aku sebenarnya sudah tau sejak awal bahwa Lucas menyukaiku. Aku pun tau selama ini dia menyembunyikannya karena tidak ingin merusak persahabatan kita hanya karena perasaannya.

Aku tau.

Tetapi aku selalu menolak untuk tau dan mengelak. Aku tau tapi selalu bersikap seolah tak tau. Aku mengerti tapi berpura-pura tidak mengerti.

Aku menghargai perasaannya tetapi aku tidak bisa membalasnya.

Maaf selama ini aku pura-pura tidak tau. Itu karena aku tidak memiliki perasaan yang sama terhadap Lucas.

Aku hanya takut akan melukai hatinya. Lucas bukanlah tipe orang yang mudah melupakan dan mencari yang baru. Aku sudah paham dengan sifatnya karena kami sudah bersahabat sejak kecil.

Jika dia tau bahwa aku tidak memiliki perasaan yang sama dengannya atau suatu saat dia menembak ku dan aku menolaknya pasti dia akan trauma dan menutup hatinya untuk orang lain.

Bukannya aku percaya diri, tapi aku sudah sangat mengenal karakter Lucas melebihi dirinya sendiri.

Maaf telah menyembunyikan ini.

Maaf aku selalu menepis kenyataan bahwa sebenarnya aku tau.

Maaf aku selalu berpura-pura tidak mengerti.

Maaf aku telah berpura-pura tidak peka.

Maaf aku selalu menggantungmu.

Maaf jika tanpa sengaja aku memberimu harapan.

Maaf tanpa sadar aku menyakitimu.

Lucas maafkan aku.......










.....karena aku tidak pernah memiliki perasaan yang sama denganmu.




































































Tapi boong:>

UDAH JELAS LAH GUE SUKA SAMA LUCAS ANJIM!!!

NYAHAHAHAHAHAHA

Dari dulu w selalu merhatiin Lucas. Sikapnya yang nyebelin, nolep dan lain sebagainya pokoknya aku suka!

Dari ujung rambut sampe ujung kaki pokoknya aku suka! Wajahnya yang tampan dan bola matanya yang cantik. Rambutnya yang halus dan sehitam langit malam.

Meskipun tampangnya sering datar tapi cakepnya beuuuuuhhh mo meninggal.

Apalagi pas dia mendadak care sama w, tatapannya yang menunjukkan perhatian, senyumnya, suara tawanya......

MELELEH BAMSYAT!!༼;´༎ຶ ۝ ༎ຶ༽

Temen seperlaknatan w emang yang paling the best!!

Walaupun kadang sifatnya kek dajjal tapi lebih parahan gue, tapi tetep aja sayang!!

W juga udah tau kaleee kalo dia suka sama w. Terbukti dari tatapan matanya yang beda sama pas dia natap orang lain. Terus dia cuma terbuka sama w dan cuma mau temenan sama w. Wallpaper hp nya juga foto w, mon maap waktu itu iseng otak atik hp nya Lucas. Dia juga selalu perhatian.

Oh iya, waktu itu di mobil pas gue pura-pura tidur si Lucas nyium pipi gue OMAYGAT!!

Nyahahaha emang gue gak tau bamsyat?

FIX LUCAS SUKA SAMA GUE!!

VALID NO DEBAT!!

Jangan tanya kenapa w bisa sampe selebay ini. NAMANYA JUGA CEUE!!

Intinya diriku yang imut dan menggemaskan ini udah tau kalo Lucas suka sama diriku yang imut dan menggemaskan ini. Dan diriku yang imut dan menggemaskan ini juga punya perasaan yang sama dengan Lucas.

Dengan langkah kaki yang ringan aku menyusuri koridor sekolah. Kaki jenjangku terus melangkah dan mulutku bersenandung ceria. Sesekali aku menyapa temanku yang tidak sengaja bertemu.

Hingga langkahku terhenti ketika melihat pemuda bersurai hitam dengan manik mata ruby.

Lucas.

Dia baru saja sampai ke sekolah. Tas berwarna hitam tergantung di punggungnya.

Aku bisa melihat kantung matanya yang menghitam. Pasti dia begadang dan bermain game semalaman lagi. Tapi walau begitu dia terlihat tampan.

Kedua sudut bibirku terangkat membentuk senyuman.

Senyuman ku kian merekah kala dirinya menyadari keberadaanku. Untuk hal ini aku harus memasang wajah yang biasanya.

Aku berlari kecil ke arahnya dengan tangan yang terangkat ke atas.

"LUCASU!!" Teriakku melengking. Tidak mempedulikan orang-orang yang memperhatikanku. Toh aku tidak punya urat malu.

Pemuda itu memasang posisi siaga. Rupanya dia sudah tau aku akan menyerangnya.

Maaf saja tuan, kali ini aku tidak menyerangmu dengan pelukan atau pukulan.

"LUCAS, PACARAN YOK!! W GABOET NIH!!"

Orang-orang mulai memperhatikan interaksi kami berdua.

Lucas tampak membeku di tempat dengan kedua bola mata yang melebar dan mulutnya sedikit terbuka.

"Apaansi, becanda ada batesnya" dia memalingkan wajah. Ututututu imutnya~~

Maaf saja tuan Lucas yang ku hormati, tapi aku sedang tidak bercanda.

Mungkin aku terlihat bercanda karena cara bicaraku yang seperti ini dan sifatku yang blak blakan. Tapi aku ingin mengungkapkan perasaan dengan cara yang berbeda.

"Ih seriusan anying! Athy gak bercanda asw, athy kan sayang Lucas"

Dengan cara penyampaian seperti ini, aku bisa mengurangi rasa malu dan gugup.

Lucas masih diam. Tapi wajahnya yang merah itu tidak bisa disembunyikan lagi.

Cepat katakan sesuatu! Kalau kau diam terus aku malah malu!

"Pacaran yok! Mau ya? Ya? Ya? Ya? Fix pada hari ini, tanggal 29 September Lucas jadi pacarku! Valid no debat! Tidak ada bantahan!"

"O-oke" walau suaranya kecil tapi aku bisa mendengarnya.

Lucas menatap mataku dengan tatapan seperti biasanya meskipun ada sedikit rona merah yang tersisa di pipinya.

"Bisa kagak sih ngomongnya kagak usah teriak-teriak bamsyat? Diliat banyak orang nying. Bikin malu amjinc" ucapnya.

"OH LUCAS BISA MALU TOH?" aku justru menaikkan volume suaraku untuk memancing kekesalannya.

Dan begitulah hari pertama kami pacaran dimulai dengan kejar-kejaran mengelilingi gedung sekolah sampai tidak sengaja menyenggol guru BK dan membuatnya tercebur ke kolam ikan.

[End Athanasia POV]

-Bersambung-


Nguehehehehehe:>

COUPLE [SIBAP Fanfiction]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang