Setelah menunda hari untuk pergi ke poli jiwa. Hari ini, Senin, aku ke poli jiwa setelah terakhir ke sana... bulan Maret, hehe. Maaf, Mam.
Aku inisiatif ke poli jiwa karena akhir-akhir ini merasa emosiku nggak stabil. Ada sesuatu yang salah dari diriku tapi aku nggak tahu itu apa. Akhirnya dengan berat hati dan setelah menguatkan diri, aku ke poli jiwa.
Aku juga nggak mau emosiku yang nggak stabil ini mengganggu penyembuhan Mamah. Aku bakal ngelakuin apapun jika itu bisa membantu penyembuhan Mamah. Termasuk menolong diriku sendiri.
Sebetulnya ada rasa takut buat pergi ke poli jiwa dan mendegarkan diagnosis dari dokternya. Tapi aku harus berani. Demi Mamah. Demi aku juga.
Semua yang kulakukan demi Mamah. Demi kesembuhan Mamah. Jadi, bantu aku, ya, Mam?
-
-
-Sekian cerita hari ini! Terima kasih sudah membaca dan maaf jika ada salah kata. See you!✨

KAMU SEDANG MEMBACA
Pesan untuk Mamah
Non-FictionSebuah kata-kata yang berubah menjadi kalimat memenuhi notes Sebuah kata-kata yang ingin disampaikan namun tidak mampu karena gengsi Sebuah kata-kata yang mewakili perasaanku Sebuah kata-kata yang berubah menjadi pesan untuk Mamah Copyright© AMPARPE...