23. SIFAT ASLI ARYNA?

1.7K 118 6
                                        

"Ternyata memang benar, sikap dan wajah polos nggak benar-benar bisa dipercaya. Salah satunya lo, penuh kebohongan."

— Reynathan Shane Rony

###

Tring!

Galih baru saja menyelesaikan urusannya di kamar mandi. Ponsel miliknya yang ia taruh di atas meja berbunyi dan memunculkan satu notifikasi.

Diraihnya benda berbentuk pipih itu dan kemudian membuka pesan yang ternyata berasal dari Jeff.

Jeff :
Sekarang, sebarkan videonya!

"Hah?" Galih bertanya-tanya.

Jadi, sekarang waktunya sudah tiba? Galih sebenarnya sedikit menaruh rasa kasihan pada seorang gadis yang berada di dalam video tersebut. Tetapi mau bagaimana lagi? Ia hanya bisa menuruti dan melakukan perintah dari Jeff saja. Jika tidak, pasti ia dan tim Jurnalistik lainnya akan mendapatkan masalah.

Dengan perasaan yang dipenuhi rasa bersalah, Galih menghubungi teman-teman tim Jurnalistik lainnya melalui grup WhatsApp mereka.

Jurnalistik Dienga 📽

Galih :
Sri, sebarin video yg kmrin ke grup tiga angkatan skrg ya

Sriii :
Sekarang bgt? Gue lg di luar nih. Jaringannya lambat

Galih :
Duh, gimana ya. Yg lain?

Bryant :
Gw gk bs, Lih. Mau nemanin my mamak ke pasar 😭😭

Sriii :
Nah kan, alaynya kumat 🙄

Bryant :
Merk pesawat diam ajh yh

Sriii :
Nama gue itu Sri! Bukan Sriwijaya Air atau apalah itu 😡

Bryant :
Oh yh? Gw kok kenalnya Sriwijaya Air ajh yh 🤔🤔🤔🤔

Sriii :
B-A-C-O-T !!!

Sementara mereka berdua berdebat, Galih hanya bisa terdiam sambil menatap layar ponselnya saja. Sungguh, ia tidak tahu harus berbuat apa.

Di satu sisi, ia tidak mau menyebarkan video tersebut. Tapi di sisi lain, ia juga pasti akan didesak oleh Jeff.

Berpikir sejenak, lalu setelahnya Galih pun tahu apa yang harus ia lakukan. Sambil terus mengucapkan permintaan maaf kepada gadis tersebut, Galih pun mulai menekan satu video dan mengirimkannya pada grup yang berisikan tiga angkatan siswa-siswi SMA Dienga.

Dan kemudian, sesuai yang sudah diprediksi oleh Galih, grup tersebut langsung ramai dipenuhi pesan-pesan dari mereka.

Tring!

Jeff :
Good job, thanks udh selalu jd andalan gue👍

Alih-alih membalas, Galih memilih untuk menonaktifkan ponselnya dan memasukkan benda itu ke dalam laci nakasnya.

"Maaf sekali lagi."

***

"RAISSA! DARA!"

Linda segera berlari saat melihat Raissa dan Dara yang sedang berjalan masuk ke dalam pagar.

"Oi, Lin! Tumbenan lo datangnya awal?" tanya Dara yang sedikit heran.

Rynathan [✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang