Ruli likes Mi Le?

565 53 9
                                    

Sudah mencakup usia bulan pernikahan Mi Le dan Wilona. Akhirnya Louise bisa menerima kenyataan itu.

Onenight, Louise mengadakan pertemuan rutin setahun sekali bersama keluarga besarnya. Tapi beberapa masih tidak bisa menyisakan waktu untuk berkumpul karena dunia terlalu sibuk buat mereka.

Di layani para maid lengkap dengan busana rapih dan mewah, malam ini terasa sedikit hidup bagi keluarga Louise yang sulit untuk berkumpul bersama.

Di layani para maid lengkap dengan busana rapih dan mewah, malam ini terasa sedikit hidup bagi keluarga Louise yang sulit untuk berkumpul bersama

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Nikmati makan malam nya kakak dan adik adik ku. Aku akan menemui putra ku dulu," ucap Louise kepada beberapa anggota keluarga nya. Langsung pergi menghampiri Mi Le yang terlihat tidak bersemangat. Badannya berdiri tepat di samping jendela besar, menatap bawah simpang siur ramainya jalan raya kota di malam hari lengkap dengan segelas wine di tangan.

"Bagaimana? Apa kau sudah merencanakan pesta pernikahan nya?" Tanya Louise sembari menepuk bahu putranya.

Refleks Mi Le menoleh, "belum, pekerjaan di kantor sangat mendesak. Bahkan jika ada waktu aku lebih memilih pergi berbulan madu dulu bersama Wilona. Dia cukup bosan di rumah." Mi Le menjawabnya dengan ekspresi datar, sesekali meneguk wine ditampiknya.

"Bagaimana jika akhir tahun nanti? Aku akan mengundang seluruh relasi dan menggelar pesta besar." Nada bicara Louise bersemangat.

"Baiklah pah, kau saja yang atur semuanya. Kenapa keponakan ku tidak ada yang terlihat?" Mi Le mengalihkan pembicaraan. Sebenarnya Mi Le belum terlalu ingin cepat cepat menggelar pesta nya. Masih butuh banyak waktu buat Mi Le untuk menyiapkan pesta terbaik.

"Kau tau sulit sekali untuk mengumpulkan keluarga kita seperti ini. Mereka terlalu sibuk dengan pekerjaan dan luxury nya. Aku sangat senang bisa melihat mereka berkumpul seperti ini meskipun tidak semua bisa datang." Jelas Louise.

----------

Tangan Wilona sibuk bergelut dengan sehelai dasi. Sudah menjadi kebiasaan, Setiap hari dirinya yang mengenakan benda itu di leher Mi Le.

"Hari ini Group Louise akan kedatangan klien besar. Aku ingin nyonya Mi Le bersama ku nanti." Mi Le membalikan badan Wilona sambil memeluknya dari belakang.

"Tapi semua orang di sana belum mengetahui aku istrimu. Apa ini tidak akan canggung?" Wilona langsung menatap Mi Le.

"Tidak perlu menunggu pesta pernikahan untuk menunjukkan status pernikahan ini. Jam 11 nanti aku akan mengirimkan seseorang untuk menjemputmu, aku akan menunggu." Jawab Mi Le dengan nada suara khas nya yang dingin. Kaki nya melangkah keluar kamar. Tapi langkahnya memutar balik.

"Kau meninggalkan sesuatu?" Tanya Wilona polos.

"Kau benar, muach," satu ciuman mendarat di kening wanita kesayangannya. Mi Le gagal beranjak. Dia memandangi wajah cantik Wilona. "Baby girl, i miss you."

Kesayangan CEO Tampan (ON-GOING)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang