18•Naura✔

499 36 15
                                        

'Perempuan masa lalu!'

_•SgaraStvenGvriel🍃•_

o.0.o

"Bu Sekar!! Jangan tinggalin aku!!"

Bu Sekar adalah salah satu guru SMA Berlian. Guru yang memeggang mapel Ipa itu, masih di bilang cukup muda, untuk menjadi guru. Tidak satu, dua kali bu Sekar di goda oleh muridnya sendiri. Bahkan hampir tiap hari di meja bu Sekar terdapat berbagai macam cokelat.

"Ada apa sih Faro? Kok teriak-teriak?" tanya bu Sekar yang menghentikan langkahnya. Dan berbalik menghadap ke segerombolan laki-laki itu.

"Bu! bu! Tik tokan yuk! Kita tik tokan, kue putu lewat!!" ajak Raka dan Faro.

Bu Sekar mentap heran kearah muridnya yang satu ini. "Kamu itu ya!"

Faro mengeluarkan cengiran khasnya. "Ya, nggak papa dong, bu! Sekali-kali bikin hati Faro seneng! Kalo mau kita duetin mbak Rrrr... diakan pamer hape apoin, eh epoin, eh opoin, apa sih anjir namanya!" kesal Faro. Yang lupa dengan handphone idolanya. Rrrr....

"I phone, Faro." ucap bu Sekar.

Faro menepuk tangan dua kali. "Nah, itu, iya! Ayok bu! Kita bikin! Kita pamer ke-uwu-an aja, gimana?" usul Faro asal.

"Zahal, Raka," Faro memanggil dua temannya.

Zahal dan Raka datang dari arah belakang bu Sekar.

"KALIAN MAU NGAPAIN MASA DEPAN BAPAK? HAH?!" teriakan pak Komeng_guru olahraga, masuk kedalam telingga Faro dkk.

Raka dan Zahal berbalik badan menghadap pak Komeng, yang tengah berkacak pinggang, dan menatap nyalang kearah mereka.

"Eh ada bapak kumis, eh, pak Komeng. Enggak kok pak. Kita nggak ngapa-ngapain masa depannya bapak. Beneran deh. Ya, kan, bu?" Raka menatap bu Sekar, dengan tatapan memohon bantuannya.

"Masa depan masa depan! Ibu juga punya selera ya!" ketus bu Sekar, yang sudah mengetahui bahwa pak Komeng menyukai dirinya.

Pak Komeng meremas dada bagian kirinya. "Ingin ku menangis!!"

***

"Kembaliin anjir!"

"Gue nggak akan ngembaliin cd patrick lo! Sebelum lo ngasih kontaknya si Tara!" cibir Faro.

Raka memutar bola matanya malas. "Vivi lo embat! Jinna lo embat! Dan ini? Tara juga mau lo embat?!" protes Raka kepada Faro, yang bermata keranjang ini.

"Yaudah gue bakal foto cd lo! Dan gue share ke group angkatan!" ancam Faro yang sudah mengambil ancang-ancang, untuk memotret cd berwarna pink milik Raka.

"Ck! Lo berdua bisa diem gak sih?!" decak Gara yang merasa terusik, dengan keberadaan makhluk asing di kamarnya.

Raka dan Faro menoleh kearah Gara bersamaan. "Nggak,"

Arga dan Gara sudah lelah meladani makhluk asing itu.

"Ck! Iya-iya gue kirim!"

GARAVACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang