'Pertemuan adalah, awal dari semuanya'
_SgraStvenGvriel_
o.0.o
2 jam pelajaran terlewati, dan sekarang saat nya surga para murid di buka. Apa lagi kalo bukan kantin.
Lova dkk, memilih meja di samping jendela besar, yang memperlihatkan lapangan basket, serta halaman Berlian.
"Kalian mau pesen apa?" tanya Audy.
"Gue mau siomay sama jus mangga aja deh," jawab Aurell.
"Aku samaiin aja." Lova yang belum tau makanan apa saja yang di sediakan di kantin, hanya mengikuti Aurell.
"Oke. Kalo lo curut?" tanya Aduy terhadap Clara.
Clara sempat berpikir.
"Hmm gue apa ya, bakso? Jangan ah ntar nambah timbangan lemak. Batagor? Nggak ah ntar ketagihan. Nasi goreng? Nggak ah ntar nggak abis. Hmm yaudah samaiin aja," ucap Clara dengan Watados nya.
Sedangkan Audy tengah menetralkan nafas nya.
"Bilang aja sama bage!"
"Heh! Kita kan punya otak, kali-kali buat mikir selain pelajaran bisa kali!" cibir Clara.
"Serah lo!" Ketus Audy sambil berjalan meninggal kan mereka ber3.
Seketika hening, dan sampai akhirnya Clara anggkat bicara.
"Eh Va, lo tau nggak?"
Lova menggeleng.
"Ck! Kok lo nggak tau sih."
"Ya kan lo belom ngasih tau o'on!" cibir Aurell.
"Oh iya-ya," ucap Clara sambil cengengesan.
"Nih ya, va. Kalo lo sekolah di SMA Berlian, lo harus tau siapa saja yang harus lo hindari! Dan salah satunya geng SARKA. Jangan sekali-kali deh, lo nyari masalah sama salah satu anak SARKA." titah Clara.
"Emang, anggota geng nya jahat-jahat ya?" ucap Lova polos.
"Bukan jahat lagi, KEJEMM BREHH KEJAM!!" pekik Clara.
Wajah Lova menjadi cemas.
"Lova takut sama orang jahat!"
"Nah maka dari itu, lo harus H A T I - H A T I!" ujar Clara dengan suara yang horor, dan
Takk
Aurell menjitak kepala Clara.
"Murid baru bukannya di bikin betah, Malah mau bikin pindah sekolah!"
"Gue kan cuma ngingetin!"
"Udah-udah, terus apa lagi yang harus Lova hindarin?." ucap Lova.
"Tim ayam eh ralat! Tim inti dari geng SARKA, dan di dalam nya ada 4 orang. Arga Edward Regonal, calon nya neng Aurell.
Alfaro Bagaskara, punya nya si Audy.
Terus Raka Aruna Wijaya, yang satu ini punya gue! Jangan embat okayy, dan satu lagi yang harus lo jahuin! Tapi kalo dia yang ngejar lo gapapa sih xixi.
Sagara Steven Gavriel, katua geng SARKA." cerocos Clara.
"Lo ngomong apa ceramah sih? Panjang amat!" cibir Audy, dengan membawa nampan berisikan pesanan mereka.
"Ya ngomong lah masak iya ceramah! Kan sayang, suaranya Agnez Mo terbuang sia-sia."
"Diih, ngimpi lo ketinggian!" ketus Audy.
Aurell dan Lova menyantapnya siomay nya masing-masing. Tanpa menghiraukan perkelahian unfaedah sahabat nya.
'Kyaaa bang Gara!!'
'Duuh nih jantung mau copot aja'
'Bang Raka!!'
'Ingin ku teriak (dewi sisik:/)'
Terdengar suara terikan histeris para kaum hawa, saat melihat ke 4 cowok memasuki kantin. Dan ya! dia tim inti geng SARKA.
KAMU SEDANG MEMBACA
GARAVA
Teen Fiction•USIKANMU AKHIR HIDUPMU• Itulah slogan yang sudah berdiri dari awal SARKA muncul. Bukan hanya satu dua kali segala masalah berdatangan, tetapi berkali-kali hanya untuk menjatuhkan SARKA dan membalaskan dendam yang belum tuntas. Perjalan seorang lak...
