'Bersama mu Aku Aman'
_QueenaArllvaLcrta🍃_
o.0.o
"Gimana udah siap?" pagi hari ini geng SARKA mengadakan liburan ke puncak untuk mengisi masa libur mereka.
"Kak Lova belum dateng." ujar Audy yang memakai baju merah di padukan dengan celana hitam, dengan tas kecil yang menggantung di tubuhnya.
Gara melihat jam. "Kita tunggu 10 menit lagi." selagi menunggu Lova, semuanya sibuk dengan barang masing-masing.
"Maafin Lova telat." Lova datang dengan baju berwarna cream dan celana jeans putih.
Gara menatap Lova dari atas sampai bawah. Cantik! Pikirnya.
"Gue titip adek gue. Jangan sampai ada lecet sedikit pun!" tegas Harsa yang menggantar Lova.
"Iya bang. Disini ada orang banyak. Bukan cuma Lova yang kita jaga, tapi cewek-cewek yang lain." Harsa mengangguk dan berjalan ke arah Lova.
"Hati-hati. Jangan sampai kepisah sama Gara." pesan Harsa sebelum pulang meninggalkan Lova. "Iya bang!"
"YUK BERANGKAT!"
Semua menaiki motornya masing-masing. Seperti biasa. Lova dan Gara, Aurell dan Arga, Clara dan Raka, Audy dan Faro. Ya, walaupun ada perdebatan kecil di sela-sela sebelum Audy membonceng dengan Faro.
"Mereka sudah berangkat."
"Gue udah di perjalanan."
***
Sekitar jam 10 mereka sampai di puncak. Ada 8 tenda yang di dirikan dalam bentuk melingkar.
"Va tolong lo tarik yang di sebelah sana." pinta Audy.
"Iya Dy bentar." posisi tenda para cewek berada di awal mereka masuk. Bisa di bilang hanya sebelah kanan saja yang terdapat tenda Gara, dan disebelah kirrinya jalan.
"Aurell gue sama yang lain mau nyari kayu bakar dulu. Di sini ada zahal sama yang lain." ucap Arga.
Aurell mengangguk. "Iya kak!"
Separuh anggota SARKA menyebar mencari kayu bakar. Lova dan yang lain sibuk menyiapkan bahan makanan untuk makan siang.
"Kak Clara, Zahal sama yang lain mau ngambil air dulu, ya, di bawah. Kakak nggak papa kan?"
Clara tersenyum. "Iya! Nggak papa. Hati-hati."
Sekarang tinggalah Audy, Aurell, Clara, dan Lova.
Audy sibuk mencari gunting untuk membuka kardus yang berisikan bahan makanan. "Gunting di mana sih?" Lova menatap Audy. "Bentar Lova bawa. Ada di tas. Lova ambil dulu." Lova berjalan kearah tenda, untuk menggambil guntingnya.
Takkk.
"Aw! Siapa sih yang nimpuk?!" Lova merasakan ada yang melempar dirinya dengan batu. Mata Lova menemukan daun berbalut kertas dan batu yang bertuliskan Bonekamu segera datang princess. Daun dengan tinta hitam itu Lova buang ke sembarang arah.
KAMU SEDANG MEMBACA
GARAVA
Novela Juvenil•USIKANMU AKHIR HIDUPMU• Itulah slogan yang sudah berdiri dari awal SARKA muncul. Bukan hanya satu dua kali segala masalah berdatangan, tetapi berkali-kali hanya untuk menjatuhkan SARKA dan membalaskan dendam yang belum tuntas. Perjalan seorang lak...
