Chapter 9: My Dad

3.9K 466 13
                                    

Kring.




Suara lonceng di pintu masuk utama butik sukses menyita perhatian para pekerja di lantai satu dan melihat bos mereka datang lagi dengan putra kesayangannya. Salah satu pekerja kepercayaannya yang juga merangkap sebagai managernya--Lee Suhyun--menghampiri mereka dan membungkuk sopan.


"Anda datang lagi?" Tanyanya. Padahal ini sudah jam pulang dan Rose bilang mau menjemput Eunho sekaligus mengecek dokumen perusahaan mereka yang dikirim manajer Rose yang satunya lagi dari Amerika.


Rose tersenyum seadanya dan mengangguk. Kemudian Suhyun mengerut aneh ketika lonceng berbunyi lagi dan melirik ke ambang pintu kaca. Ia melihat laki-laki yang pernah datang kemari dan bertengkar di ruang kerja bosnya tempo hari. Tepatnya nyaris dua bulan yang lalu.

Rose menoleh pada Jungkook sejenak dan kemudian tersenyum pada Suhyun yang membeo ditempat dengan ekspresi lucu. "Suhyun-ssi, aku titip Eunho sebentar. Pesankan pasta--"

"Mum, aku tidak lapar." Sahut si bocah.

"Kalau begitu mainlah dulu dengan bibi Suhyun. Mum punya urusan," kata Rose sambil mengelus rambut Eunho dengan singkat. Ia pun berjalan diikuti Jungkook yang menghela nafas karna diacuhkan sejak tadi. Suhyun berpegangan dengan Eunho dan melihat dua orang itu masuk ke ruang kerja Rose di pojokan.


Suhyun menunduk menatap Eunho. Perasaannya jadi ambyar. Dia sudah dua kali mengatakan hal 'Kenapa laki-laki itu mirip sekali dengan Eunho?'. Lalu Ia terbelalak. Apa dia ayahnya Eunho?!










...

"Bicaralah, Jeon. Jangan karna aku punya banyak waktu jadi kau menyitanya dan diam terus."

Jungkook memang diam saja selama dua menit menatap Rose dengan tatapan aneh. Sangat tajam, marah dan kecewa. Wanita itu melihat Jungkook menghela nafas kasar dan merogoh sesuatu di balik jasnya.

Berakhir Jungkook mengeluarkan amplop sedang dan dia lemparkan di atas meja kerja Rose.

Rose menatap amplop itu dengan ambigu. "Apa ini?"

Melihat Jungkook tidak menjawab, tangan ramping itu menggapainya dan membaca judul di surat dalam amplop. Dia mendengus frustasi dan meletakkannya kembali dimeja.

"Kenapa kau melakukan ini semua?" Jungkook menyela dengan pertanyaan juga. Nadanya getir, seolah ingin marah besar. Karna Rose kenal laki-laki ini dengan baik.

"Apa maksudmu?"

Jungkook mengerjab lama sebelum membuka matanya kembali. "Eunho adalah anakku, kan?"

Rose mendengus remeh. Meskipun kelihatannya dia menanggapinya dengan santai, tapi dalam hatinya dia benar-benar seolah seperti dilempar batu. Bahkan kakinya bergetar saat ini karna tidak tahu harus menjawab apa.

"Kau mau berbohong lagi? Seperti yang kau lihat. Aku sudah melakukan tes DNA dan terbukti kalau dia anak kandungku. Lalu kenapa kau menyembunyikannya?! Kenapa kau tidak datang padaku memberitahukan kalau kau masih hidup dan tengah mengandung anakku?! Jawab, Park Chaeyoung!" Laki-laki itu sampai bangkit dari duduknya dengan wajah merah padam karna emosi.

Rose terdiam. Tangannya mulai bergetar dan bibirnya kelu ingin menjawab. Yah, itulah yang akan Jungkook lakukan. Dia tahu itu. Kalau Jungkook sudah melakukan tes DNA, dia tidak bisa lagi berbohong kalau Eunho memang adalah anaknya.

"Aku memilih untuk tidak menghampirimu. Itu alasanku."

Jungkook membelalak tak percaya. "Bwo?" Tanyanya lemas. "Kau ini kenapa, Chaeyoung? Kau tahu aku masih mencintaimu, lalu kenapa kau tidak kembali padaku? Apa kau menjadi egois sekarang? Kau tidak memberitahuku soal adanya Eunho dan karnamu lah dia tumbuh tanpaku!"

Still With You [2020]END✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang