Junghwan tertawa pelan lalu mengusap sudut bibir Junkyu yang ada remahan roti dengan jempolnya.
" Berantakan banget sih makannya." Komentar Junghwan yang membuat Junkyu kembali merengut.
Junghwan menaruh rotinya lalu mengusak rambut sang kekasih dengan gemas lalu merangkulnya.
" Makasi ya udah mau luangin waktu buat nemenin aku latihan." Ujar Junghwan lalu mencium pelipis sang kekasih sekilas karna Junkyu buru-buru menjauhkan tubuhnya dari Junghwan.
" Dih tempat umum ini!" Protes Junkyu yang kembali melotot karna sikap beraninya Junghwan.
" Namanya juga kangen, sayang. Kemarin aku nggak sempat ke rumah karna latihan ampe malem lagi."
" Kan tadi udah peluk aku. Di pinggir jalan lagi."
Junghwan menggaruk telinganya pelan.
" Maunya sih peluk kamu terus-terusan."
Junkyu langsung mengalihkan tatapannya ke depan lalu mengomel. Sedangkan Junghwan hanya tertawa pelan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" Keju banget."
" Ini serius tau nggak. Apalagi beberapa hari ke depan mungkin kita bakalan jarang ketemu, jarang komunikasi."
" Makanya aku bakalan nemenin kamu latihan. Lusa kan kamu udah nggak latihan di dojo club lagi."
" Besok temenin lagi ya?" Tawar Junghwan. Junkyu mengangguk.