Chapter 38

610 106 32
                                        

Hai! Lost in The World of Noblesse akan update tiap

Rabu & Sabtu
Pukul 15.00 WIB

psst! Noblesse_fan suka sekali hari yang berakhiran U! mungkin dia akan update setiap hari minggu juga!

---------------------------------------------

Happy Reading

"Siapa kau?"

Dua kata yang paling Yoora takuti telah muncul. Seseorang telah menyadari nya

Perban dileher Yoora yang semula putih bersih mulai tercampur dengan noda merah berkat cekikan Frankenstein

Wajah Yoora juga membiru pertanda tubuh yang mulai kehilangan nafas. Ia meronta ronta berusaha melepaskan tangan Frankenstein dari lehernya

Tapi nihil. Frankenstein seperti nya sudah tak peduli dan justru menambah volume kekuatan

"Ahh....Khh!..hhh...Leph-" bisa Yoora rasakan lidahnya yang mulai kelu

Matanya mulai mengeluarkan darah yang artinya penyumbatan darah dan udara menuju otak mulai terjadi

"Frankenstein!" seseorang menyeru

Ternyata Raizel. Ia dan Muzaka secepat kilat menghampiri Frankenstein yang membuat nya secara otomatis melepaskan cengkraman

"Tuan" Frankenstein berdesis

"Hei! Apa yang kau lakukan!" Muzaka menangkap tubuh Yoora yang oleng

Mata Frankenstein menyulut penuh kebencian

"Dia bukan Yoora" ucap Frankenstein seraya menggerutukan gigi

Raizel dengan segera menatap pelayan nya meminta penjelasan

"Yoora punya barcode M-101 ditubuh nya. Seharusnya aku curiga sejak awal!" ungkap Frankenstein

Muzaka melirik Yoora yang masih berusaha mengatur nafas

"Siapa yang mengirimmu, huh?! Union? Tetua yang mana?! Apa tujuanmu?!" cecar Frankenstein tak mempedulikan kondisi lawan bicara

"Apa masa depan yang kau katakan tak lebih dari rencana Union juga?! Ahh jadi mereka ingin bermain main denganku rupanya!" jengah Frankenstein

Mual yang tertahan Yoora rasakan, tapi terpaksa ia tunda sejenak

"Kau bahkan tak bertanya dimana 'Yoora' yang asli" gadis itu bicara dalam sekali tarikan nafas

Frankenstein mengepalkan tangan hendak memukul namun Raizel menengahi. Raizel mengangkat tangan nya dan menggeleng pelan

"Tidak usah khawatir. Akan kutemukan dia setelah kau jadi mayat" balas Frankenstein sambil memandang rendah

"Apa Union yang mengirimmu?" sekarang giliran Raizel yang bertanya

Rasa mual tak dapat lagi ditunda. Ketimbang menjawab Yoora lebih memilih berbalik menghadap jendela

Muzaka menahan Yoora, mengira ia hendak kabur. Berkat nya Yoora kembali berbalik

"Kau mau keman-"

"HOEK"

Iya. Muzaka salah. Yoora hanya ingin muntah dijendela tapi sekarang sudah tak perlu, karena ia sudah muntah ditubuh Muzaka

-----------------------------------

Lost In The World Of NoblesseCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang