Happy Reading
"Dia kenapa?"
Frankenstein mengangkat satu alisnya melihat perilaku Yoora. Entah kenapa akhir akhir ini gadis itu terasa asing untuk nya.
Tetapi, mengingat keisengan nya menciptakan pil D hanya bisa membuat nya bungkam.
"Maaf, aku pergi dulu" pamit Frankenstein disusul dengan pintu lift yang terbuka
Yoora membuntuti. Ada sesuatu yang ingin ia bicarakan, tentu saja itu cuma alibi. Ada hal lain dibalik itu
Frankenstein berjalan menuju balkon, tempat dimana tuan nya kemungkinan berada
"Aku pikir kau pergi ke Lukedonia?" tanya Frankenstein dengan senyuman yang menyindir
"Aku bertemu Lazark di jalan, jadi untuk apa ke Lukedonia" Yoora dengan bangga menjawab
"Begitukah? Kupikir, Karena mereka tak membiarkanmu masuk" Frankenstein membenarkan kacamata nya dan menatap tajam Yoora
"Kau membaca pikiranku, ya?" Yoora mendelik
"Untuk apa? Dari wajahmu saja sudah jelas" ungkap Frankenstein
"Cih! Mentang mentang punya wajah tampan" Yoora berdesis pelan sembari memalingkan wajah nya
"Kau pikir Lukedonia akan membiarkan manusia modifikasi masuk begitu saja? Setidaknya kau butuh satu orang kepala keluarga untuk bisa mengakses nya" Frankenstein menjelaskan
"Mana kutahu!" kesal Yoora
Tanpa mereka sadari, pintu menuju balkon sudah berada di depan mata
"Hei! Saat aku bilang akan ada 3 kepala keluarga menyerang, apa kau benar benar percaya?" Yoora menarik lengan Frankenstein
"Percaya dan tak percaya. Kenapa?" Frankenstein berbalik bertanya
"Ah... Tidak hanya saja. Aku dapat penglihatan baru, tapi tak bisa mengatakan nya..." Yoora meremas lengan nya, Ragu.
Wajah Frankenstein menunjukkan ekspresi 'Kenapa?'
Yoora menggigit bibir nya. Baiklah! Ia akan mulai menjalankan rencana pertama nya!
Menggunakan Kode/Bahasa tubuh!
Ia memulai dengan meremas kepala nya menggunakan tangan.
"Apa kau sakit?" Frankenstein tak mendapatkan nya!!!!
"Bukan!" sentak Yoora
"Setiap aku mengatakan nya. Aku!"
Moment! Moment itu kembali! Sena kembali muncul dibenak Yoora dengan kelakuan nya yang menyebalkan, masih dengan No Spoiler.
"Apa kepalamu sakit tiap kau mengatakan nya?" Frankenstein! Kini ia mendapatkan nya!
Yoora membulatkan mata nya dan menggetarkan kepala nya dibanding mengganguk, takut takut Sena kembali muncul.
"Karena itulah, kau bersikukuh mengajakku ke Lukedonia tapi tak mengatakan alasan nya" Frankenstein menambahkan
KAMU SEDANG MEMBACA
Lost In The World Of Noblesse
Fanfiction[TAMAT] Yoora hanya seorang gadis SMA biasa bahkan hidupnya terkesan biasa saja. namun semuanya berubah ketika dia tak sengaja mengunjungi sebuah situs web misterius lewat ponsel milik kakaknya. tiba tiba dia masuk ke dalam sebuah dunia manhwa NOBLE...
