Chapter 47

474 77 9
                                        

Happy Reading

"Haa..."

Frankenstein melenguh. Lamunan membawanya kembali ke masa lalu, sehari sebelum pertukaran yang dikatakan Yoora terjadi.

Jantung Yoora yang dikenalnya dulu memang sempat berhenti, tapi itu hanya sebentar. Karena, Frankenstein langsung menanamkan alat kedalam jantung si gadis, agar tetap berdetak

"Dia bahkan berangkat sekolah seperti biasa. Jadi, pertukaran nya pasti disekolah" Frankenstein bergumam seraya membetulkan letak kacamatanya

Sudah berjam jam dia meneliti alat alat kecil yang tertanam ditubuh Yoora. Dan sesuatu yang mengejutkan ditemukan

 Dan sesuatu yang mengejutkan ditemukan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Huruf ini ditemukan pada tiap alat. Mirip dengan catatan hasil riset Frankenstein yang memiliki simbol F

Sekarang Frankenstein mulai berpikir bahwa, mungkin saja kekuatan yang Yoora saat ini miliki tak lebih dari hasil modifikasi 'Yoora' yang asli

Alat alat yang ditemukannya juga bukan penyadap, seperti dugaan awal melainkan alat bantu.

Contohnya, pelacak dikaki yang rupa rupanya hanya pegas sekaligus teknologi Anti-gravitasi yang memungkinkan si pemilik untuk melompat jarak jauh sekaligus terbang.

"Sebab itulah dia tak bisa melompat saat terjatuh dari Mansion, karena aku melepasnya..."

"Kau melepas apa?"

"A-!"

Frankenstein dibuat terkejut dengan kehadiran Yoora yang tiba tiba

"Apa kau tahu cara mengetuk pintu?!" bentak Frankenstein

"Mengetuk? Pintu itu terbuka secara otomatis!!" Yoora balas membentak kemudian menunjuk pintu setengah kesal

"Terserah" balas Frankenstein. Acuh

"Ngomong ngomong, kau tadi bilang apa? Melepas apa?" Yoora kembali dengan topik yang sempat tenggelam

"Penyadap ditubuhmu. Aku sudah mengatakannya kan?"

Mendengar jawaban Frankenstein, sigadis berOoh ria seraya menaik turunkan kepala

"Lalu bagaimana? Apa pelakunya sudah ketemu?" suara Yoora naik satu oktaf. Dia bersemangat

"Aku belum yakin" gusar Frankenstein
"Sebelum itu, kau harus tahu ini! Rupa rupanya seluruh alat yang berada ditubuhmu, bukan penyadap melainkan alat bantu" tambah Frankenstein, mengungkapkan

"Ha? Apa? Alat bantu?"

"Iya. Seperti benda kecil ditelingamu itu bisa dikatakan penyadap, tapi fungsi yang sebenarnya hanyalah alat bantu dengar suara didalam kepala orang lain" Frankenstein menjelaskan sambil mengetuk ngetuk kepala

Lost In The World Of NoblesseCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang