Happy Reading
TUK TUK TUK
Yoora, Frankenstein, Muzaka dan Raizel melirik pintu bersamaan. Penasaran akan siapa pelaku pengetukan
Muncullah Lazark dibaliknya, ia memberi hormat.
"Oh Lazark!" sapa Frankenstein
"Lord Lascrea datang berkunjung" Lazark menjelaskan maksud kedatangan tanpa basa basi
Frankenstein menoleh ke arah tuan nya, Raizel yang sudah bangkit dari kursi.
"Tuan" panggil Frankenstein
Raizel langsung melangkah melewati pelayan nya, tetapi sebelum itu
"Selesaikan masalahmu terlebih dahulu, biar yang lain yang membantuku" Raizel berkata demikian
"Betul kata Raizel" Muzaka menimpali.
Mantan Lord werewolf itu dengan santai nya merangkul Raizel. Kedua nya pun pergi, meninggalkan Lazark
Sedangkan yang ditinggal, Lazark agak menunduk tanda menyapa saat menatap Yoora
Anehnya, gelagat kepala keluarga Kertia itu tak menunjukkan tanda tanda bahwa ia akan pergi
Karena dirasa canggung, Yoora memutuskan untuk menyapa duluan
"Hai" sapanya
"Bisakah kita bicara sebentar diluar?" Lazark meminta
Sial memang! Frankenstein melarang!
"Tidak bisa! Urusanku dan dia belum selesai"
Penuturan Frankenstein tak bisa diganggu gugat. Akibatnya Lazark harus pergi tanpa mendapat kesempatan barang sedetikpun untuk bicara
"Kalau begitu. Aku pamit" Lazark undur diri kemudian hilang dibalik pintu
Pandangan Yoora kabur saat melihat punggung Lazark yang makin jauh dan menghilang setelah pintu ditutup
Yoora melenguh lega. dia bangga dengan dirinya sendiri
'Dia baik baik saja. Syukurlah'
'Senang nya melihat dia hidup'
'Keputusanku sudah tepat!'
"Saat kau berusaha memprediksi kematian Lazark, telingamu sakit bukan?" Frankenstein sepertinya tak bosan bertanya
Yoora memalingkan wajah, tak sudi menjawab. Dia kesal Frankenstein melarangnya bicara dengan Lazark
"Hei! Kau tak dengar?" tegur Frankenstein
Yoora tak melirik atau menyahut
"Hei! Apa kau tuli?!" Frankenstein kembali menegur, kali ini direspon
"Kubilang namaku YOORA! Kang YOORA! bukan HEI!" sahut Yoora penuh penekanan
"Dan kenapa aku harus menjawab semua pertanyaanmu! Kau bahkan tak menanggapi pertanyaanku dengan serius!" marah Yoora panjang lebar
"Kenapa kau emosi?!" bentak Frankenstein
"Kenapa kau membentakku?!" Yoora balik menyentak
Kini kedua nya termakan emosi
"Aku tak membentak!"
"Itu apa!"
"Kau yang memulai nya lebih dulu!"
"Berisik! Dasar pembohong!"
"Kapan aku berbohong?!"
"Tadi! Tidak mungkin perempuan itu hanya anak didikmu!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Lost In The World Of Noblesse
Fanfiction[TAMAT] Yoora hanya seorang gadis SMA biasa bahkan hidupnya terkesan biasa saja. namun semuanya berubah ketika dia tak sengaja mengunjungi sebuah situs web misterius lewat ponsel milik kakaknya. tiba tiba dia masuk ke dalam sebuah dunia manhwa NOBLE...
