Ayo vote dulu Jeffection-!!!🥰🥺
***
Jiera spontan menoleh kearah Jungkook dengan matanya yang membuat karena terkejut. Terlalu tiba-tiba. Intensitas pertemuan mereka juga masih bisa dihitung dengan jari.
"Jangan bercanda, Jungkook," Ucap Jiera menatap Jungkook malas, "Tidak lucu, kita baru saja dekat beberapa hari dan kau memintaku menjadi kekasihmu?"
Jungkook mengusap kepalanya, dia bingung harus merespon bagaimana karena ucapannya tadi benar-benar spontan, tanpa dia inginkan.
Pria itu jadi terkekeh pelan, "maaf, hanya bercanda Ji. Jangan marah begitu."
Jiera hanya mengangguk kaku. Jujur saja, suasana diantara mereka mudah sekali berubah. Terkadang terlihat seru dan menyenangkan, tapi mendadak bisa canggung karena salah berucap-seperti tadi.
"Sudah selesai kan Ji? Ayo kita pulang." Ucap Jungkook memecahkan kecanggungan diantara mereka.
Jierapun mengangguk pelan lalu membawa buku-buku yang ingin dia beli ke kasir. "Mau makan dulu?"
"Boleh, ayo. Mau makan dimana?"
"Di apartemenku saja, Jin Oppa baru saja menyuruh seseorang mengantarkan persediaan makanan ke sana."
Jungkook mengangguk pelan, kini mereka berdua berjalan menuju halte bus. Udara begitu dingin hingga membuat Jungkook menarik tangan Jiera dan meletakkannya di saku mantel Jungkook.
Jiera yang melihat tingkah manis Jungkook hanya bisa tersenyum malu, mengalihkan pandangannya agar Jungkook tidak melihat wajahnya yang tersipu.
"Jungkook," panggil Jiera.
"Eoh, kenapa?"
"Kau besok libur 'kan?"
Jungkook mengangguk. "Iya, kenapa?"
Jiera bingung harus mengatakannya atau tidak, gadis itu masih menimang-menimang apa yang akan dia ucapkan pada Jungkook.
"Ada apa, Ji?"
"Emm, " Jiera menunduk sembari memilih bajunya sendiri. "Kau mau tidak menginap di apartemenku?"
"Kau serius?" Tanya Jungkook memastikan, takutnya Jiera hanya melantur atau mungkin Jungkook salah dengar.
"Serius, menginaplah di apartemenku. Kau mau?"
"Boleh?"
Desakan keluar dari bibir Jiera. "Tentu saja! Kalau tidak boleh tidak akan aku tawarkan, bodoh!"
Jungkook mengangguk sembari tersenyum lebar hingga gigi kelincinya terlihat, "mau, tentu saja!"
Layaknya seorang anak kecil yang menarik Eommanya ke toko es krim, Jungkook juga menarik Jiera untuk memasuki bus yang berhenti dihalte. Pria itu tampak sangat senang hanya dengan ditawari menginap di apartemen Jiera.
***
Jiera sedang memasak didapur, mulai menumis bumbu masakan hingga aroma yang menguar sampai ke penciuman Jungkook yang kini duduk disofa sembari menonton film action di televisi.
Mungkin jika Seokjin tahu Jungkook ada diapartemen Jiera dan akan menginap, dia pasti sangat senang. Artinya dia berhasil mendekatkan mereka berdua.
Pria itu tampak begitu mempercayai Jungkook, membiarkan adik bungsu yang sangat dia sayangi dekat dengan Jungkook yang memang juga dia anggap adik.
KAMU SEDANG MEMBACA
Light By You [End]
Fanfiction[Be wise : mature content] Dipertemukan saat keduanya dalam keadaan 'tidak baik-baik saja'. Dan disatukan menjadi pasangan yang lebih dari kata baik. Jiera dan Jungkook yang saling melengkapi dikehidupan mereka yang mulai tertata kembali. Jungkook...
![Light By You [End]](https://img.wattpad.com/cover/226891717-64-k294134.jpg)