Trana datang seperti biasa ke kantor dengan dampingan Celline yang mulai memberi tahu jadwal penting hari ini. Sejak kasus Felise selesai, kantor kembali damai, tetapi bukan berarti Trana bisa bekerja dengan santai. Trana tetap harus berhati-hati karena Gana dan komplotannya pasti sedang merencanakan cara lain untuk menjatuhkan Danish, lalu membuat Winata Entertainment hancur karena kabar ketiga.
Sampai saat ini, tidak ada yang mencurigakan di Winata Entertainment. Wawancara dengan para terduga masih belum dilanjutkan karena kesibukan Trana yang menyita waktunya. Celline juga kewalahan, jadi dia belum bisa menyusun jadwal yang tepat untuk wawancara. Trana menghindari wawancara saat weekend agar tidak menekan para terduga. Jadi, untuk sekarang Trana hanya bisa melakukan pekerjaannya seperti biasa sambil menunggu waktu yang tepat untuk wawancara.
Saat Trana berjalan menuju ruangannya, dia melihat Chandra tanpa dampingan Andre sudah berdiri di depan pintu ruangannya. Trana otomatis menghentikan langkahnya ketika Chandra menyambut kedatangannya dengan senyum yang manis, tetapi tidak berhasil membuai atasannya sedikit pun. Trana justru menatap Chandra dengan sebelah alis yang terangkat, bertanya-tanya apa yang disembunyikan di balik punggungnya.
"Pagi, Mbak Trana." Seperti biasa, Chandra menyapa Trana dengan ramah. Sikapnya yang manis pada siapa pun, membuat orang-orang tidak akan menaruh curiga dengan apa yang sebenarnya Chandra sembunyikan. Termasuk Trana.
"Morning," balas Trana seadanya. "Bisa tolong minggir? Saya mau lewat."
"Saya mau ngasih sesuatu buat Mbak Trana dulu. Diterima, ya?"
Trana makin bingung, tetapi tidak berkomentar dan menunggu apa yang akan diberikan Chandra padanya. Chandra mengeluarkan sesuatu dari punggungnya, lalu menyodorkannya pada Trana yang makin bertanya-tanya mengapa Chandra memberikan hadiah yang ... tidak terduga untuknya. Chandra memberikan satu buket bunga mawar segar pada Trana, guna memulai harinya dengan sesuatu yang indah agar bisa melakukan pekerjaannya dengan ceria.
Kurang lebih itu niat Chandra yang tidak ia sampaikan secara langsung pada Trana. Selain niat yang sudah disebutkan, Chandra juga memiliki niat lain yang sudah ia rencanakan sesuai kesepakatan dengan Gana beberapa waktu lalu. Ya, membuat Trana terpikat pada pesonanya.
"Mbak Trana udah berusaha banyak buat agensi ini, apalagi sejak ngurusin kasus Danish. Jadi, saya mau ngasih sesuatu yang sederhana, tapi bisa bikin Mbak Trana lebih semangat kerja."
Chandra bicara begitu manis sampai Celline terpesona dan menatap pria di hadapannya dengan penuh pujaan. Celline bukan penggemar Chandra dan dia tetap akan memilih Danish sebagai idola nomor satu. Namun, melihat Chandra bisa semanis ini pada Trana, membuat Celline kagum sampai bantinnya tidak bisa berhenti memuji Chandra yang pesonanya luar biasa.
Celline jadi iri pada Trana, ingin sekali berada di posisi temannya agar bisa diperlakukan dengan manis oleh Chandra. Pasalnya Celline tahu kalau Trana tidak akan menanggapi terlalu positif, jadi dia siap untuk menggantikan Trana menerima bunga dari Chandra.
"Makasih, Chandra," ucap Trana meraih bunga yang diberikan untuknya. "Tapi saya lebih suka bunga bank."
Chandra tertawa pelan, menganggap Trana tengah bergurau padanya. "Saya nggak bisa kasih itu, tapi kalau Mbak Trana mau sama saya, hidupnya pasti berkecukupan."
"Apa kamu lagi lamar saya sekarang?"
"Apa saya boleh lamar Mbak Trana sekarang?"
Trana menyeringai mendengar Chandra yang membalasnya dengan mengajukan pertanyaan. Trana yang awalnya tidak ingin berpikir buruk, merasa perlu menghindari Chandra karena makin ke sini, pria itu jadi berusaha mendekatinya. Meski begitu, Trana masih berusaha merespon Chandra dengan baik. Kalaupun Chandra hanya berakting di depannya untuk menutupi sesuatu yang besar, Trana harus mampu menanggapinya seperti tidak ada sesuatu yang salah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rumor
Hayran KurguDanish, seorang penyanyi sukses yang sudah berkecimpung di dunia tarik suara selama 10 tahun, harus menerima kariernya yang hampir hancur karena rumor mengenai dirinya. Di saat kariernya tengah dalam kondisi yang gawat, Trana--atasan agensi yang men...
