Siapa yang kangen?
Siapa yang masih nambahin cerita ini di library? ^^
Selamat membaca 💚
*
Jadwal pertama Julian Kim setelah tanda tangan kontrak dengan Winata Entertainment adalah syuting video klip untuk special single milik Danish. Sebagaimana yang telah diketahui, Danish adalah penyanyi ballad ternama dan lagu terbarunya pun tidak jauh-jauh dari ballad. Menyesuaikan dengan lagu, video klip kali ini mengusung tema tentang laki-laki yang sedang move on, serta ada sedikit flashback di mana laki-laki tersebut masih bersama mantan kekasihnya.
Julian sudah memeriksa set serta diberi arahan oleh sutradara. Syuting masih dimulai satu jam lagi karena kru masih bersiap-siap, jadi Julian bisa sedikit santai di tenda bersama manajer barunya, Andre. Mereka tidak hanya berdua, ada Magenta juga yang menemani Danish karena nanti rekannya akan ikut syuting untuk pengambilan gambar solo.
"Gue heran sama Danish. Dia 'kan sekarang lagi pacaran sama Mbak Trana, tapi kenapa malah bikin lagunya galau lagi? Tuh orang galau mulu tiap hari atau gimana?"
Apa yang Andre tanyakan menjadi kebingungan Magenta juga sekarang. "Gue juga bingung, Ndre. Padahal, ya, dia waktu bikin lagu karena emang ingat mantan-mantannya dulu yang kenangannya kurang baik gitulah. Sekarang pun bikin lagu temanya galau, kayak udah pacaran pun nggak move on dari mantan."
"Mbak Trana nggak nanya-nanya apa? Bukannya bikin lagu tentang pacar, malah bikin lagu tentang mantan."
"Mbak Trana mana ngurus soal gituan. Dia sih yang penting lagunya membawa keuntungan."
Julian yang belum lama bergabung hanya bisa menjadi pendengar sambil memahami topik yang sedang dibicarakan. Bukan rahasia lagi kalau Danish dan CEO Winata Entertainment, Trana Anindya, adalah sepasang kekasih dan Julian pun tahu itu. Namun, Julian tidak tahu banyak di dalamnya, jadi tidak bisa asal ikut nimbrung dalam percakapan dua manajer yang dulunya suka adu mulut, sekarang malah sering kompak saat membicarakan Danish.
"Sekarang juga lagi pacaran sama Mbak Trana, 'kan?" Pertanyaan Andre dibalas anggukan oleh Magenta. "Kan nggak romantis kalau lagi berduaan nyanyinya lagu galau."
"Danish nyanyi lagu orang lain, bukan punya dia sendiri."
"Yah, nggak romantis, dong. Percuma penyanyi yang jago nyiptain lagu sendiri kalau buat pacar nyanyi lagu orang lain."
"Betul, tuh." Julian akhirnya ikut nimbrung setelah cukup lama menyimak. "Harusnya gue aja yang nyanyi buat Mbak Trana. Kan lebih bagus, ya." Julian nyengir sambil membayangkan ucapannya jadi nyata. Julian jadi yang paling muda di antara Andre dan Magenta, kadang-kadang sedikit mengesalkan, tapi mampu beradaptasi dengan baik di antara orang baru.
"Lo naksir sama Mbak Trana?" tanya Magenta sok serius.
Julian mengangguk jujur. "Siapa sih yang nggak naksir? Udah cantik, baik, CEO pula. Coba aja gue ketemu duluan sama Mbak Trana, pasti gue yang sama dia, bukan Danish," jawabnya percaya diri.
Magenta rasanya ingin muntah mendengar pujian Julian untuk Trana yang baginya berlebihan. Soal fisik, okelah, Magenta mengakui kalau Trana cantik. Baik? Kebaikan Trana bisa dihitung jari. Atasannya lebih banyak membuat dia kesal, tidak beda jauhlah dengan Danish. Soal jabatan, siapa sih yang tidak ingin memiliki jabatan setinggi Trana? Laki-laki yang gampang minder pasti memilih menjauh dari Trana karena jabatan tingganya itu.
Belum lagi background keluarga Trana tidak main-main, tentunya jadi poin yang harus diperhitungkan sebelum mendekatinya. Untung saja ada Danish yang sepadan untuk Trana karena background keluarga mereka hampir sama. Ya, sama-sama membuat orang iri sekaligus berdecak kagum.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rumor
FanficDanish, seorang penyanyi sukses yang sudah berkecimpung di dunia tarik suara selama 10 tahun, harus menerima kariernya yang hampir hancur karena rumor mengenai dirinya. Di saat kariernya tengah dalam kondisi yang gawat, Trana--atasan agensi yang men...
