Welcome back to www.hisnobiety.com, the one and only source into the scandalous life of Jakarta's elite. Apa kabar para netizen? HiSnob yakin banget pasti penasaran sama gimana kabar dan kesibukan para elites belakangan ini. Ada yang hatinya makin berbunga-bunga, patah hati, atau skandal lagi? Daripada nebak-nebak, langsung aja kita samperin mereka yang lagi kumpul di apartment si calon pengantin, our one and only prince charming : Narendra Jayanegara.
[NARENDRA]
"So, how do i look?" Tanya Sadira yang baru saja keluar dari guest bedroom mengenakan beskapnya — yang menjadi seragam groomsman untuk acara akad Astrid dan Narendra lagi, "Gue sejujurnya merasa aneh dan agak gak pede sih pake ini, tapi demi pangeran kita yang satu ini gue rela kelihatan kaya badut di acara akad nanti. Jawa banget sih lo."
"Hahaha, its called tradition, bro. Cuma sehari aja, and you dont look weird at all, gue yakin cewek-cewek tetep naksir berat sama lo." Jawab Narendra sambil menepuk bahu sahabatnya itu, "Sayang, come take a look at Sadira, udah oke belom?" Lanjutnya, memanggil Astrid yang lagi sibuk ngobrol soal baju sama Kirana dan Aditya.
"Hmm...nanti gue coba minta tolong ke Citra deh ada satu ukuran yang lebih kecil daripada ini atau gak, punya Adit juga harus dituker soalnya. You guys need to stop drinking whiskey, stop smoking, and start eat something healthy. Kurus-kurus banget sih."
"Tuh Ren, dengerin nasehat calon istri."
"Olahraga, Dit. Udah banyak absen lo di Hustle House."
"Hahaha, yang ada lo yang absen mulu! Alasannya sibuk ngurusin kerjaan atau pernikahan, taunya pas Kirana ke apartment Astrid ketahuan juga." Ledekan Aditya ini langsung disambut dengan tawa oleh Kirana dan Sadira, dan senyum malu-malu dari pasangan favorit kita.
"Gue udah bilang ke Narendra berulang kali, Dit. Jangan keseringan main ke apart Astrid, biar ada bedanya sedikit nanti abis nikah." Timpal Sadira, "Okay so the beskap fitting is done, let me try the batik for reception ya." Lanjutnya, sambil kembali ke kamar tamu untuk mencoba kemeja batik acara resepsi.
"Can we all eat after Sadira is done with his fitting? Or do we have to wait for Cipta?" Tanya Kirana, tangannya mengambil soft cookies yang sengaja ia bawa sebagai oleh-oleh bertamu ke apart Narendra, ya bukan oleh-oleh juga sih sebenernya ; cemilan untuk rame-rame lebih tepatnya, karena sejak tadi dibandingkan tuan rumah, lebih sering dia sendiri yang menikmati cookiesnya.
"Gak usah tunggu Cipta gak apa-apa kok, gue juga yakin dia udah kenyang abis makan sama Oma."
Jawab Astrid yang sekarang sibuk di dapur — sebenernya ini pemandangan yang wajar sih lihat seseorang — lebih tepatnya wanita — sibuk di dapur, apalagi menjelang mau jadi calon istri gini, tapi melihat Astrid di dapur dan repot sendiri menyiapkan dinner untuk mereka-mereka, HiSnob jadi mikir...kenapa gak bawa aja sih satu ART dari kediaman Alrino Moestar atau Ariyo Jayanegara? Kaya gak cocok aja ngeliat Astrid rempong sendiri gini, kaya rakyat kecil ajaaah.
"Good, because i am starving. By the way, who's the lucky girl today?"
"Amadea Contessa Haensler." Jawaban Astrid membuat Kirana melongo, dan melihat ini Narendra langsung tertawa lepas, "I didnt expect that too, K."
"Ini serius Amadea? Bukannya dia udah for good di Jerman? Kok tiba-tiba bisa di Indonesia?"
Bagi para Netizen yang sejak tadi bertanya-tanya Cipta dimana kok gak keliatan? Terjawab sudah kan sama penjelasan dari Astrid dan Kirana. High quality jomblo kita yang satu itu, udah berapa minggu belakangan selalu diajak blind date — diajak ketemu sama cucu teman-temannya yang beliau anggap qualified. Tapiii, qualified di mata Oma Meity belum tentu qualified di hati Cipta kan?
KAMU SEDANG MEMBACA
Hi Snobiety!
Chick-LitWelcome to the one and only source of Jakarta's Elite. If u find anything interesting about them - please let us know : updates@hisnobiety.com
