42

8 0 0
                                        

TEMPAT, PERUSAHAAN, INSIDEN DAN LATAR BELAKANG ADALAH FIKSI !!!

CERITA INI TIDAK BERMAKSUD UNTUK MENYINGGUNG, PIHAK MANAPUN.

AKU BUAT CERITA INI KARENA KEHALUANKU, DAN TIDAK BERMAKSUD MERUGIKAN PIHAK MANAPUN.


"Eh.. itu..,"

"Itu apa Larissa Kim?"Xavier menunggu jawab Kimmy.

"Jika saja bukan karena rapat sialan itu, aku tidak akan meninggalkanmu,"Xavier berdiri dari tempat duduknya berjalan menuju kearah Kimmy dan memeluknya.

Kimmy kira Xavier akan memarahinya, tapi ternyata salah. Justru sangat mengkhawatirkan Kimmy.

"Tidak perlu kamu jelaskan. Yang penting kamu sudah pulang dengan selamat. Oh iya ada yang ingin bertemu denganmu,"Xavier dengan suara lega.

"Siapa?"tanya Kimmy.

"Mamaku. Dia sangat ingin bertemu denganmu. Dia sedang didapur meja makan sedang menyiapkan makanan untuk calon menantunya,"Xavier tau Kimmy sedang mencari keberadaan mamanya.

Xavier membawa Kimmy kedapur. Hotel yang Xavier tempati terdapat Dapur khusus untuknya karena Xavierlah punya Hotel tersebut.

Langkah Kimmy terhenti, saat melihat Victoria mamanya Xavier.

"Ada apa sayang?"tanya Xavier, karena Kimmy terdiam seketika. Victoria yang tadinya sedang sibuk dengan pekerjaannya menoleh kearah Xavier dan Kimmy.

"Kimmy?"ucap Victoria.

"Mama kenal dengan Kimmy?"tanya Xavier.

"Iya. Mama tadikan cerita kalau sebelum kesini, mama singgah ditoko bunga langganan mama hampir dicopet sama orang. Nah Nak Kimmy ini yang menyelamatkan mama,"jelas Victoria.

"Benarkah? Ternyata dunia ini sempit. Kalau begitu kenalkan inilah gadis yang sering aku ceritakan sama mama,"ucap Xavier senang.

"Sayang? Ini mamaku Victoria Alexander Jenner,"Xavier memperkenalkan mamanya. Kimmy melihat kearah Xavier.

"Kimmy gadis itu?"tanya Victoria. Kimmy hanya tersenyum. Ia binggung harus apa? Dan ternyata wanita yang ia tolong tadi sore adalah mamanya Xavier.

"Iya. Mom,"jawab Xavier. Victoria meninggalkan pekerjaan yang ia kerjakan dan berjalan kearah Kimmy.

Victoria terlihat sangat senang. Dan memeluk Kimmy.

"Tuhan mengabulkan doaku,"ucap Victoria setelah melepas pelukannya.

"Aku dukung kamu seratus persen Kim. Pertahankan sikapmu. Biar Xavier tau bagaimana rasanya memperjuangkan orang yang kita sayangi,"sambung Victoria.

"Apa Xavier menyusahkanmu? Tidak perlu malu. Anggap saya sebagai temanmu biar tidak Awkward,"ucap Victoria.

"Yeah. Ms. Wilson. Anak anda sangat menyusahkanku. Dia menculikku ke California padahal Jadwalku di Korea sangat padat. Entah berapa aku harus membayar Penalti,"adu Kimmy kepada Victoria.

"Xavier! Kamu ini,"Victoria menjewer telinga putranya itu setelah mendapat aduan dari Kimmy. Kimmy terlihat puas saat Xavier kesakitan akibat dijewer oleh mamanya.

"Tenang saja Kimmy. Xavier yang akan membayar Penaltimu nanti, karena alibat perbuatannya sendiri,"Victoria mengusap lembut pipi Kimmy.

"Kamu tidak perlu memanggilku Ms. Wilson. Panggil aku Mommy Victoria. Oke sayang,"

Kimmy mengangguk paham. Victoria mengajak Kimmy melanjutkan pekerjaannya tadi.

***

Mrs. Maxwel Vs Mr. Wilson [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang