43

13 0 0
                                        

TEMPAT, PERUSAHAAN, INSIDEN DAN LATAR BELAKANG ADALAH FIKSI !!!

CERITA INI TIDAK BERMAKSUD UNTUK MENYINGGUNG, PIHAK MANAPUN.

AKU BUAT CERITA INI KARENA KEHALUANKU, DAN TIDAK BERMAKSUD MERUGIKAN PIHAK MANAPUN.

Dia lalu membawa Kimmy ke dok di mana seorang violinis tengah memainkan musik romantis untuk mereka. Dia lalu menyuruh Kimmy untuk menutup mata. Kimmy pun langsung menutup mata sambil monyongkan bibirnya, padahal maksud Xavier bukan itu.

Dia menghitung sampai 5 sebelum kemudian menyuruh Kimmy membuka mata untuk melihat mercusuar yang menyala menyinari seluruh sekitarnya.

"Kau sama seperti mercusuar itu. Mandiri dan ajaib. Membuat orang-orang di sekitarmu merasa terang. Berilah aku kesempatan, biarkan aku menjadi cahayamu, melindungimu, menerangimu dalam kegelapan,"

Dia akhirnya mencium Kimmy. Tapi tiba-tiba ponselnya berbunyi. Xavier ingin mengabaikannya, tapi Kimmy menyuruhnya untuk mengangkatnya, siapa tahu penting.

Xavier akhirnya mengangkat teleponnya Sepertinya memang penting. Begitu mematikan teleponnya, Xavier terpaksa harus mengakhiri kencan mereka ini. Dia mengaku William yang menelepon, katanya ada urusan penting yang harus dia selesai. Dia bahkan langsung pergi duluan.

Saat Kimmy dalam perjalanan pulang, Elena tiba-tiba meneleponnya dan dengan liciknya memberitahu Kimmy untuk datang ke sekolah putrinya sekarang juga kalau Kimmy penasaran tentang siapa ayah putrinya.

Tak lama kemudian, Kimmy pun datang ke sekolah itu, dan betapa shocknya dia melihat Zhou yuan sedang bicara pada Xavier dan memanggilnya 'Daddy'', dan Elena menatapnya dengan senyum licik penuh kemenangan.

Kimny memakai masker mulut agar tidak ada yang mengenalnya, berjalan linglung di tengah jalan memikirkan semua ucapan Xavier padanya. Saat Xavier bilang bahwa hanya dia satu-satunya yang dicintai Xavier, juga saat Xavier berkata bahwa dia tidak pernah menyukai Elena. Tapi nyatanya sekarang lain.

Saking tenggelamnya dalam lamunan, dia tidak segera minggir saat ada sebuah mobil yang terus menerus mengklaksonnya. Si pemilik mobil jadi kesal sama dia dan berpikir kalau Kimmy mau cari mati.

Kimmy pikir kenapa dulu dia tidak mati saja saat lompat dari tebing itu. Jika harus merasakan sakitnya cinta untuk yang ketiga kalinya.

Flash back on

"Lebih baik  aku mati saja, aku lelah dengan semua ini. Semua orang membenciku. Semua orang yang aku sayangi meninggalkanku pergi. Inikan yang kamu mau Xavier! Dari awalkan kamu tidak menyukaiku. Kau hanya ingin balas dendamkan? denganku?"Kimmy meluapkan semua yang selama ini dia pendam.

"Haein oppa? Maafkan aku. Aku tidak bisa menepati janjiku,"sambung kimmy, sebelum melompat dari tebing tersebut. Tanpa pikir panjang Haein ikut melompat menyusul Kimmy.

Xavier yang melihat itu, ikut lompat dari atas tebing. Jung Haein yang masih syok, melihat kejadian itu, saat sadar, Jung Haein bergegas masuk dalam mobil yang dikendarai, bersama Leo dan Xavier tadi, dan pergi ke pinggir pantai.

Niatnya Haein ingin mengajak Kimmy liburan di Sydney agar Kimmy kembali seperti dulu tapi harus Kimmy berakhir dirumah sakit.

Setelah kejadian di Itali kemarin, kondisi mental Kimmy sangat mengkhawatirkan dam tidak boleh ditinnggalkan sendiri.

Kimmy akan berbuat nekat mengakhiri hidupnya.

Leo sudah mendapatkan Kimmy, dan langsung naik kepermukaan, dibantu oleh Xavier.

Mrs. Maxwel Vs Mr. Wilson [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang