TEMPAT, PERUSAHAAN, INSIDEN DAN LATAR BELAKANG ADALAH FIKSI!!
CERITA INI TIDAK BERMAKSUD UNTUK MENYINGGUNG, PIHAK MANAPUN.
AKU BUAT CERITA INI KARENA KEHALUANKU, DAN TIDAK BERMAKSUD MERUGIKAN PIHAK MANAPUN
"ehi ragazzina. a quanto pare hai preso il mio telefono!"anak buah Taylor menjambak kasar rambut Kimmy. Kimmy meringis kesakitan.
Kimmy menatap sinis anak buah Taylor, sebut saja namanya Paolo.
"Faresti meglio a lasciarmi andare! Se non vuoi finire nelle mani delle 3 famiglie più influenti al mondo. Smith, Maxwell e Wilson,"ancam Kimmy.
"Smith?"ucap Paolo terkejut.
"Sì,"
"ma Jonathan Smith Park è morto,"balas Paolo berusaha terlihat tenang.
"Conosci Zayn Smith?"
"presto mi troverà e sarai finito nelle sue mani,"
Karena kesal Paolo menghajar Larissa, bahkan ia menendang perut Larissa sehingga ia muntah darah.
***
Haein segera menuju kedorm MelodyG berharap Leo ada disana. Diperjalanan ia menghubungi Leo.
"Leo? Kimmy baru saja tadi menghubungiku. Belum sempat aku bertanya dimana dia, sambung terlponnya sudah terputus,"ujar Haein setelah panggilannya tersambung.
"Sekarang aku dalam perjalanan menuju dorm MelodyG. Kau dimana?"tanya Haein.
"Aku dibandara Incheon. Pesawatku baru saja mendarat. Oke kita ketemu disana. Aku akan mengabari yang lain,"ucap Leo sebelum panggilan berakhir.
Haein sampai lebih dulu dari pada Leo. Member MelodyG jadi tambah khawatir setelah mendengar cerita dari Haein.
Sekitar 10 menit kemudian Leo sampai bersama dengan Natasha.
Natasha dengan segera mengeluarkan Laptop dan meminjam ponsel Haein. Untuk melacak nomor yang Larissa pake tadi untuk menghubungi Haein.
"Ini nomor Itali. Berarti Larissa ada di Italia,"ucap Natasha setelah berhasil melacak nomor tersebut.
"Sebenarnya kamu siapa Natasha?"tanya Clara penasaran, karena setaunya Natasha itu seorang dokter yang bekerja di Rumah sakit milik keluarga Larissa.
"Sejujurnya aku tidak ingin memberitahu ini kepada kalian tapi seperti harus,"ucap Natasha. ia pun menjelaskan dan menceritakannya semua dari awal.
Member MelodyG terkejut begitu juga Bora, dan Minhyuk.
"Haein oppa, apa kau sudah tau ini?"tanya Stella melihat Haein yang tidak terkejut.
"Iya aku sudah tahu,"jawab Haein.
"Wah.. sulit dipercaya kita sudah 6 tahun bersama. Dan hanya kita yang tidak tahu ,"ujar Nana sedikit kecewa.
"Kimmy sengaja tidak memberitahu kalian. Ia takut kalian dalam bahaya seperti Haein,"jelas Leo.
"Haein oppa?"
"Ini bukan saatnya untuk mempermasalahkan itu. Nyawa Kimmy sedang dalam bahaya,"ucap Haein.
"Kimmykan Agent CIA seharusnya ia bisa melawan mereka semua,"ucap Shannon yang akhirnya buka suara.
"Shannon kenapa kamu berbicara seperti itu? Sehebat hebatnya Kimmy. Dia juga manusia,"tegur Stella.
mereka semua medapat notifikasi, mereka pun membuka pesan itu. Dari nomor tidak diketahui membagikan sebuah link.
Betapa terkejutnya mereka setelah membuka link tersebut. Penculik Larissa sedang melakukan siaran langsung. Ia juga lagi lagi membajak tv lcd besar ditengah kota seoul dan memperlihatkan Larissa yang sudah babak belur.
"Ya tuhan Kimmy!"panik Stella melihat keadaan Larissa.
Akhirnya Natasha menemukan dimana lokasi Larissa. Ia menghubungi ketuanya.
"Hallo? Felix? aku sudah menemukan dimana Larissa sekarang. Aku kirim alamatnya Kita kesana sekarang,"ucap Natasha.
Natasha hendak pergi tapi Leo menahannya.
"Aku ikut!"
"Aku juga,"
"No Haein. Kamu disini saja. Terlalu berbahaya jika kamu ikut. Ini masalah keluarga,"
Setelah itu mereka pun segera kebandara dan terbang ke Italia. Leo juga sudah memberitahu Ayahnya dan kedua kakaknya.
Anastasia mamanya Kimmy sudah beberapa kali jatuh pingsan dan akhirnya dibawah lari kerumah sakit.
Setelah tahu Larissa diculik dan disiksa. Ia juga memaki Daniel dan menyalahkannya.
Jika saja dalam berbisnis ia tidak terlalu serakah kejadian seperti ini tidak akan terjadi.
Ana juga mengancam akan menceraikan Daniel jika hal buruk terjadi kepada Larissa.
Ia tidak mau kehilangan putrinya lagi, akibat ia kurang memperhatikan mereka.
***
Sisilia, Itali
Aku kira akusudah mati. Ternyata Tuhan masih membiarkanku hidup.Batin Kimmy
Entah sudah berapa hari Kimmy disekap digudang ini.
Dan sudah berkali kali Kimmy berusaha kabur tapi selalu saja gagal.
Kimmy menghela nafas dengan kasar. Sudah tidak ada jalan keluar baginya untuk kabur.
Setelah tadi digantung memancing amarah Daniel. Sekarang Larissa diikat lagi. Kali ini Taylor pergi entah kemana lagi.
Kimmy juga berusaha melepas ikatan ditangannya sampai tangan merah.
Mungkin ini sudah malam, karena Paolo dan teman temannya sudah terlelap tidur.
Bukan Kimmy namanya jika ia tidak mencoba melarikan diri lagi.
Ia menggosokkan tali yang terikat ditangan, dibesi tempat Larissa diikat.
Dengan sisa tenaga yang masih tersisa ia berusaha sekuat dan talinya terlepas.
Larissa membuka ikatan kakinya. Lalu ia mengendap ngendap keluar dari gedung tersebut.
Tapi sialnya ia tidak sengaja menyenggol besi disana dan jatuh membuah paolo terbangun.
"Aish.. lagi? Dasar ceroboh,"gumam Larissa.
Paolo yang masih setengah sadar melihat Larissa.
Dengan segara Larissa keluar dari gedung itu dan berlari mencari jalan raya agar ada seseorang yang menolong.
Ia menahan sakit diperut dan kakinya yang tidak beralas. Dan terus berlari.
To Be Continued..
Jangan lupa like dan komen, agar author semangat nulisnya.
(Instagram : kth_winterbear)
Terimakasih

KAMU SEDANG MEMBACA
Mrs. Maxwel Vs Mr. Wilson [END]
RomansaLarissa Evelyn Maxwell Kim salah satu pewaris dari keluarga Maxwell yang sangat berpengaruh, tetapi tanpa sepengetahuan Ayah dan Mamanya dia bergabung dengan Agent CIA. Awalnya Larissa masuk kedunia Entertaiment Korea untuk mencari tahu penyebab kem...