31

236 25 0
                                        

Holaaaaaa bertemu lagi disini bwahahahah.
Pakabar? Baik? Alhamdulillah

Mungkin part ini akan ada hisk inshaallah.... KEPO BET ANJIR BWAHAHAHAH.

~π~π~π~π~π~

Pintu ruang OSIS terbuka menampilkan beberapa guru, " kalian ngapain disini? Kan pak Sanjaya sudah mengatakan bahwa kalian di liburkan khusus 1 bulan kedepannya, lalu? Kenapa kalian masih ada diruang OSIS? " Tanya Bu Ria membuat semuanya cengo.

" Pamaksud Bu? Kita kan sekolah Bu mana mungkin diliburkan, kita di skorsing? Salah apa Bu? " Cerocos Rafael membuat Bu Ria menatap malas Remaja satu ini.

" Kalian nggak di skorsing, Kata pak Sanjaya kalian sengaja di liburkan dalam kurun waktu satu bulan kedepan " Jelas Bu Ria diangguki paham oleh semuanya. " Berarti kita pulang kan Bu, ya udah kita pulang Bu Assalamualaikum " ucap Raga lalu menyalimi tangan guru tersebut dan nyelonong keluar dari ruang OSIS diikuti oleh yang lainnya.

" Waalaikumsalam "

Bu Ria geleng geleng kepala melihat kelakuan anak muridnya yang tidak tau malu itu, tapi percayalah hanya mereka yang ketidak hadirannya dirindukan.

Sesampainya di rumah Alvika, Mereka sengaja di suruh tidur di rumah Alvika beberapa Minggu kedepannya.

Kenawhy woi?

" Ga, Disuruh Om Sanjaya Jemput kak Karina " Ucap Alvika yang baru saja turun dari tangga, " ha? Kak Karin jadi pulang? " Tanya Raga diangguki oleh Alvika. Raga berdiri lalu mengambil Kunci mobilnya.

Keduanya meninggalkan pekarangan rumah milik Alvika, " mereka tuh cocok tapi gengsi aja ngakuin nya buat beberapa saat ini " ucap Zia membuat Elnata menyemburkan tawanya.

" Gengsi di duluin " Saut Elnata, mereka tertawa sejenak lalu menutup pintu rumah Alvika.

Disisi lain, Keadaan mobil raga hening, tidak ada yang memulai pembicaraan satupun, Alvika menghembuskan nafas jengah lalu menatap kearah Jendela.

" Kak Karin pulang, perjodohan itu bakal terjadi " Ucap Raga masih fokus pada arah depan, Alvika hanya diam dan menatap kearah Jendela.

Mood nya mendadak turun, " Kenapa perjodohan sih, gue gak mau nikah muda " Batin Alvika kesal, Raga memarkirkan mobilnya diparkiran mobil.

" Ayo turun, mau gue tinggal disini aja ? " Tanya Raga membuat Alvika menatap malas pria dihadapannya ini.

Dasar menyebalkan

Keduanya turun dari mobil, Alvika melihat kearah sekeliling nya, Bandara hari ini Ramai. Alvika menangkap sosok Karina sedang duduk memainkan Handphone di lobby.

" Kak Rina di lobby " Ucap Alvika diangguki Raga, mereka menghampiri Karina yang sedang memainkan handphone di lobby.

" Kak, " Sapa Raga membuat Karina mendongakkan kepalanya, " hai boy, Hai sayang " Balas Karina dibalas senyum tipis oleh Alvika, Karina paham Kedua nya sama sama tidak menyetujui perjodohan ini tapi Keputusan Rasya tidak bisa di bantahkan.

Mereka berjalan beriringan menuju mobil, Raga memasukkan koper milik Karina kedalam bagasi mobil nya.

Karina memasukkan Tas nya kedalam Mobil, " Anterin kakak ke butik, mama nya Alvika buat fitting baju kalian " Ucap Karina diangguki malas oleh raga.

Dugaannya benar, Perjodohan itu akan berlangsung sebentar lagi, huft menyebalkan.

Diperjalanan hanya ada keheningan, keheningan dan keheningan, tidak ada yang memulai pembicaraan, mereka sama sama sibuk dengan dunia nya.

Sesampainya di butik milik Mama Alvika, Raga menghentikan mobilnya di depan butik, " kak, Gue nunggu disini aja " Ucap Raga membuat Karina menabok kepala raga dari belakang. " Gosah aneh aneh ikut semua " balas Karina membuat Raga mendadak menatap datar sekeliling.

~π~π~π~π~

Hai comeback (ᗒᗩᗕ)

Raga Aldebaran [ TERBIT ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang