Chapter 21 (Revisi)

3.9K 585 51
                                        

~~~ Happy Reading ~~~

Baru saja (Name) sadarkan diri, dia mendapatkan misi dari Kaisar Sihir untuk menemani para anggota Black Bulls mengambil batu sihir di kuil bawah air. Aegeus langsung mengamuk karena dia merasa kalau itu tidak adil, kenapa misi seperti ini tidak di berikan kepada yang lain saja. Di tambah lagi tuan mereka itu baru saja sembuh, masa iya langsung di suruh menjalani misi. Mereka berdua kemudian terbang menghampiri (Name). Damien sedang duduk di bahu kiri (Name) dan Aegeus sedang duduk di bahu kanan (Name).

(Name) berjalan ke arah markas Black Bulls. Baru saja dirinya sampai di markas Black Bulls, Vannesa mengajaknya juga Noelle beserta Charmy untuk pergi ke toko pakaian renang. (Name) menganggukkan kepala dan menerima ajakan dari Vannesa. Ketika sampai di sana, (Name) menemukan pakaian renang yang menarik perhatiannya.

Setelah (Name) mengganti pakaiannya menjadi pakaian renang, kini giliran Noelle mencoba beberapa pakaian renang

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setelah (Name) mengganti pakaiannya menjadi pakaian renang, kini giliran Noelle mencoba beberapa pakaian renang. Tapi Noelle tidak mau melepaskan pakaiannya, membuat Vanessa memaksa gadis bangsawan Silva itu untuk melepas seluruh pakaiannya. Noelle seketika langsung berteriak saja dan mengundang Klaus, Mimosa dan Yuno datang yang kebetulan pada saat itu sedang berpatroli.

"Perampokan?!" ucap Klaus yang langsung membuka pintu toko begitu saja.

Poor Klaus yang malah di sungguhi oleh pemandangan yang indah yaitu Noelle yang sama sekali tidak memakai pakaian dan hanya berbalut kain putih saja. Seketika Klaus memuncratkan darah dari hidungnya dengan sangat deras. Sekali lagi Noelle berteriak karena Klaus telah melihatnya.

"Noelle-san?" ucap Mimosa yang terkejut karena itu adalah sepupunya.

"Apa yang terjadi?" tanya Yuno.

"H-harusnya aku yang mengatakan itu!" ucap Noelle yang merasa malu.

Yuno kemudian melihat kearah sekitarnya, "Baju renang?"

"Benar, bocah Fajar Keemasan." jawab Vanessa.

"Bocah?" Yuno menjadi bingung kenapa Vanessa memanggilnya dengan panggilan bocah.

"Besok kami akan pergi ke laut, Noelle tidak punya baju renang, jadi aku membantu memilihkan baju renang begitu juga dengan (Name)-chan." jelas Vanessa.

"Halo, Yuno." sapa (Name).

Wajah Mimosa dan Yuno langsung blushing, tapi Yuno malah mimisan darah.

"Aku sudah meminjamkannya kepada Noelle, tapi dia tidak mau." tambah Vanessa.

"Baju renangmu terlalu tipis! Mana mungkin aku mau memakai yang seperti itu!" Noelle masih merasa kesal dengan Vanessa.

"J-jadi begitu, ya." Mimosa hanya tersenyum kikuk melihat tingkah sepupunya tersebut, "Jadi teriakan tadi."

"Itu karena Vanessa tiba-tiba melepas bajuku!" jawab Noelle yang masih merasa jengkel dan malu.

"Yah tidak masuk akal untuk mencoba baju renang, kalau kau masih memakai maju dan salahmu sendiri ganti baju saja lama." Vanessa mencoba menjelaskannya, "Iya, kan?"

Sang penjaga toko hanya bisa tertawa kikuk dan bingung mau bilang apa.

"Bagaimana dengan baju renang yang ini, Noelle?" tanya Vanessa sambil memegang sebuah pakaian renang berwarna putih.

"Sudah kubilang, aku tidak akan memakai baju renang seperti itu!"

Setelahnya Klaus kembali berdiri dengan hidung yang barusan mimisan darah, "Ternyata bukan masalah besar, memilih baju renang untuk dipakai di pantai? Lagi-lagi kalian malah melakukan hal yang tidak penting dan tidak bekerja?"

Klaus tidak sengaja menatap ke arah (Name) yang sedang mengenakan pakaian renang. Sekali lagi hidung Klaus mengalami mimisan berat.

"Jahat sekali! Ini untuk misi." balas Vanessa.

"Misi?" tanya Yuno.

"Benar, misi ra-ha-si-a." Vanessa berjalan menghampiri Yuno dan memegang dagu pemuda tersiebut, "Apa kau mau ikut, bocah? Kawai."

Yuno langsung memalingkan wajahnya dan memantapkan di hatinya kalau hanya (Name) di hatinya saja, "Kami sedang sibuk, aku tidak akan ikut."

Yuno mengutuk tugasnya yang cukup banyak dalam hatinya, sehingga tidak bisa berduaan dengan (Name) di pantai. Ditambah lagi (Name) sedang memakai baju renang, membuat gadis itu terkesan seksi di mata Yuno.

"Sebenarnya aku juga ingin pergi ke pantai, tapi besok kami ada misi." jawab Mimosa dengan lembut.

"Oh jadi begitu, sayang sekali."

"Aku ingin melihatmu memakai baju renang, Noelle," ucap Mimosa kepada sepupunya tersebut.

"A-a-apa maksudmu?!" Noelle menatap tajam ke arah Mimosa.

Timeskip saat kembali ke markas Black Bulls

(Name) tidur dengan Asta, mengingat sewaktu masih tinggal di Gereja desa Hage mereka tidur bersama dengan Yuno dalam satu kamar. Jadi tidak masalahkan kalau mereka kali ini tidur bersama lagi. Di tambah (Name) makin sudah merasa sangat kelelahan setelah pergi berbelanja bersama dengan para gadis dari anggota Black Bulls.

Ketika gadis Uchiha itu terlelap dalam tidurnya, Asta melingkarkan lengan tangannya ke arah pinggang (Name) dan menyembunyikan wajahnya di dada gadis yang sedang dia peluk itu.

~~~ Bersambung ~~~

Gadis Harapan✔ (Black Clover X Female Reader Uchiha)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang