Jangan lupa vote dan comment
S. E. B. U. A. H
R. A. S. AKookv
Jeongguk masih di restoran milik Jimin keduanya terdiam cukup lama Jimin setia menunggu Jeongguk untuk berbicara, mengharapkan jawaban yang selalu di impikan nya setiap malam. Tapi perhatian Jimin teralih pada jari tangan Jeongguk, ada sebuah cincin yang melingkar seperti cincin pertunangan.
"Ini buat kamu.. "
Tiba tiba saja Jeongguk menyodorkan sesuatu yang terlihat seperti surat undangan pernikahan, dengan ragu Jimin menerimanya lalu membukanya secara perlahan.
The Wedding
Jeon. Jeongguk
&
Kim. Taehyung
20 September XXXX
Air mata Jimin mengalir tanpa terasa sudah membasahi pipinya berkali kali dia membaca isi undangan tersebut, rasanya sangat sakit dadanya terasa sesak mengetahui Jeongguk pria yang begitu dicintainya, akan menikah dengan orang lain.Kim Taehyung?
Siapa pria ini, apa dia Taehyung sahabat Jimin tapi mana mungkin Jeongguk dan Taehyung tidak saling mengenal. Lagipula Taehyung sudah di jodohkan oleh orang tuanya.
"Ini jawaban saya, maaf sudah membuat kamu berharap lebih. saya tidak bisa, menganggap kamu lebih dari teman saya. "
Ada rasa bersalah begitu dalam dari tatapan Jeongguk pada Jimin, Jimin hanya menundukkan kepalanya menyembunyikan air mata yang terus saja mengalir. Rasanya sangat sakit bukan main harapan dari mimpi mimpi Jimin sepanjang malam hanyalah kebohongan, Jeongguk nya tidak mencintai dirinya.
"Jimin... " Panggil Jeongguk.
"Ah iya.. "
Jimin mengusap air matanya dan langsung tersenyum lebar pada Jeongguk.
"Maafkan saya"
"Tidak perlu meminta maaf, aku tau perasaan cinta tidak bisa dipaksakan. Menjadi teman mu saja aku sudah bahagia, terima kasih Jeongguk sudah mengijinkan aku mencintaimu."
"Sama sama."
Setelah percakapan mereka selesai Jeongguk pun pamit pergi, untuk kembali ke kantor. Jimin terus menatap kepergian Jeongguk yang semakin menjauh, dan kembali terisak menangis.
"Hiks, hiks.... "
S E B U A H. R A S A
Taehyung dengan tergesa-gesa memasuki apartemen milik Jimin setelah siang tadi Jimin meneleponnya sambil menangis tersedu sedu, Taehyung sangat khawatir dia belum pernah mendengar Jimin menangis sampai sesedih begitu.
"Jimin... "
Taehyung terkejut melihat keadaan apartemen Jimin yang sangat berantakan, Jimin meringkuk menangis dengan lantai di kelilingi oleh pecahan kaca. Taehyung berlari dan langsung memeluk Jimin.
"Jimin apa yang terjadi padamu?" Tanya Taehyung.
Jimin mengcengkram erat baju Taehyung dia masih terisak menangis, hatinya terasa hancur berkeping-keping untuk kedua kalinya Jimin gagal dengan namanya cinta.
Lagi dan lagi dia ditinggalkan.
"Tae, hiks.. Apa gue gak pantes buat bahagia? Dosa apa yang gue udah lakuin hiks Sampai sampai Tuhan menyiksa gue kayak gini hiks.."
"Jimin tenanglah, hiks jangan menangis ceritakan semuanya sama gue hiks.. "
Taehyung ikut menangis ia semakin memperat pelukannya.
"Cinta gue gagal lagi hiks.. Gue kembali merasakan yang pernah gue alami Taehyung. Orang yang gue suka dia hiks, dia akan menikah dengan orang lain untuk kali ini hati gue sangat hancur hiks. Gue cinta banget sama dia harapan gue sangat besar sama dia tae hiks.. "
Taehyung hanya diam mendengarkan Jimin berbicara dia membiarkan Jimin mengatakan semua keluh kesah hatinya, Taehyung tidak habis pikir dengan pria itu kenapa menolak Jimin yang sudah jelas sekali sangatlah mencintai nya.
"Gue gak bisa hiks, gue gak mau kehilangan dia Tae gue cinta banget sama dia. "
........
"Abis darimana dek? " Tanya Hoseok, yang melihat Taehyung baru saja memasuki rumah.
"Dari rumah teman ku hyung"
"Jimin? "
"Iya, aku pamit ke kamar dulu ya hyung"
Hoseok mengangguk Taehyung pun pergi ke kamarnya.
Taehyung membaringkan tubuh nya ke atas tangannya meraih sebuah undangan pernikahan nya, tidak terasa sebentar lagi Taehyung akan menikah. Mengingat tentang Jimin Taehyung merasa benar benar kasian pada temannya itu, Taehyung tidak pernah melihat Jimin seperti ini sebelum nya saat Namjoon menikah dulu Jimin tidak sampai sebegitu nya.
Berpisah dengan Jimin selama empat tahun lamanya membuat Taehyung tidak tau apapun mengenai tentang hidup Jimin, walaupun mereka sering berkomunikasi tapi hanya bercerita tentang perkuliahan saja. Jimin jarang bercerita dia sedang dekat dengan siapa, beda dengan Taehyung yang selalu menceritakan semua hidupnya ke Jimin.
Drrttd.. Drrttd...
Ponselnya begetar tanda ada yang menelepon Taehyung menyeregit heran, pasalnya yang meneleponnya nomor yang tidak dikenal nya. Taehyung memilih menjawab telepon tersebut, mungkin ini sesuatu yang penting.
"Hallo.. "
"Hallo, saya Jeongguk" Jawabnya, langsung.
Mendengar nama Jeongguk membuat Taehyung terkejut, jadi orang yang meneleponnya adalah Jeongguk darimana Jeongguk mendapatkan nomor ponselnya.
"Oh Jeongguk-ssi, ada hal apa sampai kamu menelepon ku? "
"Besok saya akan mengajakmu, membeli cincin pernikahan"
"Baiklah, aku akan menunggu mu"
Tidak ada balasan lagi, Taehyung melihat layar ponselnya ternyata Jeongguk sudah mematikan sambungan telepon nya.
"Setidaknya ucapan selamat malam padaku! " Kesal Taehyung, lalu melemparkan ponsel asal.
T B C
Maaf banyak Typo

KAMU SEDANG MEMBACA
Sebuah Rasa || K.V
RomanceBahkan sampai di akhir hidupmu aku masih tidak mampu untuk mengatakan "Αƙυ ɱҽɳƈιɳƚαιɱυ... " 01-SebuahRasa-100321 01-Sebuah-100321 02-Jungtae-270521 03-rasa cinta-270521 03-Tae-090621 03-Taejung-090621 09-KV-090621 02-Taejung-230621 04-Gukv-230621 0...