Warning!
Cerita ini beralur maju mundur. Perhatikan tanda (***)sebagai alur mundur atau ceritamasa lalu saat Mark dan Haechan masih kuliah.
Happy Reading...
"Ah, Seulgi-ah... Kenapa aku tidak bertemu dengan mu di dalam? Bukankah barusan semua anggota klub angkatan kita berkumpul?"
Seulgi melirik ke arah Mark kemudian kembali ke arah Haechan dan terus seperti itu sebelum akhirnya menjawab pertanyaan yang Haechan ajukan.
"Itu karena kau tengah ke klub vocal saat aku di sana. Aku bahkan bertemu Johnny dan sempat berbincang dengannya. Dan ah beginilah, aku tidak bisa berkumpul terlalu lama di sana karena harus membicarakan sesuatu dengan Mark."
Diam-diam Seulgi menantikan ekspresi apa yang akan Haechan perlihatkan ketika ia mengucapkan nama Mark dalam pembicaraan mereka. Apalagi sosok yang ia sebut tengah berada di sisinya, tepat di hadapan Haechan. Namun nyatanya, pria kecil itu hanya melirik Mark sekali dan kembali menatap dirinya dengan ekspresi ramah. Seulgi tak habis pikir.
"Ah, begitu... Apa kehadiran ku dan Johnny Hyung mengganggu pembicaraan kalian? Haruskah aku-"
"Tidak perlu."
Shit, Mark Lee...! Akhirnya pria itu mengeluarkan suara juga. Entah mengapa, Seulgi bisa merasakan jantungnya tiba-tiba berdetak lebih cepat. Apa-apaan ini?!
"Aku dan Seulgi Noona sudah selesai berbincang dan berniat kembali masuk tepat ketika kalian datang." Mark yang awalnya sempat membuang muka ke samping, kini dengan ekspresi datar menatap tepat pada sosok Haechan. Beberapa detik kemudian, senyuman kecil nan ramah muncul perlahan dari wajah yang selalu menampilkan ekspresi dingin itu yang mana membuat baik Seulgi maupun Johnny yang berdiri di belakang Haechan tertegun.
"Ngomong-ngomong, sudah lama tidak bertemu, Haechan Sunbaenim. Apa kau baik-baik saja?" Ugh, Mark memejamkan mata sejenak ketika menyadari bahwa ia menggunakan kalimat Apa kau baik-baik saja? daripada Bagaimana kabar mu? yang lebih formal. Dia merutuk dalam hati walau masih mempertahankan senyuman di wajah tampannya.
"Ahaha... Tentu aku baik-baik saja. Melihat kau di sini dengan keadaan baik membuat ku senang. Lama tidak bertemu, Hoobae-ah..."
Bukankah Haechan terlalu kejam memanggil Mark dengan sebutan seperti itu? Tapi Mark pun sama saja. Kenapa kedua orang ini berbicara terlampau tenang seolah tidak pernah terjadi sesuatu sebelumnya. Entah mengapa Seulgi merasa sakit hanya dengan melihat mereka.
"Kalau begitu aku dan Mark akan kembali ke dalam karena anak-anak sudah menunggu. Sampai jumpa lagi, Haechan-ah, Johnny-ah..." Jadi untuk menghentikan ini semua, Seulgi berpamitan dan menarik Mark pergi dari sana. Meninggalkan Haechan yang masih terdiam dengan posisi yang tidak berubah sesaat setelah sosok Mark berjalan melewati dirinya.
For Your Life
Mark Lee
Lee Haechan
Member NCT
Other
Romance, Hurt, Boys Love, Yaoi

KAMU SEDANG MEMBACA
For Your Life [MARKHYUCK]
Fantasy"Apa mau mu, Mark Lee? Bukankah aku sudah membuat keputusan dengan jelas?!" Haechan membentak, merasa frustasi terhadap sikap Mark yang terlampau santai. "Aku adalah pria yang kejam, apa yang kau ingin dari pria seperti ku, hah? Apa sulitnya berhen...