~Chapter 12 - One More Chance~

139 15 5
                                    

Warning!

Cerita ini beralur maju mundur. Perhatikan tanda (***) sebagai alur mundur atau cerita masa lalu saat Mark dan Haechan masih kuliah.












 
Happy Reading...






 
Lucas menyimpan ponsel di meja dalam keadaan speaker on dan amat kesal ketika Johnny mengatakan tidak bisa menemui mereka karena pekerjaan. Dengan berat hati, dia memilih untuk berbicara lewat telepon bersama dengan Doyoung yang duduk di sebelahnya.

"Kenapa Haechan bisa ada di hotel ini? Seingat ku kita tidak pernah merencanakan ini sebelumnya." Ujar Doyoung memulai pembicaraan mereka.

"Ini terjadi begitu saja." suara Johnny terdengar.

"Tiba-tiba karyawan ku Hyunjae mengatakan kalau dia akan bertemu dengan Mark untuk membicarakan perjanjian kerja kami yang sempat tertunda. Mendengar kabar itu, aku langsung meminta Hyunjae untuk meminta Haechan menggantikannya dengan alasan yang sengaja aku buat." Lucas dan Doyoung terlihat mendengarkan dengan seksama.

"Aku tahu aku ceroboh karena tidak mengabari kalian sebelumnya, tapi bukankah ini kesempatan yang bagus? Bukankah seharusnya kalian berterimakasih pada ku?" tiba-tiba Johnny menyerang balik, merasa bahwa kebaikan hatinya diremehkan oleh Lucas dan Doyoung hanya karena ia yang tidak mengabari mereka terlebih dulu.

Mendengar itu, Doyoung pun menghela nafas, mecoba untuk menghentikan kesalahpahaman. "Ya, kau tidak salah. Kami hanya kaget karena ini terjadi begitu saja. Kau sudah melakukan hal yang benar."

Entah kenapa, Lucas bisa menebak bahwa Johnny tengah tersenyum puas di seberang sana. "Ngomong-ngomong, bagaimana bisa Mark tahu kalau Haechan yang akan datang ke sini, Hyung?" itulah hal yang benar-benar membuat Lucas penasaran.

Tanpa memberi jeda, Johnny pun menjawab. "Aku menyuruh Hyunjae untuk mengabari Manager Operasional hotel bahwa dia tidak bisa datang dan seseorang bernama Haechan yang akan menggantikan. Kau tahu sendiri kalau aku belum sedekat itu dengan Mark sampai bisa mengirimkan pesan padanya."

"Wah, bukankah Mark sangat up to date mengenai hal ini?" tanya Lucas tak percaya setelah menebak bahwa Mark mengetahui hal ini dari Manager Operasionalnya sendiri.

Doyoung pun tersenyum kecil. "Dia selalu seperti itu ketika menyangkut pekerjaan. Seharusnya sebagai sahabat kau paham bahwa dia sangat tergila-gila pada pekerjaannya."

"Ya, seperti pasangannya, Haechan pun begitu. Ah, mereka memang jodoh." Tiba-tiba Johnny masuk dalam pembicaraan, berkomentar dengan nada jengkel dan membuat Doyoung juga Lucas tertawa geli.

Entah bagaimana bisa, kini mereka semua menjadi dekat. Lucas bahkan tidak pernah membayangkan akan mengenal Johnny sedekat ini karena sejak kuliah dia tidak pernah memiliki kesamaan dengan seniornya yang membuat mereka harus bertemu dan bertegur sapa apalagi berbincang akrab. Hanya satu, kenyataan bahwa mereka sama-sama kuliah di fakultas seni dapartement musik dan setelahnya tidak ada.

"Lalu bagaimana dengan kunjungan kita ke Canada? Ku dengar kau tidak ikut ke sana, John."

"Ugh, aku masih memikirkannya. Walaupun aku Direktur Utama, tapi aku tidak bisa seenaknya pergi." Johnny menghela nafas dan Lucas langsung menenangkan dengan mengatakan bahwa mereka yang akan menjalankan rencana itu.

"Sepertinya Haechan Sunbae tidak tahu kalau keluarga Mark tinggal di sana. Ini akan sedikit sulit karena kita tidak tahu kemana ia akan pergi, Canada tidak sekecil itu, Hyung. Kau bahkan tidak bisa bertanya pada Haechan Sunbae karena ini adalah liburan pribadinya."

For Your Life [MARKHYUCK]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang