Pergi

17K 708 92
                                        

"Hiks appa ku mohon maafkan aku hiks ini bukan salahku...hiks" Mohon sang pemuda yang sedang bersujud meminta maap dari appanya.

Appa yang tak tega melihat anaknya menangis dan bersujud sujud d bawahnya,ia masih seorang appa yg memiliki hati yang baik.lalu merangkul putranya agar duduk d samping nya.

"Sudaah apa memaafkannmu,!"

"Hikks ini bukan salahku apa hiks..hikss..a..aku di..per..." ucapnya terpotong saat sang appa memotong ucapan sang anak dan mengelus pipinya yang basah oleh air mata.

"Appa tau suttth suutthh,kita lihat saja apa yang akan terjadi nanti"

"Ta..tapi appa memaafkanku kan?tidak membenciku kan?"

"Tidak sayang,shuut jangan menangis,biarkan saja dia,jangan memohon padanya kau akan terlihat lemah dimatanya,kau harus kuat untuk menghadapi ini semua,dan jangan biarkan baby mu menangis didalam sana" ucap sang ayah lalu tersenyum dan mengelus perut putranya.

"Makasih appa"lalu memeluk appanya erat,dan sang appa pun sama memeluknya erat juga.

'Hh aku tak akan membiarkanmu menyakitu anaku,walau kau memohon nangis darah di hadapanku'

" Tae?appa kau ingin mengirimmu ke canada? Kau tak apa akan?"

"Emm aku disana tinggal bersama siapa appa?"

"Kau akan tinggal bersama kaka angkatmu" jawab sang ayah.

Taeyong tersenyum walau ia tak paham kenapa appanya memanggilnya kaka angkatnya.

"Hmm baiklah appa,aku sayang appa"

"Hmm appa juga menyayangimu dan cucuku hhe"

Taeyong menangis terharu karna ayahnya sangat menyayanginya lebig dari apapun setelah eomma nya meninggal.

"Kau akan berangkat besok,siap siaplah"

"Eum baiklah appa" lalu beranjak pergi ke kamarnya untuk bersiap siap.dan istirahat.

------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------
"Appa aku sudah siap"

"Ayok penerbanganmu 30 menit lagi"

Mereka pun berangkat kebandara.
Setelah sampai...

"Jaga dirimu baik baik disana dan juga bayi dalam kandungan mu" cup appanya mencium kening anaknya.

"Hmm apa appa akan menjengukku?" takut Taeyong jika appa nya tak akan menghubunginya lagi.

"Appa akan kesana sebulan sekali gpp kan?"

Taeyong tersenyum lalu memeluk sang appa.

"Bye bye appa"

"Bye"
Taeyong pun pergi masuk kedalam pesawat.

Appanya tersenyum melihat anaknya yg tidak menangis lagi karena lelaki bajingan itu yang statusnya kekasih dari anaknya yg tidak mau bertanggung jawab.

"Appa sudah senang melihatmu tidak menangis seperti ini Taeyong,haha jungkook lihatlah anakmu yang kuat seperti ini,dia sangat mirip denganmu" ucap taehyung sambil membayangkan ekspresi istrinya yg pasti sangat senang.

"Jungkook ah andai kau disini" lirik taehyung.













------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------
Canada....

Taeyong sedang menunggu jemputannya...
"Aish lama sekali aku lelah,,,apa kau lelah baby?" tanya taeyong pada perutnya dan mengelusnya yg sudah mulai tidak rata.

Dan ada seseorang memanggilnya dari arah belakang....

"TAEYONG?"
Taeyong melirik wanita di depannya?

"Siapa?"

"Astaga aku kaka mu?" jawab wanita yang mengaku kakanya itu.

"Ouh kau yang dimaksud appa taehyung?" tanyany memastikan.

"Iya,,ayoook" lal menarik tangan Taeyong kearah mobilnya.

Dimobil hening sampai mereka sampai di sebuah rumah sederhana yang lumayan besar.

"Nah Taeyong ayok masuk pasti kau lelah?"

"Hmn"

Lalu membawa koper Taeyong kedalam kamarnya.

"Eum noona siapa namamu?"

"Ouh kenalkan aku kim taeyeon"

"Kau sudah tau namaku kan noona?" canda Taeyong,taeyeon hanya tersenyum.

"Eum bolehkah aku memanggilmu dengan sebutan panda?" tanya Taeyong sedikit pelan.

"Eum boleh,,,hahha kau lucu sekali pasti karna bayi di dalm kandungan mu kan?"goda taeyeon

" eum iya sepertinya hha"

"Berapa usia kandungan mu?"

"Eum 11 Minggu?"

"Yasudah sekarang kau masuk kekamar dan istirahatlah aku akan memasak u tuk makan malam"

"Hmm makasih panda hehe"

Lalu masuk kekamarnya dan langsung menutup pintu.

"Aish anak ini lucu sekali,,eum kasian sekali kamu dan bayimu Taeyong, jahat sekali dia tidk mau menginginkan anak itu hah entah apa masalah lelaki itu hingga ia tidak mau bertangvung jawab"

Dan Taeyong yang masih dibalik pintu mendengar ucapan kak taeyeon.ia meremas baju bawahnya.

"Hiks kita kuat ya kan baby?hiks,,jaee" lirihnya dalam tangisnya.ia mwngusap pipinya.ia tak boleh lemah.ia kuat.

"Hikss ahhh hah strong baby"

------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------

Malam pun tiba...

Tok tok tok

"Iya kak bentar "

"Heum cepetan keluar kita makan malam sama ada tamu Taeyong".

" iya iya bwntar"
Lalu membuka pintu dan melihat ada taeyeon sedang berdiri.

"Ayo ku kenalkan pada seseorang"

Lalu menarik tangan taeyong dang mereka duduk d meja makan.

"Hai"

"Eum hai"

"Kenalkan Taeyong ini yuta,dan yuta kenalin ini taeyong"

"Taeyong"

"Yuta"

"Eum kau seperti orang korea?"

"Eum iya aku orang korea hhe"

"Ngapain disni?"

"Aku ikut appa ku ke sini,appaku sedang mengurus perusahaan aku ikut saja,hhe jalan jalan dan aku udah kenal taeyon udah lama makannya aku akrab sm taeyon"

"Ouh hmm"

"Shh yasudah makan dulu lanjut nanti ngbrolnya"

Mereka bertiga pun makan bersama dengan lahap dan sedikit ada candaan garing dr yuta....




TBC

FIrst time buat cerita hhe
Lagi gabut...
Mohon maaf jika banyak kesalahan...
Atau kata katanya kurang pas kaloan bisa komen....

Buat nge-charge baterai semangat bikin cerita berikutnya, boleh dong ditraktir es krim / bubble tea? 🍨
Trakteer → Kunjungi Profil

Kesempatan?[END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang