Kebohongan.

768 69 0
                                        

Duk.

Jaehyun menjatuhkan dirinya ke ranjang setelah selesai berjalan-jalan bersama Taeyong keliling.

"Anak-anak belum pulang yah?"Tanya Taeyong karena Keadaan rumah sangat sepi. Kemudian ia berjalan kearah lemari untuk mengambil pakaian ganti.

Saat menyentuh sakunya ia terdiam karena menyentuh lipstik yang tadi siang ia temukan di saku Jaz Jaehyun. Buru-buru ia menyembunyikan nya dulu dari Jaehyun ke dalam lipatan pakaian nya.

Jika ia menanyakan nya sekarang pada Jaehyun percuma saja. Pasti dia Takan menjawab dengan jujur dan malah akan berdebat. Jadi ia akan mencari bukti terlebih dahulu yang lebih kuat. Jika Jaehyun terbukti selingkuh dan lipstik itu terbukti benar milik selingkuhannya. Maka—

"Aku tak bisa membayangkan nya"Ucap Taeyong dalam hati.

Kemudian ia berbalik dan tersentak kaget saat Jaehyun entah sejak kapan sudah berada di belakang nya dan dengan tiba-tiba langsung menciumnya lama.

Setelahnya Jaehyun menjauhkan dirinya dengan mundur satu langkah. Kemudian mencubit pipi Taeyong sampai membuatnya kesakitan.

"Aaaah! Sakit!"

"Hahahaha... Kenapa malah diem? Ada sesuatu yang tertinggal?"

"Gak ada. Aku cuman bingung mau milih baju"

"Milih baju aja pake Bingung"

"Kamu juga suka marah-marah kalau pake baju yang gak sesuai"

"Aku beda lagi."

"Menyebalkan."

Taeyong kemudian berjalan kearah kamar mandi tapi tangannya di tahan oleh Jaehyun. Lalu Jaehyun menarik dan mendorong nya keatas ranjang lalu ia menindih tubuh Taeyong kemudian Jaehyun menciumi Taeyong dari leher sampai dadanya.

***

Tok tok tok!

"Appa! Daddy! Bangun! Sudah siang!"teriak Jisung memanggil orang tuanya yang masih tidur padahal sekarang sudah jam 11 siang.

Taeil berjalan kearah Jisung lalu menjewer telinga nya."Jangan berisik! Baby L bisa kebangun!"

"Aaaah! Lepasin! Sakit! Iyaa maaf. Kan Jisung mau bangunin Appa dan Daddy"

"Jangan berisik!"Peringat nya lagi kemudian pergi lagi meninggalkan Jisung yang sedang mendengus kesal.

Ceklek.

"Apa Jisung? Appa sudah bangun kok"Ujar Taeyong kemudian keluar dan menutup pintu kamarnya.

Jisung lalu minta di gendong oleh Taeyong dan Taeyong pun dengan senang hati menggendong nya.

"Terus kenapa masih di kamar? Sekarang sudah jam 11"

"Terus harus di mana? Orang kalian aja tadi pagi pada gak ada, baru pulang ya?"

Jisung terkikik."Hihihi. Iyaa Appa. Oh iya Jeno mana ya? Sama Mark Hyung lagi?"

Taeyong ngangguk."Semalam habis dari mana?"

"Jalan-jalan... Terus kita menginap di penginapan. Di sana aku main sama baby L"

"Baby L? Siapa? Oh. Dimana dia sekarang?"

"Bobo. Eh?"Jisung menyentuh leher Taeyong yang berwarna ungu."Ini kenapa? Ihk! Ada banyak! Satu,dua,tiga,ada 5!"sewotnya saat ternyata melihat banyak tanda itu di leher Taeyong.

"Di gigit nyamuk besar."Jawab Taeyong kemudian menutup lehernya lagi. Setelah itu ia ke dapur karena merasa lapar.

"Jisung lapar tidak?"

"Tidak. Jisung sudah kenyang."

"Appa"Ujar Taeil.

"Hmmm."

"Kita berdua bingung kasih nama buat baby L. Kira-kira apa ya?"

***

Jaehyun sudah rapi dengan setelan kantor nya. Hari ini ia akan pergi bekerja. Cukup tadi saja bersantai-santai sampai jam 12.

"Hari ini aku pulang malam."

"Hmmm."Hanya di balas gumaman saja oleh Taeyong yang sedang duduk sembari bermain hp.

Jaehyun berjalan kearah Taeyong kemudian mencium keningnya."Kalau kau ingin bepergian,beri aku kabar atau izin dulu padaku. Aku tak suka melihat kamu berduaan apalagi berpelukan seperti kemarin dengan namja lain selain aku dan keluarga"

Taeyong terdiam lalu menatap Jaehyun bingung. Apa maksud nya? Saat ia akan menanyakannya Jaehyun sudah pergi keluar.

"Berpelukan?"Mengulangi katanya berulang kali sampai ia teringat satu hal tentang berpelukan. Kemarin ia di peluk oleh namja lain yang istrinya sudah melahirkan.

"Ahm. Tapi... Kenapa Jaehyun tau? Apa ada orang yang ngasih tau? Atau? Ah entahlah. Sekarang aku harus mencari tau."Finalnya kemudian mengambil kunci mobil dan pergi keluar.

Di luar Jisung sedang bermain bola bersama Taeil di halaman depan. Jisung yang melihat Taeyong masuk kedalam mobil langsung berlari kearahnya.

"Appa!"Panggil nya sambil mengetuk kanca mobil.

Taeyong menghela nafasnya lalu membuka kaca jendela."Apa Jisung? Appa mau pergi dulu. Kamu main aja sana"

Jisung menggelengkan kepalanya."Aku mau ikut!"

"Jangan Jisung—"

"Gak mau tau pokoknya Jisung ikut!"Tegasnya lalu berlari kearah pintu mobil dan masuk duduk di sampingnya Taeyong.

"Pake sabuk pengaman"

"Oke Appa!"Ucapnya senang sambil memasang sabuk pengaman. Lalu Taeyong menjalankan mobilnya meninggalkan pekarangan rumah.

Taeil mendengus karena sedang bermain, Jisung malah ikut pergi. Lalu ia menghampiri doyoung yang sedang bermain bersama baby L.

Di perjalanan.

"Appa..."

"Hmmm."

"Kata Chenle aku imut. Apa aku beneran imut?"






To Be Continued.

Kesempatan?[END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang