Taeyong duduk melamun di atas ranjang di dalam kamarnya memikirkan tentang Jaehyun. Ternyata sikap Jaehyun tak pernah berubah,dari dulu sampai sekarang dia tak pernah berubah.
Ia dulu tak seharusnya memberikan kesempatan kedua kepada Jaehyun yang berjanji padanya takkan menyakiti nya lagi. Tapi apa sekarang? Ia benar-benar kecewa kepada Jaehyun.
Berselingkuh bisa dibilang sudah cukup lumayan lama di belakang nya. Juga pernikahan? Jaehyun menikah lagi dengan selingkuhannya entah kapan itu dan bahkan sekarang istri selingkuhan nya sedang hamil? Jaehyun dengan mudah tergoda oleh orang lain.
Kurang apa ia pada Jaehyun selama ini Sampai-sampai Jaehyun berpaling darinya. Diam-diam menjalin hubungan dengan orang lain bahkan sampai menikah dan punya anak lagi dari selingkuhan nya di belakang nya.
Ia sangat-sangat tidak menyangka Jaehyun bisa seperti itu di belakang nya. Di balik sikapnya selama ini pada dirinya yang selalu romantis. Apa itu semua hanya sebuah topeng saja?
Ceklek.
Pintu kamar terbuka mengalihkan atensi Taeyong kearah pintu. Ternyata itu Jaehyun yang baru saja pulang di jam 11 malam.
"Loh Sayang. Kamu Belum tidur?"Tanya Jaehyun sembari berjalan kearah lemari.
"Buta"Satu kata yang keluar dari dalam mulut Taeyong mampu membuat emosi Jaehyun terpancing muncul.
Terdiam sebentar dan mematung mendengar jawaban dari Taeyong. Ia lalu menatap Tajam ke arah Taeyong.
"Kau mengatai diriku buta?"tanya Jaehyun tak enak hati di Katai buta oleh Taeyong.
"Tentu saja. Apa lagi? Mata hatimu buta. Begitupun matamu,terbuka bisa melihat namun seolah seperti orang buta."
Entah apa maksud Taeyong. Itu membuat kepala Jaehyun pusing."Please. Jangan buat aku emosi di jam segini. Aku capek. Tiba-tiba kamu ngajak aku berantem"
Pluk!
Taeyong melempar lipstik tepat ke wajah Jaehyun."Lipstik milik siapa itu? Dan habis dari mana kamu pulang jam segini?"
Jaehyun menatap lipstik di lantai lalu menatap Taeyong."Kau suda berani melempariku di wajah?"
Bugh!.
Taeyong kembali melempar. Kali ini bantal yang ia lemparkan ke wajah Jaehyun. Dan itu benar-benar membuat emosi Jaehyun lepas lalu menampar pipi kanan Taeyong.
Plak!.
"Apa yang kau lakukan!"Tanya Jaehyun."Kenapa kau melakukan nya?!"
"Seharusnya aku yang mengatakan menanyakan itu padamu Jaehyun!! Bukan kau!!"
Tidak. Sama sekali ia tidak lemah hanya karena di tampar pertama kali oleh Jaehyun.
"Asal kau tau! Aku menemukan lipstik itu dari dalam saku Jaz mu Jaehyun! Dan kau menamparku unuk yang pertama kalinya!"
"Itu pantas kau dapatkan karena sudah bertindak tidak sopa dan tidak seharusnya di lakukan oleh mu!!"
"Apa kau bilang? Aku pantas mendapatkan nya?!"
"Sstt-!! SUDAHLAH! Aku tak ingin berdebat denganmu. Aku pulang hanya ingin mengambil pakaian ku,aku ada urusan lain dari pada harus melayani mu yang mengajak berdebat."Ujarnya lalu menjauhkan dirinya.
"Bawa saja sekalian kemasi semua barang-barang mu! Dan pergi"Kata Taeyong.
"TAEYONG!!"
"Pergi saja kau Brengsek!! Bajingan!!"Kata Taeyong kemudian berjalan pergi keluar meninggalkan Jaehyun yang menatap nya penuh amarah pada Taeyong.
Jaehyun tak terima. Ia berjalan mengejar Taeyong lalu menarik tangannya lagi agar masuk kedalam kamar. Lalu ia mengunci pintunya dan mendorong Taeyong keatas ranjang.
"Katakan dengan jelas apa maksud perkataan mu Lee Taeyong!!"
Oke. Jaehyun barusan menyebutkan nama lengkapnya dengan 'Lee' Taeyong. Bukan 'Jung' Taeyong.
"Pergi saja kau dari rumah ini!"
"Kau mengusirku begitu?"
"IYA! Aku mengusir'mu!"
"Syalan! Siapa namja yang berani menghasut mu! Sampai-sampai kau bersikap seperti ini!"
"Kau tak perlu tau!"
"Kau berselingkuh Lee Taeyong!! Aku melihatmu masuk kedalam hotel dengan namja lain!!"
"Aku tak selingkuh! Dan tidak masuk kedalam hotel dengan namja lain! Justru itu kau yang berselingkuh di belakang ku! Jaehyun!"
"Aku tak selingkuh asal kau tau! Justru kau yang jelas terbukti berselingkuh! Kau sudah dua tahun menyembunyikan hubungan gelapmu!"Kata Jaehyun.
"APA KATAMU! AKU TAK MELAKUKAN ITU!"
"AAAH! OMONG KOSONG!"
Plak.
"ASAL KAU TAU! AKU SERING MELIHATMU KELUAR MASUK KEDALAM KAMAR HOTEL DENGAN NAMJA LAIN!"
"TIDAK! AKU TIDAK MELAKUKAN ITU!"
"Masih mau mengelak?!"Tanya Jaehyun dengan rahang berurat memberikan foto di layar handphone pada Taeyong.
"Itu kau! Kau berduaan dengan namja lain keluar masuk hotel. Aku sengaja diam karena ingin kau sendiri mengatakan nya langsung padaku. Tapi apa? Sampai detik ini pun kau tak pernah mau bercerita.
"Kau salah faham Jaehyun! Itu bukan Ak-"
Plak.
"Kau membuat ku muak! Kau harus mendapatkan hukuman!"Katanya kemudian melepaskan pakaian sendiri dan Taeyong dengan di paksa.Dan terjadilah Jaehyun memperkosa istrinya sendiri.
To Be Continued.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kesempatan?[END]
Fanfiction"Hiks Jae lo harus tanggung jawab hikks" "Gak Gw Gamau Tanggung Jawab Gugurin aja kandungannya,gw gabutuh bayi itu" "Hiks tidak akan,aku tidak akan menggugurkannya!" "Maaf ge tak bisa,gw gabutuh bayi itu!"lalu pergi meninggalkan Taeyong.dalam hati i...
![Kesempatan?[END]](https://img.wattpad.com/cover/265057417-64-k485333.jpg)