"Huwooo...hoekkk."
"Taeyong kau tidak apa apa sayang?." Jaehyun datang dan menghampiri taeyong dikamar mandi dan membawa air mineral diatas nakas.
"Hoeekk"
"Diminum dulu." Jaehyun menyodorkan air mineral.
"Gakmau." Taeyong mendorong jaehyun agar menjauh.
"Kau kenapa?!." Jaehyun kesal,dan menyimpan air itu.
"Menjauhlah!." Taeyong menutup hidungnya.
"Aku hanya ingin membantumu,kau kenapa?."
"Ku Bau!!!." Melangkah dah menubruk jaehyun keluar kamar mandi.
Jaehyun menciumi dekat ketiaknya sendiri,ia tidak bau masih wangi,padahal ia beberapa jam yang lalu sudah mandi.
"Huiuuf huuf tidak bau?Apa yang bau?."
Jawhyun melangkah keluar dari dalam kamar mandi menuju taeyong yang tengah terduduk di tepi kasur.
"Kita ke dokter okay?."Taeyong menggeleng.
"Aku telefon domter yang datang kesini oke?."
"Terserah." Taeyong merebahkan dirinya.
"Hallo dokter?."
"..."
"Istri saya sedang sakit apa anda bisa datang kesini?."
"..."
"Baiklah nanti saya sharelok."
"..."
"Terimakasih."
"Taeyong kamu mau makan.?"
"Tidak."
"Mmmm,tunggu dokter sebentar lagi datng kesini."
"Hmm."
10 menit menunggu akhirnya yang ditunggu audah tiba.
Ting Tong
"Selamat datang dok."
Jaehyun mempersilahkan dokter itu masuk dan menyuruh mengikutinya ke kaar dimana taeyong berada.
"Tae biarkan dokter memeriksmu,ne?."
Taeyong menggeleng"Enggak mau!."
"Hanya diperiksa saja tidak akan dismtusuk ahh ani mksudnya disuntik."
"Kau belikan aku chicken kf yang bnyak!."
"Baik,tpi kau harus diperiksa dulu."
Dokter duduk disamping Taeyong dan memeriksanya saat taeyong mengangguk.
"Apa ada gejala?."
"Saya mual dan pusing beberaapa hari yg lalu"
"Apa mood mu baik?."
"Tidak,saya sering tidak nafsu makan,dan juga saya sensitif sekali terhadap bau."
Dokter tersenyum"Maaf bisa saya membuka baju anda ?hanya di geser keatas saja?."Taeyong mengangguk.
Dokter itu mengusap perut Taeyong,lalu memakai stetoskop dan menempelkannya.
Jaehyun yang melihat dokter itu mengusap perut Taeyong,ia melotot karena berani-beraninya dokter itu modus.
"Ekemmm dok sudah?." Jaehyun buru-buru menutup perut mulus taeyong karena miliknya dipegang oleh orang lain.
Dokter tersenyum ia paham maksud Jaehyun dan melepaskan stetoskop dari telinganya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kesempatan?[END]
Fanfiction"Hiks Jae lo harus tanggung jawab hikks" "Gak Gw Gamau Tanggung Jawab Gugurin aja kandungannya,gw gabutuh bayi itu" "Hiks tidak akan,aku tidak akan menggugurkannya!" "Maaf ge tak bisa,gw gabutuh bayi itu!"lalu pergi meninggalkan Taeyong.dalam hati i...
![Kesempatan?[END]](https://img.wattpad.com/cover/265057417-64-k485333.jpg)