"Daddy!! Daddy!! Sini!!"Teriak taeil.
"Jangan teriak-teriak nanti sikembar bangun,ada apa?"Jaehyun datang menghampiri taeil di ruang tengah.
"Gendong"
"Haaah,Daddy kira ada apa Hmm"Ujarnya dengan senang hati ia menggendong taeil.
"Daddy taeil mau jalan-jalan sama Daddy"pinta taeil.
"Jangan sekarang Daddy gabisa"Tolak halus jaehyun.
"Daddy,sekali aja"Rengeknya.
"Minggu depan saja sama barengan sikembar ne?Daddy sekarang harus pergi kerja lagi"
Jaehyun saat ini memang sedang istirahat dan memilih untuk makan dirumah,sikembar sedang tidur siang ditemani taeyong setelah menyiapkan makan untuk dirinya.
"Daddy kalo diajak taeil selalu gamau"Ucap memelas dan turun dari pangkuan jaehyun.
Taeil berjalan menunduk menuju kamarnya taeyong.Jaehyun jadi tidak enak hati melihat anaknya sedih seperti itu.
"Haahh"Jaehyun menarik nafas pelan dan merogoh ponsel nya untuk menelfon sekertaris nya untuk membatalkan meetingnya.
Jaehyun lalu berjalan kekamarnya untuk menemui taeil dan mengajaknya.Setelah dikamarnya ia melihat taeil yang sedang menangis dipangkuan taeyong.
"Taeil..."Ujar jaehyun pelan mendekati anaknya.
Taeyong berbalik dan menatap jaehyun dengan ekspresi seolah ia sedang bertanya.
"Dia minta jalan-jalan"Jawab jaehyun pelan dan mencoba memangku taeil namun taeil malah mengeratkan pelukannya.
"Taeil sayang ayok kita jalan-jalan,Daddy gajadi pergi kerja kok"Bujuknya namun taeil tetap tidak mau.
"Udah biarin dulu aja jae,kamu kerja aja dianya juga lagi marah"Ujar taeyong mengusapnya punggung taeil.
"Aku udah batalin meetingnya,diundur jadi besok"
"Taeil ayok Daddy ngajak kamu jalan-jalan tuh hm"Bujuk taeyong namun tetap saja taeil menggeleng heboh.
"Daddy beliin apa yang taeil mau deh kita jalan-jalan sepuasnya"Jaehyun terus membujuk agar taeil mau.
Bujukannya berhasil membuat taeil melihat kearahnya.
"Janji?"
"Janji"
"Ayok appa kita jalan-jalan"Ajah taeil ceria.
"Appa gabisa,sikembar lagi tidur appa gabisa ninggalin mereka,taeil sama Daddy aja Ne"
Taeil memelas dan menatap taeyong lesu.
"Yaudah gajadi,taeil mau digendong appa aja"
Jaehyun menghela nafas pelan dan merebahkan tubuhnya dikasur disamping sikembar yang ada di tengah kasur.
"Tuh kasian Daddy udah relain batalin meetingnya"Ujar yaeyong ikut duduk ditepi ranjang.
"Habisnya appa gamau,terus taeil maunya juga tadi bukan sekarang"
"Ja—"
"Makannya kamutuh jangan suka bikin Daddy tambah lelah"Ucapan taeyong terpotong saat jaehyun menyelanya,jaehyun menutup matanya sebelah dan melihat reaksi taeil.
Taeil menyembunyikan wajahnya didada taeyong.
Taeyong mencium rambut wangi anaknya.
"Ke toserba Anter appa yuk beli makanan"ajak taeyong dan diangguki taeil.
Taeyong memeloti jaehyun yang sedang nyegir.
Taeyong lalu berjalan membawa taeil keluar kamarnya untuk pergi ketoserba.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kesempatan?[END]
Fiksi Penggemar"Hiks Jae lo harus tanggung jawab hikks" "Gak Gw Gamau Tanggung Jawab Gugurin aja kandungannya,gw gabutuh bayi itu" "Hiks tidak akan,aku tidak akan menggugurkannya!" "Maaf ge tak bisa,gw gabutuh bayi itu!"lalu pergi meninggalkan Taeyong.dalam hati i...
![Kesempatan?[END]](https://img.wattpad.com/cover/265057417-64-k485333.jpg)