07-The start of the search

585 89 9
                                        

Jangan lupa Vote, komen, dan follow aku ya supaya dapat kabar update nya terus.

Dan follow my ig: @mardiana7677 kalau mau di follback dm ada🤗

Happy Reading 💓

"Sela, kamu mau ikut papa ke kantor gak?" Tanya Vernon pada Sela yang sedang asik main hp di ruang tamu.

"Hmm?" Sela terdiam sebentar. "Oke deh pah. Sela juga bosen gak ada yang dilakuin"

"Kalau gitu ganti baju dulu sana"

Sela bergegas mengganti bajunya dan pergi bersama ayahnya. Sesampainya di kantor, dia dan ayahnya di sambut dengan hormat oleh pegawai di sana.

"Pa, Sela mau pergi ke atap gedung ya untuk lihat pandangan"

Vernon membiarkan putrinya itu pergi. Sedangkan dia mengurus berkas-berkas yang harus di tangani.

Selama di atap gedung Sela bisa dengan leluasa mengeluarkan kekuatannya, karna tidak ada orang di sana.

Sela melepaskan energinya untuk memeriksa gedung itu, untuk mengecek apa ada sihir hitam di sana. Beruntung semuanya tidak sesuai dugaan Sela dan gedung kantornya aman.

Sela duduk bersantai di tepi gedung tanpa khawatir jatuh. Kalau ada orang yang melihatnya pasti ngeri, karna gedungnya memiliki 9 lantai. Hampir pemandangan satu kota bisa di lihat dari atas gedung kantor keluarga Anderson itu.

"Kalau aku lompat kira-kira berapa lama aku mencapai tanah ya?" Gumam Sela sambil melihat kebawah. Tiba-tiba saja pikiran mengerikan itu muncul di kepalanya. "Tapi kalau ada orang yang lihat, orang itu bisa dalam berbahaya. Bisa-bisa dia kena serangan jantung"

Sebelum Sela melakukan apa yang baru saja dia pikirkan tadi seseorang menghentikannya. "Hei! Siapa kamu?!"

Sela berbalik dengan santai. Dia menatap orang itu dengan heran. "Seharusnya aku yang bertanya. Kenapa kamu ada di sini?"

Orang yang berada di atap gedung selain Sela itu adalah orang yang pernah Sela tolong di Korea waktu itu.

"Kenapa bisa ada seorang mafia di sini?" Sela berjalan mendekati orang itu. "Yah...meski orang ini anak buahnya paman Theo" gumam Sela pelan. Dia menyilangkan tangannya di dada.

"Kenapa kamu melepaskan energi mu di sini?! Apa mau mu?! Dan siapa kamu sebenarnya?" Tanya orang itu tegas. Dia terlihat waspada pada Sela.

"Heh..." Sela tersenyum miring. "Apa salahnya aku memeriksa keadaan gedung keluarga ku sendiri" ucap Sela.

Setelah mendengar jawaban dari Sela laki-laki itu berhenti waspada. "Ohh...jadi kau nona Sela ya?" Ucapnya. Dia lalu berjalan mendekati Sela lalu membungkukkan badannya 90⁰. "Terima kasih karna telah menolong saya. Dan maaf atas kelancangan saja"

"Sudah lah lebih baik kamu kembali turun pan Theo sedang mencari mu" ucap Sela acuh.

Laki-laki itu mengangguk tanpa merasa aneh lagi dan pergi.

Setelah Sela mengabiskan waktu yang cukup lama di atap, dan juga tidak jadi melakukan hal yang sempat dia pikirkan untuk melompat dari gedung hanya karna penasaran. Dia pun kembali ke ruangan ayahnya.

"Oh...Sela! Tepat sekali sebelum kami pergi" ucap Theo saat melihat Sela yang baru masuk. "Paman ingin memperkenalkan salah satu murid terbaik paman" tambahnya lagi sambil menepuk-nepuk punggung laki-laki yang tadi menghampiri Sela di atap.

Sela hanya mengangkat alisnya lalu menghampiri Theo. "Namanya adal..."

"Adrian Geotavano Vewryc kan? Anak mr. Hezt" ucap Sela memotong perkataan Theo.

OutsidersCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang