Memalukan!

7.1K 680 96
                                        


🦩🦩🦩
















Note diakhir tolong dibaca ya🙇‍♀️

Hari ini tepat satu bulan sudah Taehyung bekerja, waktu berjalan dengan cepat. Di hari senin ini dimana sudah dianggap sebagai hari yang paling menyebalkan untuk kebanyakan orang.

Maka bagi Taehyung hari senin justru menyenangkan, dia punya alasannya yaitu bisa menatap pak boss dari dekat saat dia memberikan satu dua kata pada mereka yang berada satu ruangan dengannya. Kabar baiknya adalah Taehyung mulai tertarik dengannya entah sejak kapan.

Kalau diingat-ingat kembali kebelakang itu salahnya yang membentak pak boss Jeon.

"Selamat pagi diriku" ucapnya saat pertama buka mata setelah tidur panjangnya dari kemarin sore. Dia menguap sembari meregangkan tangannya kemudian mengucek mata agar pandangannya jelas.

Mengambil handuk yang sempat dia jemur di balkon kemarin. Dia harus cepat-cepat mandi sebelum diserbu anak kos lainnya.

Ah mungkin lain kali dia harus pindah kosan, cari yang ada kamar mandi dalam tapi tidur diluar. Biar mandinya aman tanpa harus rebutan begini.

Dia bersiul sembari mandi, tak lupa dia berdoa sebelum gayung berisi air menyiram tubuh telanjangnya, katanya biar gak terlalu dingin. Iyain

Dia menggoyang kedua kakinya sambil menyabun, salah satu hal yang paling dia benci dikosan ini adalah airnya yang dinginnya berasa hingga tulang selangka.

Dor dor

"Woi siapa sih didalam? Lo mandi apa minum air lama banget"

Baru juga nyabun ampe bokong semoknya, belum ke bawahnya udah digedor aja. Tujuan dia bangun duluan tadi agar tidak digedor, tapi ya begitulah.

Dengan cepat dia menggosok badannya, manusia diluar udah gak sabaran mandi air dingin. Ah bodo amat, dia nyiram badannya yang belum sepenuhnya dijamah sabun, lagian airnya dingin banget, sangat mendukung keadaan biar cepat kelar.

"Eh elo ya Tae, maaf ya kirain orang lain. Kalau belum selesai mandi aja lagi" si Bogum tetangga kamar yang setiap hari diam-diam membeli cemilan dan disimpan depan kamarnya. Taehyung mah pura-pura gak tau gitu tapi cemilannya tetap dihabisin kok. Mubazir tau, dan kata bunda gak baik nolak rejeki.

"Udah selesai aku mah, sans" jawab Taehyung, tak lupa satu alisnya dia naikin yang membuat Bogum terpeleset depan kamar mandi.

Taehyung memilih baju serapih dan senyaman mungkin. Dia harus terlihat begitu menawan didepan orang-orang kantor, apalagi didepan boss galaknya, dengan harapan dia luluh walau sedikit saja.

Membayangkan wajah datar bossnya sambil berkutik serius dengan dokumen yang bahkan tidak Taehyung mengerti. Pemandangan yang sangat sempurna disetiap harinya. Dia belakangan ini sepertinya mulai menyukai si boss bermuka tembok itu alias kenapa dia sujutek itu dengan Taehyung. Dasar pendendam.

Menatap dirinya depan kaca, dia sudah rapih. Sempat pusing memilih anting yang cocok, ya sudahlah ini aja, katanya saat menyentuh anting yang kini tergantung indah di telinganya.

 Sempat pusing memilih anting yang cocok, ya sudahlah ini aja, katanya saat menyentuh anting yang kini tergantung indah di telinganya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Selamat pagi"

Siapa yang tidak suka dengar suara cerianya, energi paginya mampu menyuntikkan semangat untuk orang sekitarnya kecuali Jennie.

Dia meletakkan tasnya di kursi karena mejanya harus dibersihkan dulu. Menyemprotkan hand sanitizer ke setiap sisi mejanya kemudian mengelapnya pake tisu. Dia tipe yang sangat rapih. Biar nyaman saat kerja nanti.

"Pagi Tata"

Suara ceria lainnya menyapa. Ini dia teman dekatnya Taemin. Tersenyum hingga matanya tertutup saking sipitnya, tangan mungilnya memeluk Taehyung sebentar sebagai sapaan selamat pagi yang wajib keduanya lakukan.

"Gilaaaaa kamu keren banget hari ini" ucap Taemin tulus, penampilan Taehyung memang sangat berbeda setiap harinya sehingga buat orang sekitar tidak bosan lihatnya, lagi-lagi kecuali Jennie.

Taehyung menyibak rambutnya pelan "Oh iya dong" jawabnya pelan biar orang sekitar tidak dengar.

"Taehyung, laporan minggu ini langsung kirim ke email saya" wanita cantik dengan penampilan modis namun terlihat sangat jutek, padahal masih pagi loh ini. Jennie sangat disegani bawahannya setelah boss besar.

"Sudah saya kirim ke email ibu semalam Bu" jawab Taehyung penuh hormat dengan wanita yang bahkan sudah menjauh sebelum mendengar kalimat Taehyung berakhir.

Mereka sudah terbiasa dengan itu termasuk Taehyung maupun Taemin. Taemin menoleh ke sahabatnya sambil mengepal tangannya memberi semangat.

Taehyung terseyum sambil mengangguk, semoga laporannya aman, karena jika tidak makan dia akan disemprot didepan banyak orang.

Taehyung kembali sibuk dengan laptopnya, dia siap memulai harinya atau mungkin butuh energi tambahan. Maka matanya melirik ke kaca transparan tepat lurus didepannya. Disana sumber energinya, sumber semangat barunya. Bossnya yang setiap hari sangat amat tampan dan tidak jauh dari kata jutek yang selalu mendampingi. Dia sekarang sedang menatap kaca membenarkan dasinya. Suatu saat nanti Taehyung bisa menyentuh dasi itu.

Jika semua orang dikantor ini memilih menjauh sejauh mungkin dari boss yang menurut mereka sangat dingin itu maka Taehyung satu-satunya orang yang berjalan beda arah.

Dia ingin berada didekatnya, memilih dan memasang dasinya, memakaikan jasnya seperti yang saat ini ada dipikirannya. Hingga dia tidak sadar mata yang dia tatap kini menatapnya balik membuatnya gelagapan sendiri dan pura-pura mengetik sesuatu di laptopnya.

Dan saat dia menatap kembali memastikan bossnya tidak menatapnya lagi, dia membeku saat dua jari di arahkan padanya memintanya untuk segera mendekat.

Dia menatap sekitar memastikan dia tidak salah lihat atau dia hanya kepedean bahwa boss memanggilnya.

Seisi ruangan masing-masing dengan kesibukan sendiri depan laptop termasuk Taemin. Berarti dia satu-satunya orang yang dimaksud bukan?

Dia berdiri sambil membenarkan penampilannya, sesekali mebuang nafas kasar. Haruskah segugup ini. Dia meraba denyut nadi ditangannya, menekannya sejenak, dulu seniornya bilang itu membantu menenangkan rasa gugupnya. Walau dia tau itu tidak bekerja untuknya saat ini tapi dia tetap melakukannya.

Dia membuka pintu pelan tanpa mengetuk terlebih dahulu karena boss pasti tau dia datang toh tadi dia dipanggil kan.

Ini pertama kalinya dia masuk ruangan ini lagi setelah sebulan lalu Namjoon hyung membawanya masuk. Wangi boss mendominasi sangat menyenangkan jika dia bekerja satu ruangan dengan pria yang masih sibuk dengan laptopnya.

Dia mendekat tak lupa memberi hormat.

"Selamat pagi pak"

Lima menit kemudian dia keluar dari ruangan itu. Baru pertama kali dalam hidupnya dia berdoa beberapa jam kedepan dia tidak bertatap muka dengan bossnya itu.

"Taehyung bego. Memalukan diri sendiri adalah satu keahlianmu akhir-akhir ini" ucapnya sambil membenarkan letak buku didepannya. Dia menata bukunya bertingkat agar tidak bisa menatap bossnya. Hari Senin pertama yang menyebalkan untuknya.




•jassint

Hal bodoh apa kira-kira yang Taehyung lakukan?🙂🤔

Gengs aku mau ingatin lagi, ini cerita lama ya. Dulunya aku buat ini JK X y/n 🙂

Tapi aku ubah ke Kookv

Jadi kalau masih nemuin typo atau salah manggil tolong dimaklumin🙏😭😭

Soalnya ada dipart sebelumnya masih ada kata eonnie yang harusnya Tae manggil Jennie dengan kata noona (udah aku revisi ya)

Buat yang nemuin dan langsung komen, terima kasih ya😘💜💜

Maaf aku kurang teliti, hehe

Hot Jaddy [Short Story]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang