Kok Nyaman?

2.2K 242 23
                                        

Andien berencana mengambil jaketnya di rumah Indri sekalian mengajaknya makan siang di luar.

Sudah dari sejam yang lalu ia belum juga nongol, padahal Indri sudah siap saat ini.

"Kak, temannya belum datang?" tanya seorang wanita paruh bayah yang sedang duduk disebelahnya.

Indri membuang nafas panjang sambil menyenderkan kepalanya pada sofa malas di ruang tamu.

"Ga tau nih ma jadi apa ngga, udah sejam aku nungguin," kata Indri sambil melirik jam tangannya.

"Mau makan di rumah aja ga? Itu bibi udah selesai masak,"

"Hmm.. ngga deh ma, Indri tungguin dia aja ya. Ngga enak udah janji,"

Belum lama mereka mengobrol tiba-tiba terdengar suara motor di luar. Indri segera berlari ke jendela dan mengintip dari tirai siapa yang datang.

Senyumnya merekah seketika.

"Ma, teman aku udah datang tuh," mamanya menganggukan kepala sambil tersenyum.

Tak lama kemudian terdengar notifikasi whatsapp dari ponsel Indri.

"Hey... gue udah di depan,"

Indri pun pamit pada mamanya kemudian membuka pintu dan menghampiri Andien di sana.

"Maaf ya telat gue abis ngantri bensin, antriannya panjang banget tadi," kata Andien.

"Iya ngga apa-apa kok,"

"Yaudah yuk naik,"

Andien terlihat casual dengan pilihan outfitnya saat ini.

Ia menggunakan sweater putih yang digulungnya setengah lengan, celana panjang hitam dengan sobekan dilututnya, sepatu converse berwarna putih dan rambutnya yang ia ikat setengah.

Penampilannya yang casual seperti itu saja mampu membuat indri terpesona. Tak lupa dengan parfum yang selalu ia pakai bertahun-tahun tak pernah diganti, aroma itu bahkan kini lengket pada tubuhnya.

Andien mengendarai motor dan membawa mereka ke sebuah restoran yang tidak terlalu ramai pengunjung. Setibanya mereka disana, tempat yang menjadi sasaran mereka adalah sudut ruangan, agar tidak menjadi pusat perhatian.

Setelah memesan menu makanan Indri pun memecahkan keheningan.

"Boleh tau Instagram lu ga?"

Andien mengangguk dan menjawab singkat.

"JengkolBasi,"

Indri terlihat menahan tawanya.

"Kenapa namanya jengkol basi?"

"Lucu aja," jawab Andien memainkan satu alis matanya.

"Udah jengkol, basi pula,"

Andien tertawa renyah.

"Udah gue follow ya," kata Indri.

Andien mengambil ponsel dari dalam tas dan segera mengecek Instagramnya.

"TahuBulat?"

Kamu Kok Bangsad?! [TAMAT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang