Dad and Mom

19.6K 2K 27
                                        

Jadi gue bikin baku aja kayaknya ya kalimatnya biar ngena aja gitu

☆☆☆

"Apa yang kau lakukan hah!".

"Aku minta maaf papa, aku hanya sedang kesal".

"Kau tau siapa yang kau ejek itu!" tuan Zhong tengah memarahi putranya, ketika Chenle menceritakan apa yang terjadi tadi di sekolah ketika putranya itu mengejek seorang Seo Jeno.

"Seharusnya kau bersyukur untuk hari ini, Jeno tidak melakukan apapun! dia tidak melukaimu, dimana akal sehatmu Zhong Chenle".

Chenle masih menangis sesenggukan perlakuanya memang biadap, bagaimana pun ucapanya itu sudah menyakiti hati apalagi seorang Alpha, padahal dia sudah mengejek Jeno tetapi Jeno sama sekali tidak melakukan apapun untuk membalasnya atau membalaskan apa yang lebih sepadan.

Bisa saja kan Alpha itu membunuhnya tapi Jeno sama sekali tidak melakukan hal itu.

"Jangan lakukan apa yang membuat hatimu senang tapi membuat rugi orang lain, kau tau Jeno adalah seorang elder! kau seharusnya tau derajat" tegas tuan Zhong, Chenle menunduk dan mengangguk paham.

Pria paruh baya itu meninggalkan sang putra sendiri membiarkan anaknya merenung apa kesalahanya dan sedang memancing emosi siapa lelaki itu.

Chenle mengacak surainya kasar ia benar benar sudah tidak ada keberanian untuk menampilkan wajah di hadapan Jeno.

Sementara dilain tempat Alpha muda itu masih berkeliaran di dalam hutan, sudah beberapa jam berlalu rutnya masih belum mereda, mungkin di luar sana teman teman satu sekolahnya sudah pulang ke rumah masing masing, sedangkan dia tengah mencari cara agarnya bisa terlepas dari penyiksaan ini.

Keringatnya bercucuran, pria muda itu menyandarkan diri pada pohon besar dan mulai kembali mengocok kejantananya yang tegang berharap ketika dia mendapat putihnya, rutnya akan selesai.

Tapi tidak penciumanya bisa merasakan aroma pheromone seseorang yang berada tidak jauh darinya tempatnya, dan juga terdengar suara erangan lirih entah milik siapa.

Sepertinya ada yang sedang Heat(?) ekspresi Jeno berubah menjadi ekspresi lelaki yang menginginkan tubuh seseorang, suara desahan kecil dari orang lain yang berada di satu area denganya membuat Jeno menelan ludah.

Jangan sampai dia menerkam seseorang yang sedang Heat itu, kepalanya pening aroma pheromone vanilla bercampur dengan buah buahan segar begitu manis dan menyegarkan, tetapi Jeno memilih bangkit dan menjauhi tempat itu, dia tidak ingin membuat orangtuanya kecewa hanya karna Rut dengan melampiaskan hormonya pada Omega itu.

☆☆☆

"Hah! ini sudah malam Mommy pasti mencariku" gumam Jeno mengusap usap hidungnya yang memerah, hutan sudah sangat gelap dan Jeno masih berada disana dengan bertelanjang dada.

Rutnya sudah tidak membuatnya frustasi jadi Jeno bisa keluar dari sini, tapi dia tidak bisa keluar tanpa baju seperti ini atau para Omega atau Beta binal di luar sana akan terpancing nantinya.

"JENO!!JENO!" telinganya menangkap suara teriakan yang amat sangat familiar, lelaki itu tersenyum kecil dan segera berlari mendekati teriakan tersebut.

Destiny [JohnJae ft NoMark]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang