HALOOO KLEAN! APA KABARRR NIHHH
SIAP MENGISI TIAP PART DI CERITA INI DENGAN KOMENTAR KLEAN?🔥
***
BRAK!
Pintu kamar dibanting dengan keras, membuat sang empu terlonjak kaget. Suasana hening dan tenangnya bermain laptop, semuanya lenyap.
Buakh!
"Jangan lo ganggu dia!"
Laki-laki dengan tubuh tegap dan kulit kecokelatan yang berada di kamarnya tersungkur ke lantai ketika Juna yang baru saja sampai ke rumah langsung menerjang tubuhnya, lebih tepatnya meninju rahangnya dengan sekuat tenaga.
"Jangan bawa-bawa Nayla ke masalah lo sama gue. "
Laki-laki itu hanya diam sampai Juna membalikkan badan untuk meninggalkan kamarnya. Lalu suara beratnya membuat Juna kembali meradang dan menatapnya tajam.
"Jadi, dia beneran cewek lo?"
"Nayla, ya, namanya?"
"Cantik juga. Anaknya baik, putih, pinter juga keliatannya."
"Lo udah move on dari Dila?"
Pertanyaannya membuat Juna tak mampu lagi menahan kesabaran.
Bugkhh!
"Gue udah ngalah buat lo. Kalo lo mau sama Dila, dia juga udah milih lo bukan gue. Gue nggak peduli sama Dila lagi! Dia cuma masa lalu buat gue. Sekarang gue minta sama lo jangan rebut Nayla dari gue!" ujar Juna dengan segala emosinya.
"Oh, jadi ada yang lagi ketakutan ternyata. Takut ceweknya hilang lagi?!" gumam lelaki itu.
"Seorang Farrel Sanjaya nggak akan mungkin ngebiarin manusia terkutuk kayak lo hidup bahagia atas apa yang lo punya, Jun." Ya, dia Farrel.
Buakhh!
Dugkkhh!
"Bangsat! Sialan!" Juna menghajar Farrel, sang adik tiri tanpa ampun.
Farrel hampir tak bisa melawannya, karena pukulan yang Juna layangkan untuknya. Meninggalkan bercak-bercak darah di sudut bibirnya yang belum sembuh bekas perkelahian siang tadi saat di sekolah.
Farrel dan Juna adalah saudara tiri. Mereka memiliki Ayah yang sama yaitu-Gerald Jaya Pradipto.
Tak ada siapa pun di sekolah yang mengetahui hubungan persaudaraan di antara keduanya. Malahan mereka mengenal keduanya sebagai rival.
"Kalau dia sayang sama lo, dia nggak akan termakan bujuk rayu gue!" seru Farrel, bergantian menendang Juna.
Farrel mengangkat tubuhnya dan berdiri di depan Juna yang telah duduk tersungkur ke lantai.
Jduukk!
"Lo harus inget, aib lo ada di tangan gue! Berani lo macem-macem sama gue, kehidupan lo di sekolah bisa hancur secepat kilat karena aib besar lo. Anak haram!" Suara Farrel yang bergetar berbarengan memukulinya tanpa ampun.
KAMU SEDANG MEMBACA
ARTAJUNAY (SDH TERBIT)
Teen FictionArtajuna Pradipto, pentolan sekolah dengan sikapnya yang menyebalkan. Dia ditakuti semua orang karena sikap kerasnya dan sering semena-mena. Namun sebenarnya hidupnya penuh dengan luka. Termasuk tentang cinta. Dia sulit melupakan masa lalunya yait...
