bagian 11 ( berhenti mencintainya)

705 53 6
                                        

New, off dan gun  saat ini sudah didalam bis menunggu kehadiran tay.

" woihhh mana ? gk dateng dateng, katanya tay ikut gimana sih off " kesal new

" ya sabar.. dulu...  Nih Simpen di tas lu " ucap off menyondorkan botol minuman besar. 

" wihh apa nih? "

" buka aja "

New membukanya dan mengendus bau minuman itu  yang seperti bau miras .

" Kok bau miras sih...  " ucap new

" la emang  itu miras hahahahah "

" sialll.... Off!  Kan gak boleh bawa miras tolol " bentak new

" huss jangan keras keras ngomongnya tolol!  Nanti yang lain denger!!!!  " off membisik di telingan new. 

" nanti lu mabok ya?  Ogah ahh gue gak mau kena masalah "

" udah deh diem itu bagian rencana gue, cepetan simpen ditas lu "

" hahhhh iya dehhh "

Tidak berseling lama kemudian tay datang dengan membawa tas kopernya dan menuju disalah satu kursi paling depan.

" oi off , gun cepet banget lu datangnya " sapa tay sembari meletakkan kopernya diatas penyimpanan .

" iya dong " jawab gub

Nampak dengan jelas off dan gun melihat tay yang tidak memperdulikan kehadiran new yang juga didekatnya.  Kemudian new mulai mendekati tay dan mencoba menyapanya. 

" tay...  Gue duduk deket lu ya " ucap new dengan gugup. Namun lagi lagi tay hanya diam, tidak mau menjawab ucapan new dia masih sangat kesal kepada new.  Tak lama itu ada dua orang teman tay kenalannya dari klub yang sama dengan tay. Yaitu bright dan win. 

" oihh.  win... " sapa tay

" ooohhh tay ada apa? " jawab win

" duduk sama gue win, nih kursi sebelah gue kosong  " ajak tay

" wooooiihhh win duduk sama gue lah, orang pacar gue kok " sahut bright

" hehehe sorry tay, gue cabut dulu ke belakang ya pawang gue dah marah " ucap win membisik ditelinga tay. 

Lalu bright dan win pergi mencari kursi kosong dibelakang. 

Terlihat new yang masih disamping kursi kosong menunggu jawaban dari tay. Namun tay masih saja mengacuhkan dan sibuk memainkan ponselnya. 

" phi tay... " ucap namtan yang tiba tiba datang. Namtan adalah teman tay yang juga satu klub dengannya. Keduanya sudah dekat sejak awal saat namtan mengikuti klub fotografi yang seniornya itu adalah tay .

" oohh namtan..  Lu juga ikut ya " sapa tay juga

" iya phi.., p'tay duduk sama siapa? " tanya namtan

" kebetulan sendiri nih, lu mau duduk barengan gue?  "

" ehh... Okeyy "

" sipp sini gue bantui bawa " tay membantu membawakan barang barang namtan dan meletakkan diatas kolom penyimpanan.

New menatap menatap sinis merasa cemburu, bahkan kehadiran new itu memang seperti tidak dianggap oleh tay.  Dengan pasrah new duduk sendirian menuju kursi kosong belakang off dan gun. 
" sabar new...  Tenang waktu masih banyak kok "

" he emm " nem memalingkan wajahnya menatap luar luar dari jendela kaca biss. 

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Setiba di lokasi pantai, dosen mengatakan bahwa untuk menginap dibagi dua orang dalam satu kamar. New langsung tertekan mendengar ucapan dari dosen itu. Matanya langsung tertuju lurus menatap ke arah tay dan namtan yang duduk didepan . Ia sangat tidak terima jika nantinya tay akan satu kamar dengan namtan.  Sedangkan dirinya hanya sendiri. Dengan cepat tay bangkit dari duduknya " pak saya tidak setuju jika seorang laki laki bersama perempuan dalam satu kamar " bantah new didepan banyak orang

 [ Taynew ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang