Hari ini adalah hari terakhir dimana Winna melakukan staycation bersama Ryuka dan 2 teman kuliah mereka dulu, Cheryl dan Shalla. Tujuan dari staycation ini sekaligus untuk merayakan pesta perpisahan Ryuka dengan masa lajangnya sebelum dia berubah status menjadi istri orang dalam waktu kurang lebih seminggu lagi.
Cheryl dan Shalla ini sebenarnya adalah teman-teman dekat Ryuka, tapi berhubung Ryuka juga sangat dekat dengan Winna maka dia memperkenalkan kedua temannya itu ke Winna juga dan mereka berhasil akrab sampai sekarang. Namun sayangnya, baik Cheryl maupun Shalla, keduanya sama-sama tinggal di luar negeri bersama para suami mereka. Cheryl tinggal di Hong Kong, dan Shalla tinggal di Kanada.
"Berdosa banget lo emang Win, kawin kagak bilang-bilang!" tuduh Shalla si cewek setengah bule dengan logat betawinya yang super kental.
"Tau nih! Padahal gue bisa aja langsung terbang dari Hong Kong ke sini buat hadir di acara pernikahan lo!" sambung Cheryl dengan mimik terluka.
"Yaelah, jangankan lo berdua. Gue yang sama-sama tinggal di Indo aja nggak dikasih tau!" celetuk Ryuka iseng sembari melirik Winna yang hanya bisa tersenyum penuh rasa bersalah.
"Dan yang bikin gue lebih kaget lagi ternyata lo nikahnya bukan sama Saverio dong! Kok bisa sih lo yang dari dulu lengket banget sama si Save malah nikah sama orang lain?" Shalla meraih sepotong Pizza dan menggigitnya tanpa ampun.
"Iya! gue juga masih penasaran Win, cerita yuk mumpung kita masih punya waktu sekitar 3 jam lagi nih sebelum check out!" seru Cheryl.
Sekali lagi Winna hanya bisa tersenyum pasrah. Padahal selama 3 hari 2 malam mereka melakukan staycation ini, Winna berusaha sebisa mungkin untuk menghindari pembahasan soal pernikahannya dengan Naresh. Beruntung Ryuka juga paham dengan keinginan Winna jadi dia juga berusaha mengalihkan perhatian kedua sahabatnya itu untuk membahas soal pernikahannya dengan Ben yang akan diselenggarakan seminggu lagi saja daripada mereka mencecar Winna soal itu terus-menerus . Tapi kali ini, Winna tidak punya pilihan lain selain menjelaskan semuanya pada mereka berdua.
"Gue ringkas aja ya biar cepet?" kata Winna akhirnya yang langsung disambut dengan anggukkan penuh semangat dari Cheryl dan Shalla. "Jadi intinya gue tuh sempet mau kawin lari sama Save, terus ketauan sama bokap nyokap gue, dan kebetulan bokap nyokap gue sama bokap nyokapnya laki gue itu temen SMA dan baru ketemu lagi secara nggak sengaja setelah puluhan tahun. Yaudah abis kelar di grounded, gue dikenalin sama dia dan nggak nyampe 3 bulan kita langsung nikah. selesai."
"Secepat itu?" tanya Shalla takjub.
Winna menganggukkan kepalanya pasrah.
"Kok bisa sih, Win? I mean... lo kan orangnya agak susah akrab sama orang baru. Waktu Ryuka ngenalin lo ke kita aja lo lebih banyak diemnya, padahal gue sama Shalla udah nyoba ngajak lo seru-seruan bareng. Tapi ini kok lo bisa langsung nerima aja dijodohin sama cowok yang baru lo kenal? Nggak nyampe setahun pula kenalannya."
"Ngg kalau itu..."
"Ya karena lakinya ganteng banget Cher!" seru Ryuka tiba-tiba yang mana langsung mendapat pelototan galak dari Winna. Tapi gadis berambut pendek itu tidak peduli dan malah lanjut memanas-manasi keadaan. "Lo harus liat tampang lakinya si Winna. Beuh ganteng parah!"
"Serius lo?! mana sini coba gue liat fotonya Win! Jadi penasaran kan gue! kayak gimana sih tampangnya si Nareshtra ini sampe seorang Ryuka yang gak pernah sekalipun muji Ben aja bisa bilang dia ganteng?!" Shalla mengulurkan tangannya untuk meminta ponsel Winna.
Dan pada akhirnya Winna pun kembali mengalah. Tak ada gunanya juga mendebat Shalla karena wanita dengan gaya super tomboy itu pasti akan terus memaksa. Dengan hati-hati, Winna mulai mencari beberapa foto Naresh yang memang sengaja ia ambil secara diam-diam di kala suaminya itu sedang fokus dengan laptop ataupun iPad nya. Wajah serius Naresh memang luar biasa sekali damage nya, Winna saja yang sudah sering kali mengambil foto prianya itu secara diam-diam masih suka terpesona sendiri.
KAMU SEDANG MEMBACA
PREVENTION ( ✔ )
RomanceWinnaura Malya, seorang gadis cantik yang keras kepala dan pemberontak berniat untuk kawin lari dengan pacarnya yang berbeda keyakinan. Sebagai bentuk upaya pencegahan, kedua orang tuanya pun menikahkan Winna dengan Naresthra Jibran, seorang pemuda...
