Jangan lupa vote sebelum membaca
Setelah kejadian tadi di kantor jisoo, jennie memutuskan untuk pulang dan menunggu jisoo dirumah untuk menjelaskan semuanya. Tapi, sudah menjelang malam jisoo masih juga belum menampakan dirinya dirumah.
Jennie hawatir dan cemas menunggu jisoo di ruang tengah. Dia hampir saja mengabaikan kedua anaknya yang menunggu dimeja makan untuk makan malam.
"Moom" daesik berjalan menghampiri jennie yang masih duduk di sofa ruang tengah dan menatap kosong pintu masuk menunggu jisoo.
"Mommy" daesik melambaikan tangannya didepan wajah jennie sehingga membuat jennie tersentak.
"Ah- wae daesik-ah mianhae" jennie menggelengkan kepalanya kuat.
"Mom, aku dan baram sudah menunggu dimeja makan. Apa mommy tidak akan memasak?" Tanya daesik lesu.
"Astaga.. mianhae sayang" jennie segera berdiri dan berjalan cepat menuju dapur.
Jennie segera membuat beberapa makanan untuk makan malam mereka. Jisoo masih juga belum pulang, menambah kehawatiran jennie. Dia terus memikirkan jisoo, apakah dia masih marah pikirnya.
Jennie menyajikan beberapa makanan untuk mereka dan ikut duduk didepan kedua anaknya. Jennie tersenyum menatap keduanya, jennie sangat menyayangi daesik seperti jennie menyayangi baram.
"Kenapa mom? Ayok makan" ajak baram.
"Ah aniya.. kaja"
Sudah pukul 10 malam, jisoo masih juga belum pulang kerumah. Jennie masih setia menunggu suaminya pulang di sofa ruang tengah. Jisoo tidak biasanya pulang larut, dia akan selalu pulang tepat waktu pukul 5 sore sebelum jam makan malam. Tapi, sekarang sudah jam 10 jisoo masih belum pulang.
"Mom" daesik turun dari arah tangga menghampiri jennie yang berada disofa.
"Daddy mana mom? Bolehkah aku tidur dengan daddy malam ini mom?" Tanya daesik, dia menggesek matanya karena sudah mengantuk.
"Eum- daddy masih ada kerjaan sayang, kamu tidur duluan saja nanti mommy bilang sama daddy okey?" Jennie mengusap kepala daesik dengan lembut.
"Aku mau tidur disini aja, sama mommy" daesik mendudukan dirinya disamping jennie dan berbaring dengan paha jennie sebagai bantalan kepalanya.
Jennie tersenyum dan mengusap kepala anak lelakinya.. jennie sangat bahagia saat pertama kali bertemu daesik, apalagi baram. Dia akhirnya mempunyai teman setelah sekian lama sendiri.
"Cup cup.. tidurlah sayang"
Pukul 11 malam jisoo membuka pintu rumah nya mendapati jennie dan daesik yang tertidur diatas sofa. Jisoo menghampiri keduanya secara perlahan dia memangku daesik untuk dipindahkan ke kamarnya. Jennie terusik, dia membuka matanya mendapati jisoo yang sudah memangku daesik. Dia segera bangkit dari tidurnya dan menatap wajah jisoo, namun jisoo abaikan dan pergi ke kamar anaknya.
Jennie kembali sedih, dia langsung pergi ke dalan kamarnya dan menunggu jisoo. Setelah menidurkan daesik, jisoo pergi ke kamarnya. Jennie sudah menunggu diatas tempat tidur mereka, jisoo hanya melirik sedikit pada istrinya dan masuk ke dalam kamar mandi.
![All About Jensoo [HIATUS]](https://img.wattpad.com/cover/262191372-64-k554922.jpg)