All for you - End

1.8K 193 20
                                        

Jangan lupa vote n komennya guys...


Waktu berlalu hingga jennie menyelesaikan operasinya, jisoo belum juga menampakan batang hidungnya. Operasi pendonoran sum sum tulang belakang berjalan lancar. Seulgi menghampiri kedua orang tua jennie.

"Operasinya berjalan lancar, jennie pasti siuman besok" ucap seulgi.

"Syukurlah" kedua orang tua jennie menghela nafas lega.

"Jika ingin melihatnya, nanti setelah jennie dipindahkan ke ruang perawatan" ucap dokter kang.

"Terima kasih dokter" sahut keduanya.

Jennie sudah dipindahkan ke ruang perawatan, appa dan eomma kim setia menunggu jennie hingga siuman.

'Tok.. tok .. tok

"Jisoo" appa kim berdiri menghampiri jisoo

"Appa, mianhae aku baru bisa datang sekarang" ucap jisoo.

"Gwaenchana, operasinya berjalan lancar. Kata dokter jennie besok baru bisa siuman" ucapnya.

"Syukurlah" jisoo tersenyum cerah dan langsung menghampiri jennie.

"Kau pasti sembuh sayang" jisoo mengusap kepala jennie dengan lembut.

"Hmm pasti jennie sembuh ji" sahut sang eomma, jisoo menoleh ke arah eomma kim dan tersenyum.

"Duduklah kau pasti lelah, wajahmu terlihat pucat ji" ucap eomma kim.

"Iya eomma" sahut jisoo, dia mendudukan dirinya disamping jennie tidur.

"Ji, appa dan eomma sepertinya harus pulang terlebih dahulu, nanti setelah jennie sadar tolong hubungi kami. Gwaenchana kita tinggal sendiri ji?" Tanya sang appa.

"Gwaenchana appa, kalian harus istirahat" sahut jisoo.

"Baiklah, kau cepatlah makan ji" sahut appa kim.

"Ne appa" sahutnya

"Kami pulang dulu ji"

Sepulangnya kedua orang tua jennie, jisoo memfokuskan pandangannya pada jennie. Jisoo tersenyun cerah, akhirnya dia bisa menatap lagi wajah sang kekasih setelah 2 hari belum bertemu.

"Apakah sakit sayang? Gwaenchana, kau pasti sembuh. Aku yakin" jisoo terus mengajak jennie berbicara, meskipun tak ada jawaban dari jennie.

"Maaf, aku baru bisa menemuimu. Aku janji, akan selalu ada disisimu sampai kau sadar sayang" jisoo mengusap kepala jennie lembut, dia mengangkat tangan jennie dan menciumnya.

"Cepatlah bangun, aku merindukanmu" lirih jisoo.

Hari menjelang sore, jisoo berniat membersihkan dirinya terlebih dahulu di toilet kamar rawat jennie.

Setelah selesai, jisoo kembali menghampiri jennie dan duduk di sampingnya, sedari tadi jisoo belum memasukan makanan apapun ke dalam mulutnya.

"Bangunlah sayang" ucap jisoo.

Jisoo terus mencoba berbicara dengan jennie, seperti biasa membicarakan hal hal random.

"Jisoo"

"Seul"

"Kenapa sudah disini, lihatlah wajahmu terlihat pucat. Kau belum makan ji?" Tanya seulgi.

"Hmm, aku mau menunggu jennie bangun. Dia takut mencariku" sahut jisoo.

"Aku tahu kau sakit ji, setidaknya kau harus makan untuk menunggu jennie bangun" ucap seulgi.

"Gwaenchana aku baik baik saja" sahut jisoo.

All About Jensoo [HIATUS]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang