Vote dan komen
Hanya itu keinginan author dari readers
Happy reading
_________________________
Tepat di depan bangunan besar penuh sejarah bagi para penghuninya Khadijah berdiri. Menatap tempat yang akan di tinggalinya selama 40 hari kedepan.
Pagi tadi Ayah dan Mahdi mengantarnya ke pesantren Ar-rahman untuk menyelesaikan tabarrukannya. Setelah sowan pada keluarga ndalem, mereka kemudian kembali dan meninggalkan Khadijah seorang diri.
"Mbak ini lucu, yang lain baru saja pulang untuk liburan, tapi mbak malah baru saja datang untuk mondok" ujar Ning Mila terkekeh.
''Mungkin ini bagian terakhir dari pengembaraan saya Ning"
"Aduhhh mbak ini kaya wali saja toh, berkelana mencari berkah" ujaar Ning Mila masih dengan kekehan kecil.
"Walahhh, jangan wali toh Ning terlalu mulia untuk saya yang penuh dosa ini" jawab Khadijah menundukan kepala.
"Ini mbak kamarnya, mbak saya tempatkan di kamar pengurus dulu soalnya disini hanya tinggal para pengurus itupun hanya tinggal 3 orang saja yang di tugaskan berjaga, untuk yang lainnya sudah pada pulang mbak" jelas Ning Mila.
"Nggih Ning, terimakasih telah mengantar saya "
"Ya sudah, kalau begitu saya tinggal ya mbak ? " tanya Ning Mila.
"Nggih Ning, monggo" ujar Khadijah mempersilahkan.
"Assalamualaikum" salam Khadijah pada 3 orang penghuni kamar.
"Waalaikum salam" jawab mereka serentak menoleh kearah Khadijah yang berdiri di ambang pintu.
"Mari mbak, ada apa ya" tanya salah satu dari mereka yang memakai hijab hitam panjang.
"Maaf sebelumnya, saya Khadijah, saya santri baru disini, tadi diantarkan sama Ning Mila kesini karena hanya kamar ini hang masih berpenghuni'' jelas Khadijah.
"Ohhh nggih mbak benar, kamar yang lain sudah kosong karena semua santri sudah pulang untuk liburan " jawabnya.
"Oh ya mbak, perkenalkan, saya Savira panggil saja mbak vira" ucapnya mengulurkan tangan. Dengan senang hati Khadijah menyambutnya.
"Saya Shafiya mbak, dan ini Haniya " ucap seorang yang lain yang juga mengulurkan tangan.
Setelah berkenalan mereka melanjutkan bercengkerama ria dan membantu Khadijah membereskan pakaiannya.
*****
Seminggu sudah Khadijah menetap di pesantren Ar-rahman ini, dan hari ini ke 3 teman barunya itu akan pulang untuk liburannya.
"Mbak apa mbak tidak pulang ? Nanti mbak sendirian loh disini" ujar mba Vira, pengurus keamanan putri.
"Tidak mba Vir, nanti saja kalau sudah waktunya, saya kembali" jawab Khadijah dengan menyunggingkan senyum.
"Maaf ya mbak, kami tidak bisa menemani lebih lama lagi, kami juga butuh liburan" ucap mba shafiya dengan menunjukkan deretan gigi putihnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Tabarrukan (On Going)
RomanceJudul asal CEO DARI PESANTREN Khadijah Malika Aslan, gadis manja dengan sejuta pesona tersembunyi. Di balik kesederhanaannya yang ternyata putri Sultan. As'ad Musthafa Rahman, kang santri tampan lulusan Kairo Yang berjuang di jalan para ulama. Penca...
