✂ - - - dihapus sebagian
***
[Bukabotol #2]
Shalitta bermain api karena dia pikir hatinya sudah mati. Namun ternyata ia salah kali ini. Seharusnya ia tidak melakukan permainan ini karena ternyata hati nya masih berfungsi.
Ketika hati dan kepercayaa...
"Nggak diangkat, anjir. Ketiduran apa ya?" Qiandra ngedumel sambil berkali-kali mengutak-atik ponselnya untuk menghubungi Shalitta yang nggak ada kabar.
Diam-diam Malik melihat ponselnya. Ia mencoba membuka ruang pesan dengan Shalitta, mengecek sekali lagi pesan terakhir dari wanita itu.
Malik Shidqi P.A Dmn? gada kabar Shalitta Adiningrum LatiefUdh jln. Lupa blg Malik Shidqi P.A Yaudah tiati. kabarin Shalitta Adiningrum Latief ngantuk huhu kalo gada kbr brarti ketiduran. smoga ga dibawa kabur abang grab
Pesan itu sudah dikirim sejak sejam yang lalu. Sedangkan Shalitta sebenarnya sudah berangkat dari dua jam yang lalu. Tapi hingga saat ini, wanita itu belum terlihat juga.
—————🎔🎔🎔—————
Author's note: baca selengkapnya di KaryaKarsa dengan beli paketnya seharga Rp 30,000. Terima kasih yang sudah mendukung dan membaca Shalitta! ♡
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.