✂ - - - dihapus sebagian
***
[Bukabotol #2]
Shalitta bermain api karena dia pikir hatinya sudah mati. Namun ternyata ia salah kali ini. Seharusnya ia tidak melakukan permainan ini karena ternyata hati nya masih berfungsi.
Ketika hati dan kepercayaa...
Grilled salmon cream sauce yang ada di tangan nya siang ini benar-benar membuat Shalitta seakan lupa diri. Apa itu malu? Shalitta tampaknya tidak tahu. Wanita itu hanya terlihat sangat tidak ingin menyia-nyiakan kesempatannya makan gratis.
"Pelan-pelan, Ta. Nanti kalau lo mati keselek, kan, gue yang malu." Ucap Malik sambil memandangnya dengan geleng-geleng.
Shalitta mendengkus dengan mulut masih penuh makanan. "Makasih. Lo benar-benar paling jago membuat gue merasa berharga."
Malik ngakak. "Kok jadi baper?"
Dengkusan terdengar lagi. Malik sampai bingung Shalitta ini manusia apa kuda? Saking seringnya wanita itu mendengkus begitu.
—————🎔🎔🎔—————
Author's note: baca selengkapnya di KaryaKarsa dengan beli paketnya seharga Rp 30,000. Terima kasih yang sudah mendukung dan membaca Shalitta! ♡
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.