EBOOK HANYA DIJUAL DI SHOPEE @bookcafe_ KARYAKARSA @jemisung DAN INSTAGRAM @shintyachoi_
JIKA MENDAPATKAN EBOOK SELAIN DARI TIGA SUMBER TERSEBUT MAKA ANDA MEMBELI EBOOK ILEGAL DAN TELAH MELANGGAR HUKUM. TERIMAKASIH...
Terakhir aku melihatnya saat us...
Tubuh lembut di atas pangkuanku menggelinjang saat mulutku menyeruput dengan semangat puting kecil yang menyembul dari sela-sela kulit payudaranya yang kenyal.
Aku tidak seharusnya melakukan ini, tapi aku sudah sangat gemas, ingin mencengkram seluruh tubuhnya saat tubuh mungil ini pertama kali melangkah masuk ke dalam kantorku.
Embun merintih, tangannya berusaha menyingkirkan wajahku yang sedang melahap lapar payudara kecilnya. Aku menjilatinya, membuat beberapa tanda memar bekas hisapan gemasku pada kulitnya yang halus.
"Mas Agung.. "
"Yah.. "
Ia memohon agar diriku berhenti menghisapi putingnya yang membengkak, aku membawa jariku ke mulutnya, memasukkan dua jariku ke dalam sana, meminta Embun menghisap jariku dengan mulutnya yang mungil.
"Mas, kitah buhtuh bicara.. " Embun membuang wajah, mengelak dari tangan kananku yang ingin dihisap dan dijilati oleh lidah panasnya. Ia terengah saat menatapku dengan serius.
"Tapi saya keras." aku berkata, aneh sekali karena kudengar sendiri rengekan sedih keluar dari bibirku saat berbicara pada Embun.
Sejak kapan aku merengek? Aku tidak pernah merengek! Aku menghela nafas frustasi. Mengangkat kedua tanganku di depan Embun, tanda menyerah. Kemudian menyenderkan kepalaku ke bahu sofa masih dengan Embun yang duduk di pangkuan.
****
Catatan:
Tulisan di atas merupakan cuplikan dari Part 18 yang tayang di Karyakarsa, teman-teman yang ingin membacanya lebih dahulu bisa mengaksesnya dengan meng-klik link berikut: https://karyakarsa.com/jemisung
Teman-teman bisa mengikuti akunku terlebih dahulu, kemudian mulai membaca Part 18 Tetangga Dudaku dengan membayar Rp 3.999,- (lebih murah dari Part 17 sesuai dengan janji), pembayaran bisa dilakukan melalui aplikasi keuangan digital seperti OVO, GO-PAY, DANA maupun Virtual Account dan transfer bank.
Terimakasih untuk teman-teman yang masih mau mendukungku. Aku gak menyangka akan ada begitu banyak pembaca yang mau membayar untuk membaca karyaku di Karyakarsa. Sekali lagi terimakasih, aku sangat berterimakasih atas dukungan dan cinta teman-teman semua.
Sebagai informasi, aku menulis cerita baru tentang Rangga dan Anindira. Mereka saudara tiri yang mendadak terjebak dalam hubungan terlarang. Cerita ini juga masih ada kaitannya dengan cerita Tetangga Dudaku, mereka satu universe gitu hehe.. berbau psikologi juga ya seperti kebanyakan ceritaku. Terus gimana kelanjutan kisah mereka? Baca work aku yang berjudul Kamar Sebelah, ya!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jangan lupa masukkan ke library atau reading list kalian kalau suka, terimakasih banyak sekali lagi. Peluk dan cium penuh cinta dari aku,
JeMi Sung
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.