Happy Reading 📖
..
.
.
06.25 Waktu Korea Selatan
Pagi sudah datang lagi, suara gemericik air dari dalam kamar mandi sudah terdengar di hari yang masih pagi ini, mata di pejamkan nya saat guyuran air hangat dari shower menetes di setiap permukaan tubuhnya air hangat itu seakan begitu memanjakan tubuhnya di pagi hari ini membuatnya menjadi lebih rileks
Sampai tak memerlukan waktu hingga berjam-jam Sana telah menyelesaikan ritual mandi nya dan kini gadis itu sudah keluar dengan menggunakan bathrobe lalu berjalan menuju lemari pakaian mengenakan baju santai yang terlihat sederhana namun tetap saja Sana akan terlihat cantik dengan pakaian apapun
Moodnya pun begitu baik pagi ini sampai-sampai senyum manis yang tercetak di bibir ranumnya itu terus terlihat, setelah menyisir rambut coklat panjang bergelombang nya gadis itu langsung pergi keluar kamar karena pagi ini Sana berniat untuk membuatkan sarapan untuk Dahyun, kebaikan Dahyun kemarin lah yang membuat Sana ingin membuat kan pria itu sarapan pagi hari ini. Namun bukan hanya hari ini melainkan Sana juga ingin membantu Dahyun setiap hari untuk membuat kan sarapan juga membersihkan apartment nya sebab gadis itu tidak mau jika harus tinggal di apartment Dahyun tapi tidak melakukan apa-apa dan mungkin membuat kan sarapan setiap pagi juga membersihkan apartment ini adalah hal baik yang bisa Sana lakukan
Langkah kaki Sana sudah berada di dapur bahkan apartment ini masih begitu sepi sang pemilik apartment belum keluar dari dalam kamarnya mungkin belum terbangun dari tidurnya tapi Sana senang karena masih punya waktu untuk membuat kan Dahyun sarapan sebelum pria itu terbangun
.
.
.
.
Sedangkan di sisi lain Dahyun baru saja keluar dari dalam kamar mandi dengan keadaan tubuh juga rambut yang basah, pria itu hanya melilitkan handuk sebatas pinggang dan mulai berjalan menuju walk in closed, hingga tak lama Dahyun telah selesai berpakaian kantor nya dan terkesan begitu tampan juga berwibawa setelah memakai parfum pada setelan jas mahalnya pria dengan kulit seputih tahu itu mulai keluar untuk segera pergi menuju kantor nya
Langkah nya tiba-tiba terhenti saat akan meraih kunci mobil di atas nakas ruang tamu, sebab pandangan mata monolid nya menangkap seseorang yang sedang sibuk di dapur apartment nya. Perlahan Dahyun mulai berjalan menuju area dapur hingga pandangan nya terpaku pada seorang gadis yang tengah berdiri di depan pantry dengan celemek dapur yang melekat di tubuh ramping nya
Bukannya menghampiri gadis itu, melainkan Dahyun hanya diam memperhatikannya atau bahkan ini adalah pemandangan baru bagi Dahyun setelah sekian lama pria itu tak pernah merasakan keramaian di dapur nya setiap pagi, tapi kali ini justru berbeda kesunyian di apartment nya akan hilang sebab ada seorang gadis Jepang yang kini mengisi kesunyian di dalam apartment mewah itu
KAMU SEDANG MEMBACA
Fake But Enuine Marriage [END]
Romansa"Untuk membalas kebaikan ku, maka kau.. harus menikah dengan ku" Kata si pria sambil menatap teduh wanita di sampingnya "Hey.. kau bicara apa tadi? kau tampan tapi kau gila baru saja kita bertemu beberapa jam yang lalu dan kau sudah mau menikahi ku...