31. Misi Penyelamatan

449 39 3
                                        


"Sudah ya sayang.. jangan menangis lagi.. sebentar lagi Ji-soo pulang.. ibu janji"
Dengan berlinang air mata Shin Min-ah masih setia duduk disamping Taehyung sembari mengusap setiap jejak kepiluan di pelipis kanan kiri putranya.

"Noo-naah"
Kini suara sopran milik pemuda tampan yg sedang terbaring tak berdaya itu tak lagi dapat terdengar dengan jelas.
Yang tampak hanyalah segelintir gerak bibir dan secercah bisikan yg terpendam di dalam masker oksigen, itupun harus dengan susah payah Taehyung keluarkan, terlihat dari tulang dadanya yg tersentak turun saat dirinya mencoba berbicara.

Seketika Shin Min-ah bangkit dari tempat tidur dan menunjuk wajah suaminya sembari menatap tajam.
"Lihat dia, Woobin.. apa kau ingin membunuh putra kandungmu sendiri, hah!!!"

Woobin pun sebenarnya telah menahan genangan air di pelupuk netra keriputnya saat melihat kondisi Taehyung yg semakin terpuruk.
Namun keegoisan dan sikap angkuhnya berhasil mengalahkan hati nuraninya.
"Itu adalah bayaran atas sikap bodohnya, anak ini memang pantas menerimanya!"
Woobin berucap ketus namun dia palingkan wajahnya dari Taehyung, takut jika air matanya menetes dihadapan sang istri.

"Manusia macam apa kau Woobin!!!"
Shin Min-ah akhirnya berteriak murka dan mengerahkan seluruh tenaganya untuk memukul-mukul dada bidang Woobin.
"Tak akan ku biarkan kau membunuh putraku!!! Aku akan menemukan Ji-soo dan membawanya kemari!!!"

"Tidak akan!!! sampai kapan pun Ji-soo tidak akan kembali ke rumah ini!!!"
Woobin pun bergegas beranjak dari kamar Taehyung dan mengunci pintu kamar dari luar.
Dirinya sengaja mengurung sang istri bersama putranya agar wanita tersebut tidak dapat keluar dari rumah untuk mencari putri angkatnya.

"Brengsek kau Woobin!!! Kau tidak layak disebut manusia!!!"
Shin Min-ah begitu murka hingga menggedor-gedor pinta kamar Taehyung, namun Woobin tak menggubris teriakan sang istri dan memilih masuk ke kamar Ji-soo untuk meluapkan kekecewaannya.

Sementara para pekerja di kediaman Woobin yg melihat kekacauan dalam rumah hanya bisa terdiam sembari menatap miris menyaksikan pertengkaran diantara majikan mereka.

Woobin pun yg kini meluapkan kekecewaanya di dalam kamar Ji-soo sedang membanting semua foto-foto kebersamaan Putra-putrinya.

(Praakkk!!!)

(Praakkk!!!)

(Praakkk!!!)

(Praakkk!!!)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Secret GroomCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang