"Lisa, bisa tolong jemput aku sekarang?"
"hah?!?! ini baru jam 5 Jungkook.. kau mau kemana?"
"aku mau ke balkon kampus"
"untuk apa? apa kau mau lihat matahari terbit disana? jika kau ingin lihat, tidak usah jauh-jauh kesana, di balkon rumahku pun pemandangannya cukup indah"
"ya sudah, jika kau tidak mau mengantarku, aku bisa naik angkutan umum.. baiklah kalau begitu, maaf sudah mengganggumu"
Saat Jungkook ingin menutup telepon, Lisa tiba-tiba saja berteriak "eh tunggu.. tunggu!!! bukan begitu maksudku, Jungkook yg terlalu tampaaann!!!"
Jungkook pun kembali mengarahkan ponselnya ke telinga "jadi bagaimana? kau mau mengantarku, tidak?"
"hmm.. iya.. iya.. aku akan mengantarmu.. lagi pula pagi buta begini kau mau cari angkutan umum dimana.. ya sudah, tunggu sebentar, aku mau cuci muka dan ganti baju"
"uhm.. terima kasih ya Lisa.. aku tunggu kau didepan"
"hmm.. ya.. ya.. ya.. Untung kau tampan.. jika tidak, aku tidak akan sudi bangun pagi-pagi buta begini"
"ya sudah, aku tunggu ya"
Tak ingin membuang waktu mendengar bualan Lisa, Jungkook pun mengakhiri panggilan dan bergegas keluar dari kamar dengan mengendap-endap.
10 menit kemudian....
Lisa pun tiba di depan kediaman Ji Eun.
"loh matamu sembap lagi.. masih sakit ya?"
Ucap Lisa sembari menyerahkan helm pada Jungkook.
Dan Jungkook pun meraih helm tersebut sembari menjawab dengan mengangguk "uhm"
"kenapa tidak ke dokter? aku antar ke dokter ya"
"tidak usah.. sebentar lagi juga sembuh"
"bagaimana bisa sembuh jika kau tidak ke dokter.. sudah 3 hari ini ku perhatikan matamu semakin bengkak.. oh jangan-jangan kau tidak sakit mata, tapi kau menangis berhari-hari "
"enak saja.. untuk apa aku menangis.. ya sudah, ayo kita pergi sekarang"
"baiklah"
Lisa dan Jungkook pun akhirnya melaju menuju kampus dengan kecepatan sedang.
Sepanjang perjalanan Jungkook yg duduk di kursi boncengan terlihat menatap kosong ke sisi kanan jalan raya tanpa sepatah kata pun terlontar untuk sekedar berbasa-basi dengan si pengendara skuter matic.
Sedangkan si pengendara sesekali melirik spion kanan memperhatikan pemuda tampan dalam boncengannya.
"wajahnya kenapa terlihat murung begitu? apa jangan-jangan dia sedang bermasalah dengan keluarga paman Jong-suk?"
Batin Lisa bertanya-tanya.
Lisa pun akhirnya memberanikan diri untuk memulai obrolan.
"hei, tampan.. jika ada masalah, ceritalah padaku.. siapa tau saja aku bisa bantu.. kalaupun aku tidak bisa membantu, setidaknya bebanmu akan terasa sedikit lebih ringan karena mau membaginya dengan orang lain"
Namun Jungkook tetap tidak ingin beranjak dari kebungkamannya dan memilih untuk menjawab tawaran dari Lisa dengan mengangguk datar "uhm."
Menyadari bahwa pemuda murung tersebut tidak ingin siapapun mencampuri urusan pribadinya, si pengendara pun akhirnya memilih pasrah dan fokus pada rute jalan yg belum terlalu ramai, mengingat saat ini waktu menunjukan pukul 05.30 pagi.
•~•~•~•
Berbeda dengan Jungkook yg memilih untuk kabur dari rumah bersama temannya di pagi buta seperti saat ini, sementara Ji Eun sedang terlelap di kasur empuknya sembari mendekap sebuah jaket hoodie berwarna hitam.
Jaket tersebut adalah jaket milik Jungkook yg tertinggal di dalam mobil dan sengaja tidak dia kembalikan.
Sudah 7 malam ini Ji Eun terlelap sembari mendekap jaket tersebut, mengingat sejak seminggu yg lalu Ji Eun tidak pernah lagi memeluk tubuh ramping pemuda kesayangannya tersebut.
KAMU SEDANG MEMBACA
Secret Groom
Romantik[21+] Story of KookU & VSoo. Sebuah kisah rumah tangga dadakan yg absurd. Bagaimana tidak.. si istri berusia 30 tahun sedangkan sang suami baru berusia 18 tahun. Sebuah kisah perjuangan seorang Lee Ji Eun yg berusaha mati-matian menutupi status pern...
